KIE Jadi Pengungkit Lompatan Ekonomi Kebumen
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 5 Jul 2022
- visibility 2.443
- comment 0 komentar

Gerbang KIE di Jalan Soekarno Hatta, Selasa (5/7/2022)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Gelaran Kebumen International Expo (KIE) 2002 telah berakhir dengan ditutup oleh penampilan penyanyi legendaris Iwan Fals, Sabtu 2 Juli 2022 malam. Tenda yang dipasang di ruas Jalan Merdeka, hingga Senin 4 JUli 2022 sore masih dalam proses pembongkaran.
Meski demikian, euforia pelaksanaan pameran terbesar di kabupaten berslogan Beriman itu masih terasa. Perbincangan warga di area publik maupun di media sosial tampak memberikan respon positif atas terselenggaranya event tersebut.
Bagi masyarakat awam yang haus akan hiburan setelah hampir tiga tahun terkungkung pandemi, penampilan para musisi ibu kota selama seminggu penuh itu menjadi semacam oasis di padang pasir.
BACA JUGA: Lima Fakta Konser Iwan Fals di Malam Penutupan Kebumen International Expo 2022
Dari sisi hiburan, event yang didukung penuh oleh Pertamina itu sangat layak dikatakan spektakuler. Bagaimana tidak, setiap hari dalam seminggu warga disuguhi penampilan para musisi papan atas mulai dari Sammy Simorangkir (eks vokalis Kerispatih), Kotak, Padi Reborn, D’Masiv, Raja Dangdut Rhoma Irama, Gigi dan ditutup oleh Iwan Fals.
“Kita patut bersyukur gelaran KIE selama delapan hari ini berjalan dengan lancar tanpa satu halangan apapun. Masyarakat bisa berpesta menikmati acara ini dengan penuh kegembiraan, penuh kesenangan, dan penuh tawa. Insya Allah menjadi berkah bagi kita semua,” ujar Bupati Kebumen Arif Sugiyanto.
Pengunjung KIE Capai 220.000 Orang

Pengunjung KIE membeludak. (Foto: Padmo)
Bupati Arif menyampaikan bahwa Kebumen International Expo (KIE) menyedot 220.000 pengunjung. Jumlah itu melebihi target awal yang diperkirakan bisa mendatangkan 120.000 pengunjung. Adapun dari penjualan tiket sampai dengan 2 Juli 2022 total sudah mencapai 82.372. Jumlah itu belum ditambah dengan hari terakhir konser Iwan Fals yang 20.000 tiket yang tersedia ludes terjual.
“Event yang menggabungkan antara perdagangan, pariwisata dan investas ini digelar untuk bisa membangkitkan kembali perekonomian masyarakat,” ujarnya.







Saat ini belum ada komentar