Panggung Cablaka di Kebumen Utara
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 3 Agu 2023
- visibility 3.146
- comment 0 komentar

Pertunjukan Gambus di event Festival Kalisat. (Foto: Dok. Sigit Tri Prabowo)
Pengaruh dari Selatan ini meluas ke wilayah lembah subur yang berada di tengah, mulai dari Prembun, Kutowinangun, Kebumen hingga Gombong. Ketika pemerintah kolonial mengembangkan area tengah sebagai pusat kemajuan, simpul-simpul budaya Selatan pun sebagian beralih ke wilayah Tengah.
Seni Cablaka di Kebumen Utara
Suasana berbeda akan ditemukan di wilayah perbukitan, baik Perbukitan Serayu Selatan di Utara maupun kawasan pegunungan karst. Alam yang relatif gersang dengan kontur yang curam terjal memunculkan bentuk-bentuk kebudayaan survival yang menunjukkan usaha manusia untuk bertahan hidup. Kebudayaan pegunungan sangat menonjolkan relasi manusia dengan alam, baik alam realita maupun alam gaib yabg dihuni berbagai roh dan mahluk tak kasat mata.
Berbagai ekspresi animistik masih kerap kita temui bahkan dalam berbagai bentuk seni yang telah menerima pengaruh Islam, seperti fase kesurupan dalam Gambus Sendangdalem. Bahkan dalam seni Santri Wuru yang masih ditemui di Dukuh Kaliputih Sempor, rangkaian nyanyian ritual Islami pun berakhir dengan kesurupan.
Baca Juga: Gegar Budaya di Gereja Prembun
Lepas dari perspektif agama dan norma, berbagai bentuk kesenian pegunungan Kebumen sama-sama membawa semangat keterbukaan, orisinalitas dan ekspresi otentik yang berakar pada pengalaman sehari-hari. Sebuah bentuk kesenian yang secara lugas menjadi cermin kehidupan sekaligus menjadi oase, pelepas lelah perjuangan untuk bertahan hidup dalam lingkungan yang tak selalu bersahabat.
Ini adalah salah satu kekayaan keragaman budaya Kebumen. Bentuk-bentuk kesenian yang mungkin tak terlalu elok dipandang, tak terlalu indah didengar namun seni yang jujur dan lugas tanpa ditumpangi soal politik, kasta dan kerumitan sosial lainnya . Cablaka kata orang Kebumen. Less contaminated, kata Dr. Guy Martini, Sekjen UNESCO Global Geopark. ***
*Sigit Tri Prabowo, Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Kebumen.








Saat ini belum ada komentar