Gelar Kirab Budaya, Mbah Suman Siap Tebar Recehan Rp 10 Juta

Uang recehan sebanyak Rp 10 juta yang siap ditebar di sepanjang jalan kirab budaya Pedepokan Sehat Medika Karanganyar. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

KARANGANYAR (KebumenUpdate.com) – Setelalah tiga tahun tidak menggelar kirab budaya, Padepokan Sehat Medika (SM) Karanganyar, Kebumen kembali menggelar acara budaya tersebut. Kirab budaya akan digelar pada Jumat (27/9/2019) siang.

Kirab budaya digelar dalam rangka merayakan ulang tahun padepokan yang melayani pengobatan secara spiritual tersebut.

Pimpinan Padepokan Sehat Medika R Suman Sri Husodo mengatakan, kirab dimulai pukul 13.00 dari Desa Candi yang ditandai dengan pemecahan kendi air purwitosari. Apun yang dikirab adalah sejumlah pusaka padepokan, termasuk pusaka yang ada di Pemkab Kebumen juga turut dikirab.

Sebelum dikirab, tumpeng jola-joli, serta gunungan yang terdiri atas buah-buahan seperti nanas, jeruk, apel, salak, pisang, dan sayuran seperti  terong, kacang panjang, wortel, serta hasil bumi lainnya seperti jagung dan ketimun dilepas dari Padepokan Sehat Medika I di Desa Giripurno.

Kirab budaya melibatkan ratusan warga yang terdiri atas pasukan berkuda, delapan kereta kuda yang dinaiki R Suman Sri Husodo bersama istri R Ngt Retno Pujiastuti. Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz dan Wakil Bupati H Arif Sugiyanto dan sejumlah pejabat di Pemkab Kebumen juga dijadwalkan mengikuti kirab tersebut.

Baca Juga: Jelajah Kota Lama Gombong Diminati Wisatawan Luar Kota

Adapun kirab menempuh jarak sekitar lima kilometer, mengambil rute Desa Candi, Kelurahan Plarangan, Alun-alun Karanganyar, masuk Jalan Revolusi depan Pasar Karanganyar dan berakhir di Padepokan Sehat Medika II di Kelurahan Jatiluhur.

“Sesampai depan pasar, gunungan dan tumpeng jola joli menjadi ajang rebutan masyarakat,” ujar R Suman Sri Husodo didampingi salah satu panitia H Adi Pandoyo, Kamis (26/9/2019).

Seperti tradisi tahun-tahun sebelumnya, Mbah Suman, begitu dia dipanggil beserta istri akan menebar uang logam jutaan rupiah di sepanjang perjalanan sekitar 8 kilometer. Uang recehan Rp 1.000 dan Rp 500 sebanyak Rp 10 juta itu akan menjadi rebutan masyarakat yang menyaksikan kirab tersebut.

“Kegiatan ini sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa sekaligus menjaga tradisi dan melestarikan budaya Jawa,” ujar Mbah Suman.

Dari catatan redaksi kirab budaya yang diselenggarakan oleh Padepokan Sehat Medika (SM) Karanganyar Kebumen terakhir digelar tahun 2015. Selain dalam rangka merayakan ulang tahun padepokan SM kirab saat itu sekaligus tasyakuran atas pernikahan putra pendiri Mbah Suman dan istri R Ngt Retno Pujiastuti yakni R Untung Surono dengan Cylvia Imania Triputri asal Banyumas. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

0 0 votes
Rating Berita
Subscribe
Notify of
0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Update Lainnya
0
Komentari berita inix
()
x