Putra Kebumen Pimpin HIPMI China, Siap Jembatani Investasi Miliaran
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Kam, 23 Okt 2025
- visibility 806
- comment 0 komentar

Bagas Deka Kurtianto menyampaikan gagasan dari atas podium. (Foto: IG/bagasdekaofficial)
SHANGHAI (KebumenUpdate.com) – Putra daerah Kebumen, Bagas Deka Kurtianto, mengukir sejarah baru dengan dilantik sebagai Ketua Umum pertama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Cabang Tiongkok, atau yang kini resmi bernama HIPMI China.
Pelantikan ini menjadi tonggak penting setelah 53 tahun berdirinya organisasi pengusaha muda terbesar di Indonesia tersebut.
Peresmian HIPMI China diselenggarakan melalui acara akbar bertajuk China Indonesia Strategic Collaboration Summit & HIPMI China Inauguration Ceremony di Shanghai pada 18 Oktober 2025.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Wakil Menteri Investasi RI, Wakil Duta Besar RI untuk Tiongkok, anggota DPR RI, serta puluhan pengusaha dan perwakilan asosiasi bisnis dari kedua negara.

Profil Bagas Deka: Lulusan Tiongkok yang Kuasai Medan
Dalam struktur kepengurusan perdana yang dikukuhkan, Bagas Deka Kurtianto didampingi oleh Raynaldo Aprillio sebagai Sekretaris, Ocha Stephanie sebagai Bendahara, dan Dioz Brilliando sebagai Wakil Ketua.
Latar belakang Bagas Deka, sosok muda asal Kebumen ini, menunjukkan penguasaan medan yang mendalam di Tiongkok. Ia menempuh pendidikan mulai dari tingkat SMA hingga Pascasarjana di Shanghai.
Bagas merupakan lulusan SMA dari Shanghai Jincai High School (2010-2013), dan melanjutkan studi sarjana (S1) dengan gelar Bachelor of Economics dari Shanghai University of Finance and Economics (2013-2017).
Ia kemudian meraih gelar Master of Public Administration (S2) dari universitas yang sama (2017-2020). Latar belakang pendidikan dan pengalaman hidup di Tiongkok ini menjadikannya figur ideal untuk memimpin HIPMI China.
Dalam pidato perdananya, Bagas Deka Kurtianto menegaskan bahwa pembentukan HIPMI China merupakan langkah awal dari kolaborasi strategis yang konkret, tidak hanya sekadar seremonial. Kolaborasi ini mencakup berbagai sektor, mulai dari investasi, perdagangan, hingga teknologi.
“Kami bertekad menjadikan HIPMI China sebagai jembatan nyata bagi kolaborasi bisnis lintas negara. Dengan proyek konkret sebagai langkah awal, kami akan membangun hubungan ekonomi yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Tiongkok,” ujar Bagas.
Ia menambahkan, kehadiran HIPMI China membuka peluang emas bagi pengusaha muda Indonesia, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), untuk memperluas jejaring global, mengakses pasar Tiongkok yang masif, dan menarik investasi strategis ke Tanah Air.

Disambut Baik Pemerintah dan Siap Ekspansi Global
Wakil Menteri Investasi RI menyambut baik inisiatif ini, menyebutnya sebagai terobosan berani yang sejalan dengan misi pemerintah untuk mempercepat realisasi kerja sama ekonomi bilateral.
“Kehadiran HIPMI China akan menjadi mitra strategis yang memperkuat posisi Indonesia di mata dunia,” tegas Wamen Investasi.
Acara peluncuran tersebut turut menjadi ajang pertukaran ide. Sejumlah perusahaan Tiongkok dari sektor energi, manufaktur, dan teknologi digital bahkan telah menyatakan minatnya untuk menjalin kemitraan bisnis dengan startup dan UMKM asal Indonesia.
Lebih lanjut, pembentukan HIPMI China juga menandai dimulainya ekspansi global HIPMI yang lebih agresif. Organisasi ini dikabarkan tengah mempersiapkan pendirian perwakilan di negara-negara lain di Asia dan Timur Tengah.
“Kami ingin membuktikan bahwa pengusaha muda Indonesia mampu berdiri sejajar dengan dunia. HIPMI China adalah bukti nyata langkah menuju melahirkan generasi pengusaha berdaya saing global dan berjiwa nasionalis,” tutup Bagas Deka. Makin Tahu Indonesia









Saat ini belum ada komentar