UNNES Tingkatkan Kompetensi Guru SMK TKM Pertambangan Kebumen melalui Desain Green Gamification Based M-Learning
- account_circle Anindya Astadewi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 106
- comment 0 komentar

Para guru peserta pelatihan foto bersama dengan Tim PkM UNNES. (Foto: Dok. Tim PkM UNNES.
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Negeri Semarang (UNNES) memberikan pelatihan desain pembelajaran digital berbasis Green Gamification Based M-Learning kepada guru SMK TKM Pertambangan Kebumen, Jumat, 7 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menciptakan media pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan.
Tim pengabdi UNNES yang terdiri atas Ranu Iskandar MPd, Putri Khoirin Nashiroh MPd, dan Aulia Prima Kharismaputra SPd MPd. Program ini menjadi bagian dari Skema Pengabdian kepada Masyarakat bagi Dosen yang memperoleh pendanaan melalui DPA LPPM UNNES Tahun 2026.
Dalam pelatihan tersebut, para guru mendapatkan pembekalan mengenai perancangan media pembelajaran yang dapat diakses melalui perangkat smartphone dengan menggabungkan konsep green education dan gamifikasi.
Pendekatan tersebut mendorong guru tidak hanya memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran, tetapi juga memasukkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan ke dalam pengalaman belajar siswa.
Kegiatan berlangsung melalui sejumlah tahapan, mulai dari pemaparan materi, diskusi interaktif, praktik penyusunan desain pembelajaran, hingga pendampingan secara langsung. Peserta kemudian mempraktikkan penyusunan rancangan media pembelajaran yang menggabungkan elemen permainan dengan pesan dan nilai keberlanjutan.
Ketua tim pengabdian, Ranu Iskandar, mengatakan perkembangan teknologi digital membuat guru perlu terus memperkuat kemampuan dalam merancang pembelajaran yang adaptif.
Menurut dia, guru memiliki peran penting dalam memastikan teknologi tidak sekadar menjadi alat bantu pembelajaran, tetapi mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan relevan bagi peserta didik.
“Transformasi pendidikan di era digital menuntut guru untuk terus meningkatkan kompetensi dalam mengembangkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi,” kata Ranu.
Ia berharap penerapan Green Gamification Based M-Learning dapat membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik sekaligus memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa.
“Melalui pendekatan Green Gamification Based M-Learning, guru diharapkan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik, bermakna, dan sesuai dengan kebutuhan generasi digital,” ujarnya.
SMK TKM Pertambangan Sambut Positif Pelatihan
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Para guru aktif mengikuti pemaparan materi, berdiskusi, serta mempraktikkan penyusunan desain pembelajaran berbasis Green Gamification Based M-Learning.
Waka Hubungan Industri SMK TKM Pertambangan Kebumen, Prapto Nugroho Aji MPd menyambut positif kegiatan yang digelar bersama tim pengabdian UNNES tersebut.
Menurut Prapto, pelatihan memberikan perspektif baru bagi guru dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih kreatif dan interaktif. Materi yang diberikan juga dinilai relevan dengan kebutuhan pendidikan pada era digital.
“Kami berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas sehingga pemanfaatan teknologi memberikan dampak nyata terhadap pengalaman belajar siswa,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong penguatan kompetensi guru agar mampu merespons perkembangan teknologi pendidikan sekaligus menanamkan nilai keberlanjutan dalam proses pembelajaran.
“Program ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat ekosistem pembelajaran digital di sekolah, khususnya melalui pemanfaatan perangkat yang dekat dengan keseharian peserta didik seperti smartphone,” ujarnya. *** Makin tahu Indonesia
- Penulis: Anindya Astadewi
- Editor: Hanny Garnet







Saat ini belum ada komentar