Bupati Kebumen Apresiasi Jembatan Presisi Polres: Transformasi dari Kayu Lapuk ke Plat Bordes
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Rab, 25 Feb 2026
- visibility 815
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Komitmen untuk meningkatkan keamanan dan mobilitas masyarakat terus diperkuat.
Polres Kebumen secara resmi merampungkan perbaikan Jembatan Presisi yang melintasi Sungai Kedung Bener, Dukuh Bandung Kidul, Desa Bandung, Kecamatan Kebumen.
Peresmian jembatan yang menjadi akses vital ini dilakukan pada Rabu 25 Februari 2026.
Sebelumnya, kondisi jembatan sepanjang 46 meter dan lebar 1,7 meter tersebut cukup memprihatinkan. Alas papan kayu yang mulai lapuk dan struktur yang longgar kerap membahayakan keselamatan warga, bahkan menyebabkan sejumlah pengguna jalan terpeleset.
Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menjelaskan bahwa pemilihan jembatan ini didasarkan pada fungsi strategisnya bagi mobilitas warga antardesa, termasuk bagi masyarakat Desa Tanahsari Kecamatan Alian.
“Kami melakukan pembenahan pada struktur besi dan mengganti alas papan kayu dengan plat bordes agar konstruksinya lebih kuat dan aman. Kami berharap jembatan ini memberikan manfaat jangka panjang bagi produktivitas masyarakat,” ujar Kapolres.
Apresiasi disampaikan oleh Bupati Kebumen. Ia menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur ini merupakan wujud kepedulian Polri dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat di daerah.
“Jembatan ini adalah urat nadi untuk akses pendidikan, ibadah, dan aktivitas ekonomi. Atas nama Pemerintah Kabupaten Kebumen dan warga, kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Kebumen. Kami mengimbau warga untuk merawat fasilitas ini secara swadaya dan gotong royong,” tutur Bupati.
Lebih lanjut, Kepala Desa Bandung, Arif, menyebutkan bahwa jembatan yang dibangun sejak 1994 ini hampir sepuluh tahun tidak mendapatkan perbaikan signifikan.
Kehadiran wajah baru jembatan ini pun disambut baik oleh warga, salah satunya Mulyadi, karyawan SDN 2 Bandung. Ia menceritakan bahwa sebelumnya orang tua murid selalu merasa cemas saat anak-anak melintasi papan kayu yang goyang.
Selain peresmian fisik jembatan, kegiatan ini juga diwarnai dengan aksi sosial. Sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan, diberikan bantuan berupa tas, sepatu, dan perlengkapan sekolah kepada 30 murid SDN 1 serta SDN 2 Bandung.
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, perwakilan Kejaksaan Negeri, dan jajaran Kodim 0709 Kebumen. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar