Lokalate Ajak Anak Muda Bantu Difabel melalui Gerakan #SobatMelekInklusif
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 27 Apr 2021
- visibility 5.830
- comment 0 komentar

Sri Ayu, barista Café More penyandang difabel sensorik netra salah satu penerima manfaat dari Lokalate Inclusive Entrepreneurship Program. (Foto: Istimewa)
JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Masa pandemi berdampak sangat besar bagi berbagai kalangan, termasuk bagi para difabel. Di masa penuh tantangan ini, Lokalate brand kopi kekinian asli Indonesia terinspirasi dengan semangat juang dari teman-teman difabel yang terus berusaha untuk bertahan di masa pandemi.
Lokalate yang menjadi sobat melek bagi anak muda Indonesia mengadakan gerakan #SobatMelekInklusif. Gerakan ini bertujuan untuk mengajak anak muda Indonesia agar semakin melek dengan isu inklusivitas, termasuk difabel. Melalui gerakan itu Lokalate berharap dapat membangun semangat inklusif di kalangan anak muda serta meningkatkan kepedulian bagi teman-teman difabel yang terdampak pandemi.
Jesaya Christian, Brand Manager Lokalate menyampaikan gerakan #SobatMelekInklusif meliputi dua program utama. Pertama program ‘Lokalate Inclusive Entrepreneurship’, merupakan program pendampingan bisnis dan mentoring bagi café-café difabel di Indonesia yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi.
Kedua, Lokalate juga mendukung kampanye crowdfunding ‘Ramadan Difabel Berdaya’, sebuah gerakan top up donation berkolaborasi bersama Kitabisa.com dalam rangka Hardolnas (Hari Donasi Online Nasional) 2021. Gerakan ini mengajak masyarakat ikut berdonasi bagi teman-teman pedagang yang difabel.
Lokalate Inclusive Entrepreneurship Program Sejak Awal 2021
Lokalate berkolaborasi dengan berbagai komunitas difabel dan menjalankan Inclusive Entrepreneurship Program bagi café-café difabel yang terdampak pandemi.
Harapannya melalui pendampingan dan mentoring ini, teman-teman difabel bisa terbantu secara bisnis sehingga makin dikenal banyak orang dan membantu memulihkan kondisi ekonomi mereka serta menginspirasi anak-anak muda untuk mendukung komunitas difabel di lingkungan mereka.
Dukungan yang dilakukan Lokalate meliputi pendampingan dan mentoring dari sisi bisnis, manajemen operasi, service excellence, product development, promosi menggunakan media sosial, pendaftaran di aplikasi layanan pemesanan makanan minuman secara online, serta endorsement oleh influencer dan food blogger.
Salah satu café yang tergabung dalam program ini adalah Café More Bandung, sebuah café yang berlokasi di Jalan Padjajaran Bandung dan merupakan bagian dari Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Difabel Sensorik Netra (BRSPDSN) Wyata Guna Bandung. Sejak masa pandemi, omzet Café More cukup terdampak, dengan perkiraan pemasukan sekitar Rp 145.000 per minggu. Sejak mendapatkan pendampingan dari Lokalate Inclusive Entrepreneurship Program, Café More saat ini menerima kenaikan omset cukup signifikan, yakni sekitar 13 kali lipat atau sekitar Rp 2 juta per minggu.









Saat ini belum ada komentar