Imbau Warga Tak Main Petasan, Bupati: Jangan Sampai Tragedi Ngabean Terulang
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Ming, 2 Apr 2023
- visibility 1.699
- comment 0 komentar

Bupati Kebumen foto bersama bersama jamaah usai salat ya silaturahmi di Masjid Al-Muhtadin, Kelurahan Wonokriyo, Gombong. (Foto: Dok. Pemkab Kebumen)
Sering kali kebiasaan anak tidak terkontrol, baik pada saat menyendiri di rumah atau saat bermain dengan lingkungannya.
“Kalau ada anak main petasan, orangtua harus bisa menegur. Lebih baik diarahkan untuk membeli mainan yang lebih aman dan bermanfaat,” terang Bupati.
Tragedi Ngabean
Tahun lalu, tragedi ledakan petasan dengan jumlah besar yang mengakibatkan empat orang meninggal dunia. Peristiwa itu terjadi jelang malam lebaran. Karena dahsyatnya ledakan, rumah yang dijadikan tempat untuk meracik petasan pun hancur berantakan.
“Kita benar-benar tidak ingin peristiwa kelam itu kembali terjadi. Untuk itu, saya mohon masyarakat agar tidak melakukan hal-hal yang bisa membahayakan diri sendiri dan keluarga. Kita ingin menjalani Ramadhan ini dengan penuh keberkahan dan keselamatan,” jelas Bupati.
Baca Juga: Polres Kebumen Sita 1 Juta Butir Petasan Rawit dan 18 Kg Bubuk Mercon
Dalam tarawih dan silaturahmi ini, Bupati aktif membuka ruang dialog bagi masyarakat. Pihaknya menyatakan terbuka dengan masukan dan kritik dari masyarakat apabila ada kebijakan yang salah.
“Melalui wadah Lapor Cepat Bupati kami siap menerima masukan dan kritikan dari masyarakat,” tandasnya.
Untuk Lapor Cepat Bupati bisa sejumlah kanal seperti website laporbup.kebumenkab.go.id, WhatApp No 08112634556 Facebook Pemkab Kebumen Instagram @pemkabkebumen








Saat ini belum ada komentar