Menuju New Normal, Pemkab Kebumen Terapkan Sistem Zonasi
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 26 Mei 2020
- visibility 9.092
- comment 0 komentar

Aktivitas Pasar Pagi Tumenggungan, Kebumen tampak ramai di tengah pandemi Covid-19. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Zonasi selaras dengan Indonesia akan melaksanakan new normal atau tatanan kehidupan baru. Bagaimana masyarakat bisa berkehidupan seperti biasa, namun dengan menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
“Protokol di Kebumen telah tertuang dalam Perbup Kebumen Nomor 29 tahun 2020 tentang Pencegahan Penularan Covid-19 di Kebumen. Jika ini dipahami betul Kebumen sudah mengarah pada New Normal dari kemarin,” ujarnya.
Pemkab Lanjutkan Rapid Test Massal
Pemkab Kebumen masih akan melanjutkan pemeriksaan rapid test secara massal. Rabu (26/5/2020) rapid tes massal akan dilaksanakan tiga kecamatan yakni di Pasar Prembun, Pasar Pon Padureso, dan Pasar Pencil Poncowarno. Rapid tes akan menyasar sebanyak 900 orang meliputi pedagang, pengunjung dan masyarakat umum.
“Poncowarno dan Padureso masuk kategori zona hijau. Bagaimana upaya agar status ini dipertahankan. Sedangkan Prembun merupakan zona merah. Bagaimana dalam 14 hari ke depan Prembun turun tidak lagi menjadi zona merah,” imbuhnya.
Sebelumnya, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kebumen menerima bantuan 14.000 alat rapid test dari sejumlah donatur. Bantuan tersebut diterima Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz di rumah dinasnya, Senin 25 Mei 2020.
Bantuan dari Kementerian Kesehatan melalui dr Bambang Gunawan SpOG sebanyak 7.000 rapid test.Dari Direktur Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Dirbenum Puskesad) Letkol dr Nirwana Putranto SpM, melalui Sedulur Kebumen sebanyak 5.000 rapid test. Selanjunya, dari Wabup Arif Sugiyanto sebanyak 2.000 rapid test.
“Bantuan ini berasal dari putra daerah Kebumen yang berada di Jakarta,” kata Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz. (smn)








Saat ini belum ada komentar