Breaking News
light_mode
Beranda » News » Kirab Budaya, Warga Berebut Uang Recehan Rp 10 Juta

Kirab Budaya, Warga Berebut Uang Recehan Rp 10 Juta

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 28 Sep 2019
  • visibility 3.837
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KARANGANYAR (KebumenUpdate.com) – Kirab budaya yang digelar oleh Padepokan Sehat Medika (SM) Karanganyar, Kabumen Jumat (27/9/2019) siang  berlangsung semarak. Ribuan warga menyambut dengan antusias  kirab budaya yang dihelat dalam rangka perayaan ulang tahun padepokan yang melayani pengobatan secara spiritual tersebut.

Adapun yang dikirab adalah sejumlah pusaka padepokan, termasuk pusaka milik Pemkab Kebumen. Turut dikirab tumpeng jola-joli, serta gunungan yang berisi buah-buahan seperti nanas, jeruk, apel, salak, pisang, dan sayuran seperti  terong, kacang panjang, wortel, serta hasil bumi lainnya seperti jagung dan ketimun.

Kirab dimulai pukul 13.00  wib start dari Desa Candi yang ditandai dengan pemecahan kendi air purwitosari. Air tersebut diambil dari tiga beji yakni Beji Kalisadang, Desa Clapar, Kecamatan Karanggayam,  Sendangarum   dan Beji tinggalan leluhur yang berada di Desa Giripurno, Kecamatan Karanganyar.

Baca Juga: Gelar Kirab Budaya, Mbah Suman Siap Tebar Recehan Rp 10 Juta

“Pemecahan kendi dilakukan mengandung makna memecahkan pikiran agar tidak berpikir sempit dan selalu berpikir dengan orientasi masa depan,”  ujar Pemimpin Padepokan Sehat Medika R Suman Sri Husodo.

Yang menarik perhatian, dalam perjalanan R Suman Sri Husodo  menebar uang logan di sepanjang jalur kirab. Tak tanggung-tanggung, uang recehan Rp 1.000 dan Rp 500 yang ditebar sebanyak Rp 10 juta. Uang recehan yang dikumpulkan selama tiga tahun  menjadi rebutan masyarakat yang menyaksikan kirab tersebut.

“Uang tersebut merupakan sisa dari belanja sehari-hari yang dikumpulkan. Ya, untuk buang sial saja,” ujar Mbah Suman.

Kirab budaya melibatkan ratusan warga yang terdiri atas pasukan berkuda, delapan kereta kuda. Satu kereta kencana buatan Swiss tahun 1856  dari keraton Yogyakarta dinaiki oleh R Suman Sri Husodo bersama sang istri R Ngt Retno Pujiastuti.

Baca Juga: Kirab Agung Palakiyah, Pembuka Pemberdayaan Potensi Desa Watulawang

Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz dan Wakil Bupati H Arif Sugiyanto yang sedianya hadir, tidak tampak dan diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Muh Amirudin yang duduk satu kereta bersama dengan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kebumen H Adi Pandoyo.

Adapun kirab menempuh jarak sekitar lima kilometer, mengambil rute Desa Candi, Kelurahan Plarangan, Alun-alun Karanganyar, masuk Jalan Revolusi depan Pasar Karanganyar dan berakhir di Padepokan Sehat Medika II di Kelurahan Jatiluhur.

Sesampai depan Pasar Karanganyar, gunungan dan tumpeng jola-joli menjadi ajang rebutan masyarakat. Sebelumnya kirab diawal dari  Padepokan Sehat Medika I di Desa Giripurno. Masih dalam rangkaian kirab, malam hari sebelum kirab digelar pentas wayang semalam suntuk di Padepokan Sehat Medika II.

Padepokan Sehat Medika merupakan padepokan  yang berada di bawah Yayasan Panti Husada Masyarakat yang melayani pengobatan alternatif. Padepokan ini telah mendapatkan izin  operasi dari Dinas Kesehatan Kebumen, Kejaksaan Negeri dan Kejaksaan Tinggi Jateng.

“Saya hanya berharap pemerintah dapat mempertahankan tradisi. Kirab ini misalnya bisa menjadi aset daerah,” tandasnya R Suman Sri Husada yang juga seorang dalang. (ndo)

 

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apotek

    Kapan Harus ke Dokter dan Kapan Cukup ke Apotek? Ini Penjelasan PAFI Maluku Tenggara

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 850
    • 0Komentar

    PERNAH bingung harus ke dokter atau apotek ketika merasa tidak enak badan? Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Cabang Maluku Tenggara pafimalukutenggarakab.org memberikan penjelasan mengenai kapan waktu yang tepat untuk mengunjungi keduanya. Kapan Harus ke Dokter? Anda perlu segera mengunjungi dokter jika mengalami gejala-gejala berikut: Demam tinggi yang tidak kunjung turun: Demam tinggi dengan penyerta gejala […]

  • PDI Perjuangan

    Didampingi Empat Ketua Parpol, Arif-Rista Kompak Serahkan Formulir Pendaftaran Cabup Cawabup ke DPC PDI Perjuangan

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.651
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kebumen petahana H Arif Sugiyanto SH MH dan Hj Ristawati Purwaningsih SST MM kompak menyerahkan formulir pendaftaran bakal calon bupati dan calon wakil bupati di kantor DPC PDI Perjuangan Kebumen, Kamis 16 Mei 2024. Yang menarik, dalam penyerahan formulir pendaftaran tersebut, Arif-Rista didampingi oleh empat ketua partai […]

  • Tiga Atlet Woodball Kebumen Pindah ke Grobogan, Ini Penjelasan KONI

    Tiga Atlet Woodball Kebumen Pindah ke Grobogan, Ini Penjelasan KONI

    • calendar_month Rab, 29 Jul 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 568
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Jajaran pengurus KONI Kabupaten Grobogan melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi ke kantor KONI Kabupaten Kebumen di Kompleks Stadion Chandradimuka, Rabu 29 Juli 2026. Rombongan tamu tersebut disambut langsung oleh Ketua KONI Kebumen, Zubair Syamsu, didampingi Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, serta Wakil Sekretaris. Ketua KONI Grobogan, Yoyok Prihantoro, mengungkapkan maksud kedatangannya […]

  • Zending Ziekenhuis Pandjoeroeng

    Sejarah RSUD dr Soedirman Kebumen, Bermula dari Zending Ziekenhuis Pandjoeroeng Tahun 1916

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.272
    • 0Komentar

    RSUD dr Soedirman Kebumen yang kini menjadi rumah sakit rujukan utama di wilayah selatan Jawa Tengah memiliki sejarah panjang yang bermula lebih dari satu abad silam. Tepat pada 1 Januari 1916, rumah sakit ini mulai melayani pasien pertamanya dengan nama Zending Ziekenhuis Pandjoeroeng. Seiring waktu, fungsi rumah sakit lama di kawasan Panjer dihentikan pada 2014 […]

  • Pawai Ta'aruf

    10.000 Santri TPQ Semarakkan Tahun Baru Hijriyah

    • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.970
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Peringatan tahun baru hijriyah diperingati dengan semarak di Kebumen. Gebyar Muharram 1441 Hijriyah yang berlangsung di Alun-alun Kebumen, Minggu (1/9/2019) diikuti oleh sebanyak 10.000 santri Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) dengan metode Qiroati. Para santri berasal dari TPQ yang tersebar di 26 kecamatan di Kebumen. Bahkan peserta dari Kecamatan Binangun, Cilacap juga […]

  • Tertimpa Batu

    Motor Babinsa Hancur Tertimpa Batu di Sempor, Begini Kronologinya

    • calendar_month Sab, 26 Mar 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.971
    • 0Komentar

    SEMPOR (KebumenUpdate.com) – Satu unit sepeda motor milik Babinsa Koramil Sempor, Kebumen hancur tertimpa batu sebesar  mobil saat pemiliknya bergotong-royong membersihkan longsoran, Sabtu 26 Maret 2022. Masih beruntung karena tidak ada korban jiwa dalam longsor susulan tersebut. Peristiwa itu bermula saat hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kebumen, Jum’at 25 Maret 2022  mengakibatkan […]

expand_less