Sendratari The Tales of Karangbolong: Saat Nyi Roro Kidul Menguak Rahasia Sarang Walet
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sel, 30 Des 2025
- visibility 645
- comment 0 komentar

Salah satu segmen dalam Sendratari The Tales of Karangbolong. (Foto: Hari)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Deburan ombak Pantai Selatan dan misteri “bunga karang” akan tersaji di Alun-alun Pancasila Kebumen dalam sebuah mahakarya kolosal bertajuk “The Tales of Karangbolong”.
Pertunjukan sendratari yang melibatkan 100 penari muda ini dipastikan menjadi magnet utama dalam perayaan malam pergantian tahun 2025 di pusat Kota Kebumen, Rabu 31 Desember 2025 malam.
Dibalut dengan koreografi megah arahan Bravery Dancer Yogyakarta (peraih 1st Golden Buzzer Indonesia’s Got Talent 2023), sendratari ini mengangkat narasi sejarah sarang burung walet yang menjadi kebanggaan Kebumen.
Astried Hanggana Putri, pemeran ratu dalam lakon ini, menjelaskan bahwa cerita dimulai dari sebuah pengkhianatan mistis.
“Dikisahkan sang ratu terkena teluh atau santet dari pasukan raksasa (buto) yang ingin menguasai kerajaan. Satu-satunya obat hanya ada di Pantai Karangbolong,” ungkap Astried.
Alur cerita akan membawa penonton mengikuti perjalanan sang pangeran melintasi rintangan, bertemu pasukan lutung pemberi petunjuk, hingga berhadapan langsung dengan penguasa laut selatan, Nyi Roro Kidul.
Sang penguasa menjelaskan bahwa “bunga karang” yang dicari sebenarnya adalah sarang burung walet. Untuk mendapatkannya, pangeran harus bertarung melawan pasukan buto dalam sebuah aksi laga tari yang dramatis.
Pesta Rakyat dan Solidaritas Tanpa Kembang Api
Kemegahan sendratari berdurasi 45 menit ini akan diperkuat dengan kemunculan berbagai karakter seperti pasukan burung walet, rakyat jelata, sosok mistis lampor, hingga prajurit kerajaan.
Penampilan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam memberikan wadah kreativitas bagi talenta lokal di panggung besar.
Selain sajian budaya, Pemkab Kebumen juga menyelenggarakan pesta rakyat dengan membagikan 20.000 porsi makanan gratis dari 234 pedagang kaki lima (PKL).
Makanan ini tersebar di beberapa titik strategis seperti Jl. Sutoyo, Jl. Veteran, dan area Pedagang Kapal.
Sebagai bentuk empati terhadap korban bencana alam di Sumatra, Pemkab Kebumen secara resmi meniadakan pesta kembang api.
Sebagai gantinya, masyarakat akan diajak dalam doa bersama dan menikmati sajian hiburan dari Kebumen Violin Orchestra, parade Batik Carnival, hingga penampilan Idama Music feat Afrida Chan mulai pukul 18.30 WIB.
Melalui The Tales of Karangbolong, Pemkab Kebumen di bawah kepemimpinan Bupati Lilis Nuryani tidak hanya menghibur, tetapi juga menghidupkan kembali identitas budaya dan mempererat kebersamaan masyarakat di penghujung tahun. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar