Beberapa Hari Tak Terlihat, Pria Ini Ditemukan Membusuk di Rumahnya
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 30 Okt 2019
- visibility 3.331
- comment 0 komentar

Sejumlah barang milik korban yang ditemukan di lokasi kejadian. (Foto: Istimewa-KebumenUpdate.com)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Jalan Arumbinang Kebumen tak jauh dari Stadion Candradimuka, Selasa (29/10) sekira pukul 16.40. Korban yang diketahui bernama Slamet Sunardi (58) yang sesuai KTP merupakan warga Kelurahan Panjer, Kebumen.
Pertama kali, korban ditemukan oleh tetangganya. Warga curiga dengan bau menyengat dari arah rumah korban. Selanjutnya warga yang juga masih tetangganya itu mengecek dengan melompat pagar. Saat ditemukan, korban ditemukan meninggal dalam keadaan telentang di kasur lantai. Sekujur tubuhnya sudah mulai membusuk. Melihat peristiwa itu, selanjutnya warga melaporkan ke Polsek Kebumen.
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan melalui Kapolsek Kebumen AKP Hari Harjanto menjelaskan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh Tim Inafis Polres Kebumen dan Polsek Kebumen serta pengecekan medis RSUD dr Soedirman, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.
“Keterangan tim dokter, korban meninggal kurang lebih sudah 72 jam atau tiga hari,” katanya.
Baca Juga: Gegerkan Warga, Bayi Baru Lahir Dibuang di Sungai
Sementara itu, semua barang berharga milik korban seperti handphone, sepeda motor, hingga uang tunai masih utuh. Handphone masih berada di dalam saku. Di lokasi kejadian, petugas mengamankan sepeda motor Honda Beat warna putih dengan Nopol AA-5797-CJ lengkap dengan kuncinya, uang tunai senilai Rp 763.000, Sim A, Sim C, NPWP dan sejumlah kartu ATM.
Informasinya korban masih memiliki istri dan anak. Namun di lokasi kejadian korban hidup sendiri di rumah tersebut. Sedangkan istrinya tinggal bersama dengan anaknya. Sementara istri yang sempat melihat kondisi jasad suaminya di RSUD dr Kebumen hanya menangis melihat suaminya sudah tak bernyawa.
Baca Juga: Pemuda Tanjungsari Ditemukan Tewas di Sungai Lukulo, Ternyata Ini Sebabnya?
Menurut Aristanto (26) tetangga korban, korban tinggal sendiri di rumah yang sempat disewakan untuk usaha bengkel itu. Dia mengaku sejak beberapa terakhir tidak melihat korban. Padahal biasanya korban sering menyapanya saat korban hendak berpergian.
“Aktifitasnya biasanya di sini, sering pergi tapi sebentar kembali,” kata Aristanto (26) tetangga korban.
Agung (51) teman korban mengaku terakhir melihat korban Jumat (25/10) malam saat korban menutup pintu gerbang rumahnya. Namun saat dipanggil korban tidak membalas dan langsung masuk ke dalam rumahnya. Agung mengungkapkan, Slamet yang sehari – hari mengurusi usaha konveksinya yang berada di Jalan A Yani. Sepengetahuannya dia terlihat sehat. (git)








Saat ini belum ada komentar