Terima Arsip Hindia Belanda dari ANRI, Pemkab Kebumen Dorong Integrasi Sejarah, Geopark, dan Literasi Pertanian
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 51
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Kebumen menerima kunjungan kerja Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dalam rangka penyerahan Naskah Sumber Arsip Citra Daerah Kabupaten Kebumen, Kamis 6 Agustus 2026.
Arsip historis yang memuat catatan masa pemerintahan Hindia Belanda hingga era modern tersebut resmi dikembalikan ke daerah untuk disimpan di Depo Arsip Kabupaten Kebumen.
Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) secara resmi menyerahkan kumpulan naskah sumber arsip Citra Daerah Kabupaten Kebumen kepada Pemerintah Kabupaten Kebumen.
Arsip yang mencakup rentang sejarah dari era Hindia Belanda hingga arsip kontemporer ini sebelumnya tersimpan di ANRI sebagai bagian dari misi repatriasi dan penyelamatan memori kolektif bangsa.
“Tugas utama ANRI adalah mengembalikan arsip-arsip sejarah yang berkaitan dengan daerah ke wilayah masing-masing. Hari ini, dokumen penting terkait Kebumen tersebut kami serahkan kembali agar dapat disimpan dengan aman di Depo Arsip Kabupaten Kebumen,” ujar Kepala Disarpus Kabupaten Kebumen, Sigit Dwi Purnomo.
Selain penyerahan arsip sejarah, rangkaian acara yang digelar di halaman Kantor Disarpus Kebumen ini juga diwarnai dengan penyerahan arsip terjaga Genteng Soka Kebumen kepada ANRI.
Langkah ini dinilai penting mengingat tingginya nilai strategis dan hukum dari produk lokal khas Kebumen tersebut. Dokumen pengakuan sertifikat UNESCO terkait Geopark Kebumen turut diserahkan untuk disimpan secara permanen di ANRI.
Momentum kunjungan Kepala ANRI ini juga dimanfaatkan untuk memberikan apresiasi kepada perangkat daerah. Mengingat Kabupaten Kebumen sukses menduduki peringkat ketiga nasional dalam bidang pengawasan kearsipan, ANRI memberikan penghargaan khusus bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memperoleh peringkat 1, 2, dan 3 terbaik dalam audit kearsipan internal.
Launching Inovasi “Kupu-Kupu Alam Pelita Geopark” dan Peresmian Kebun Literasi Ketahanan Pangan
Sebagai wujud transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, Disarpus Kebumen resmi meluncurkan inovasi terbaru bertajuk Kupu-Kupu Alam Pelita Geopark. Inovasi ini mengintegrasikan wisata edukasi kunjungan berbasis bioma, yang mencakup keanekaragaman hayati (biodiversity) flora dan fauna, serta sektor pertanian untuk mendukung ketahanan pangan.
Bersamaan dengan peluncuran tersebut, diresmikan pula Kebun Literasi di lingkungan perpustakaan daerah. Kebun ini ditanami berbagai varietas tanaman produktif serta tanaman edukatif, termasuk warisan budaya takbenda yang telah ditetapkan oleh UNESCO, guna menjadi sarana media pembelajaran langsung bagi pelajar dan masyarakat luas.
“Substansi dari program ini adalah edukasi lintas sektoral. Jika pesertanya pelajar SD dan SMP, penguatan dilakukan melalui literasi pustaka dan kunjungan edukatif. Sementara bagi unsur dewasa—seperti guru, pustakawan, tokoh masyarakat, hingga perwakilan instansi—fokus diarahkan pada penguatan sinergi ketahanan pangan,” jelas Sigit.
Ke depan, Disarpus Kebumen menargetkan agar konsep kebun literasi dapat direplikasi di setiap perpustakaan perangkat daerah, kecamatan, desa, hingga satuan pendidikan di seluruh wilayah Kebumen. Sinergi lintas instansi, termasuk dengan Dinas Pertanian dan Pangan, digalakkan agar setiap rumah tangga memiliki kepedulian terhadap ketahanan pangan mandiri.
“Harapan jangka panjang kami, melalui edukasi di kebun literasi ini, anak-anak sejak dini dapat memahami dan menghargai proses panjang bagaimana sebutir nasi yang mereka konsumsi berasal dari benih padi di sawah. Pemahaman ini menumbuhkan kesadaran betapa pentingnya menghargai pangan dan kerja keras para petani,” pungkasnya. **Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar