Berkah Pengabdian: 705 PPPK Kebumen Terima SK Bupati, Satu Di Antaranya Hampir Pensiun
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sel, 17 Jun 2025
- visibility 959
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Senyum haru dan lega terpancar di wajah ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun Anggaran 2024 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kebumen.
Sebanyak 705 PPPK resmi menerima Surat Keputusan (SK) Bupati Kebumen dalam sebuah acara yang berlangsung di Gedung Pertemuan Setda Kebumen, Selasa 17 Juni 2025. Momen ini bukan hanya tentang pengangkatan, tetapi juga penantian panjang dan dedikasi yang kini berbuah manis.

Foto bersama 705 PPPK yang menerima SK Pengangkatan dari Bupati Lilis Nuryani. (Foto: Hari)
Acara penyerahan SK dihadiri langsung oleh Bupati Lilis Nuryani, didampingi Asisten Sekda, Kepala BKPSDM Kebumen, dan sejumlah pimpinan OPD lainnya.
Ratusan Asa Terangkai dalam SK Bupati
Kepala BKPSDM Kebumen, Moh Amirudin, menjelaskan detail formasi yang diterima. Dari total 705 PPPK, beragam latar belakang pendidikan dan golongan kini siap berkontribusi.
“Ada 4 orang dari golongan I dengan pendidikan setingkat SD, 7 orang golongan III setingkat SMP, 189 orang golongan V setingkat SMA, 42 orang golongan VII dengan pendidikan D3, serta 462 orang golongan IX berpendidikan S1 atau D4. Satu orang lainnya berasal dari golongan X dengan pendidikan setingkat profesi,” jelas Amirudin.
Nantinya mereka akan ditempatkan di berbagai perangkat daerah serta sejumlah satuan pendidikan setingkat SD dan SMP yang tersebar di seluruh Kebumen.
Amanah dan Pelayanan Hati dari Bupati Lilis
Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani mengingatkan para PPPK bahwa status baru ini adalah sebuah kehormatan sekaligus amanah besar. Ia menekankan pentingnya bekerja dengan sepenuh hati demi masyarakat.
“Saudara dituntut bekerja dengan sungguh-sungguh. Bekerjalah dengan hati, berikan pelayanan yang ramah, cepat, dan tulus kepada masyarakat. Tunjukkan bahwa saudara layak mengemban tugas ini,” kata Bupati Lilis.
Bupati juga menekankan bahwa pengabdian di pemerintahan bukanlah sekadar menggugurkan kewajiban. Para PPPK diharapkan menjadi teladan, sosok yang dapat dipercaya, dan mampu memberikan solusi bagi kebutuhan masyarakat.
“Kinerja saudara akan dinilai secara berkala. Hasil penilaian tersebut menjadi dasar bagi perpanjangan perjanjian kerja dan pengembangan karier,” imbuhnya.
Perjuangan Panjang yang Berbuah Manis: Kisah Edi dan Umi
Penyerahan SK ini menyimpan banyak cerita haru dan inspiratif. Salah satunya datang dari Edi Wahyono, seorang pria yang telah mengabdi di Kelurahan Kebumen sejak tahun 1989.
Di usianya yang nyaris memasuki masa pensiun, Edi akhirnya menerima SK PPPK dan akan ditempatkan di Seksi Tapem Kecamatan Kebumen.
“Senang sekali dan ini momen yang paling ditunggu-tunggu,” ujar Edi dengan mata berkaca-kaca, menggambarkan betapa berharganya pengakuan ini setelah puluhan tahun mengabdi.
Rasa syukur juga diungkapkan oleh Umi Kalsum, yang telah mengabdi selama 10 tahun di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kebumen, terhitung dari 2015 hingga 2025.
“Alhamdulillah hari ini saya berkesempatan menerima SK PPPK,” tutur Umi penuh rasa terima kasih.
Kisah Edi dan Umi adalah representasi dari ratusan PPPK lainnya yang telah menempuh perjalanan panjang, penuh dedikasi dan kesabaran, hingga akhirnya impian mereka untuk menjadi bagian resmi dari aparatur pemerintah terwujud.
Ribuan Pendaftar, Ratusan yang Terpilih
Berdasarkan data BKPSDM Kebumen, seleksi PPPK tahap pertama ini memang ketat. Tercatat sebanyak 1.924 pendaftar bersaing untuk 815 formasi yang tersedia. Rincian formasi meliputi 362 untuk guru, 28 untuk tenaga kesehatan, dan 425 untuk tenaga teknis.
Dari persaingan ketat tersebut, sebanyak 705 pelamar dinyatakan diterima, dengan rincian 266 orang untuk posisi guru, 26 orang tenaga kesehatan, dan 413 orang tenaga teknis.








