Pemprov Jateng Dukung PSSI Gelar Liga 3 dan 4, Fokus Bina Pemain Muda
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 11 Agu 2025
- visibility 1.312
- comment 0 komentar

Ketua PSSI bertemu dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng. (Foto: Humas Jateng)
SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan dukungan penuh terhadap rencana PSSI menggelar Liga 4 untuk klub amatir dan Liga 3 tingkat provinsi. Kompetisi ini diharapkan menjadi ajang pembinaan pemain muda sekaligus menekan angka kenakalan remaja.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan, sesuai statuta baru, Liga 4 akan memperebutkan Piala Wali Kota dan Bupati. Juara di tingkat kabupaten/kota akan melaju ke Liga 3 tingkat provinsi untuk memperebutkan Piala Gubernur. Selanjutnya, para juara provinsi akan bertanding di tingkat nasional memperebutkan Piala Presiden.
“Meeting tadi luar biasa. Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng sangat mendukung agar segera dijalankan,” ujar Erick usai bertemu Gubernur Ahmad Luthfi di Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Jumat 8 Agustus 2025.
Setiap Tim Wajib Turunkan Pemain Berusia di Bawah 23 Tahun
Erick menjelaskan, Liga 3 dan 4 akan diikuti klub-klub amatir di seluruh kabupaten/kota. Penyelenggaraan berada di bawah naungan PSSI bersama PSSI provinsi dan kabupaten/kota, dengan dukungan pemerintah daerah. Setiap tim wajib menurunkan pemain berusia di bawah 23 tahun.
“Liga 1 dan Liga 2 sudah tidak boleh menerima dana dari pemerintah daerah atau BUMN, sehingga harus profesional. Liga 3 dan 4 ini fokus pembinaan, meredam kenakalan remaja, mencegah narkoba, dan mengkampanyekan hidup sehat,” jelasnya.
Gubernur Ahmad Luthfi menilai, potensi sepak bola di Jawa Tengah harus dikelola optimal karena banyak bibit atlet berbakat di daerah. “Kita dukung penuh. Nanti akan dibahas bersama Disporapar. Saya yakin para atlet punya kebanggaan membela daerahnya,” ujarnya.
Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen menambahkan, koordinasi antarkabupaten/kota di Jateng berjalan baik. “Liga ini akan menghidupkan sepak bola sekaligus menekan kenakalan remaja dan kekerasan. Setelah ini akan kami petakan klub-klub yang ada bersama Dinas Pemuda dan Olahraga, dengan bantuan PSSI,” katanya.







Saat ini belum ada komentar