Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Situasi Kemerdekaan Indonesia di Kebumen

Situasi Kemerdekaan Indonesia di Kebumen

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Jum, 16 Agu 2024
  • visibility 6.835
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Tidak hanya alat transportasi, Angkatan Muda juga melakukan perundingan dengan pihak Jepang mengenai pengambilalihan pabrik-pabrik yang dikuasai Jepang. Perusahaan-perusahaan besar yang ada di Kebumen berhasil diambil alih oleh Angkatan Muda, sepeti pabrik minyak kelapa “Mexolie” Kebumen, pabrik minyak kelapa Karanganyar, pabrik tenun Sruweng, dan pabrik genting Pejagoan.

Memasuki bulan September 1945, pergerakan Angkatan Muda semakin militan dengan melakukan pelucutan senjata milik Jepang. Pelucutan senjata dilakukan melalui perundingan dengan pihak Jepang. Perundingan dipimpin oleh Wasilan dengan bantuan Muin Sadjoko sebagai penerjemah karena dapat berbahasa Jepang.

Setelah hampir satu jam perundingan, akhirnya Jepang menyerah dan mau memberikan senjatanya kepada Angkatan Muda. Pada pelucutan senjata ini, Angkatan Muda dibantu oleh Badan Keamanan Rakyat (BKR) Kebumen serta Kepolisian Kebumen.

Munculnya Badan dan Laskar Perjuangan di Kebumen

Gegap gempita kemerdekaan disambut dengan dibentuknya berbagai organisasi di Kebumen, seperti Badan Keamanan Rakyat (BKR) di Kebumen dan Gombong, Angkatan Oemat Islam (AOI) di Somalangu, Prajurit Keamanan Oemoem (PKO) di Ambal, Lasykar Merah di Kutowinangun, Sarekat Rakjat di Selang, dan masih banyak organisasi lainnya.

Pertempuran Kembali antara Indonesia dengan Belanda
Kemerdekaan RI

Monumen Purangga di Kecamatan Karanggayam untuk mengabadikan pertempuran dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. (Dok. Setyo Adi Nugroho/Potret Lawas Kebumen)

Baru beberapa tahun merasakan kemerdekaan, Indonesia sudah harus dihadapkan pada situasi yang genting. Kemenangan Blok Sekutu dari Jepang di Perang Dunia II membuat Belanda yang tergabung dalam Blok Sekutu ingin kembali menguasai Indonesia.

Kedatangan kembali Belanda tidak diterima begitu saja oleh rakyat Indonesia. Berbagai upaya dilakukan untuk mempertahakan kemerdekaan. Hal ini memicu perlawanan yang menyebabkan terjadinya berbagai pertempuran fisik antara Indonesia dengan Belanda dan Blok Sekutu.

Baca Juga: Jejak Keberadaan Bioskop di Kebumen

Pertempuran yang kembali terjadi antara Indonesia dengan Belanda juga berlangsung cukup sengit di beberapa daerah di Kebumen. Baik tentara Indonesia maupun laskar-laskar dan badan-badan perjuangan rakyat saling bahu-membahu dalam menahan laju serangan tentara Belanda yang ingin menguasai kembali Indonesia.

Tercatat beberapa pertempuran yang terjadi di Kebumen selama periode tahun 1947-1949 diabadikan dalam pembangunan monumen dan tugu yang hingga saat ini masih dapat kita temui, di antaranya:

  1. Monumen Purangga (Karanggayam)
  2. Monumen Tentara Pelajar “Ganesha” (Prembun)
  3. Monumen Tentara Pelajar (Kebumen)
  4. Monumen Pena (Kebumen)
  5. Monumen Perjuangan ’45 Kemit (Karanganyar)
  6. Monumen Status Quo Kemit (Karanganyar)
  7. Tugu Canonade (Karanganyar)
  8. Tugu Marta Sentana (Adimulyo)
  9. Tugu Perjuangan Sidomukti (Adimulyo)
  10. Tugu Sidobunder (Puring)
  11. Tugu Renville (Kebumen)

Peran besar Kebumen dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia juga melibatkan masyarakat sipil sebagai pager desa dan pusat logistik berupa pembangunan dapur-dapur umum untuk membantu para prajurit Indonesia yang sedang bergerilya perang. Lokasi dapur-dapur umum tersebut berada di Ayah, Buayan, Gombong, Rowokele, dan Sempor.

Dukungan logsitik yang mengalir biasanya berasal dari daerah-daerah yang berada dekat dengan medan pertempuran. Adanya dukungan logistik ini mampu meningkatkan moral prajurit Indonesia dalam berjuang di garis terdepan.

Referensi
  1. Darto Harnoko Poliman. (1986). “Perang Kemerdekaan Kebumen Tahun 1942-1950”. Yogyakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional.
  2. Fuad Yogo Hardyanto. (2010). “Perang Mempertahankan Kemerdekaan di Kebumen Tahun 1945-1950”. Skripsi dari Jurusan Ilmu Sejarah, Fakultas Sastra dan Seni Rupa, Universitas Sebelas Maret Surakarta.
  3. Ikatan Keluarga Resimen XX Kedu Selatan. (2003). “Gelegar di Bagelen”.
  4. Sigit Tri Prabowo. (2021). “Tiga Pemuda di Jalan Merdeka”. Artikel dari Kebumen Update.
  5. (2013). “Berdirinya Kabupaten Kebumen Berdasarkan Prasasti 3 Juli 1848”.

Penulis: Setyo Adi Nugroho, Founder Potret Lawas Kebumen

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awas! Ngabuburit di Rel Kereta Api, Denda Rp15 Juta Menanti

    Awas! Ngabuburit di Rel Kereta Api, Denda Rp15 Juta Menanti

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 773
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA (KebumenUpdate.com) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak beraktivitas di sekitar jalur kereta api, terutama saat menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit selama bulan Ramadan. Larangan ini bukan tanpa alasan, selain membahayakan keselamatan, aktivitas tersebut juga melanggar undang-undang dan dapat dikenakan sanksi denda hingga Rp15.000.000. […]

  • Gelombang Pasang Terjang Pantai Selatan, Bagaimana Nasib Pengunjung dan Pedagang?

    Gelombang Pasang Terjang Pantai Selatan, Bagaimana Nasib Pengunjung dan Pedagang?

    • calendar_month Sen, 10 Jun 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 8.759
    • 0Komentar

    AMBAL (KebumenUpdate) Gelombang pasang melanda pantai selatan Kebumen, Senin (10/6/2019). Gelombang pasang yang terjadi sejak pagi hingga membuat para pengunjung dan pedagang di sejumlah objek wisata di pesisir selatan Kebumen kalang kabut. Bagaimana tidak, gelombang pantai selatan sampai menerjang tempat para pedagang berjualan. Tidak hanya itu, para pengunjung pantai yang relatif masih cukup ramai berlarian […]

  • Sedulur Kebumen

    Lima Anaknya Tinggal di Luar Kota, Rumah Ambruk Pun Yudianto Tak Berdaya

    • calendar_month Kam, 15 Okt 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 8.187
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di usianya yang sudah senja, Yudianto (74) tinggal sendirian di rumahnya di kawasan padat penduduk Kampung Keposan, Kelurahan/Kecamatan/Kabupaten Kebumen Berdasar pengakuannya, lima orang anaknya tinggal di sejumlah kota yang berbeda, yakni Surabaya, Semarang dan Surakarta. Namun sudah lama dia tidak berkabar. Bahkan nomor kontaknya saja dia sudah tidak punya. Atap Rumah Ambruk […]

  • Pemkab Kebumen Berikan Bantuan Jamban dan Tangki Septik Senilai Rp 8,5 M

    Pemkab Kebumen Berikan Bantuan Jamban dan Tangki Septik Senilai Rp 8,5 M

    • calendar_month Rab, 8 Mei 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.666
    • 0Komentar

    Bahan yang digunakan dalam bantuan sanitasi ini adalah cor beton sesuai standar yang ditentukan Kementerian PUPR. Kemudian bantuan tersebut langsung diberikan kepada masing-masing penerima manfaat dalam bentuk uang, tidak menggunakan penyedia jasa atau pihak ketiga. “DAK Sanitasi ini adalah swakelola, hibahnya dalam bentuk uang, nanti yang mengerjakan warga secara swadaya atau melalui KSM (Kelompok Swadaya […]

  • Penemuan Bayi

    Mayat Bayi Ditemukan di Saluran Irigasi, Diduga Hasil Hubungan Gelap

    • calendar_month Sen, 17 Mei 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 10.977
    • 0Komentar

    AMBAL (KebumenUpdate.com) –  Sesosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di saluran irigasi Desa Lajer Kecamatan Ambal, Kebumen, Senin 17 Mei 2021 sekitar pukul 06.30 wib. Pertama kali jasad orok itu ditemukan Muji Sugiarto warga Desa Lajer. Saat sedang menyirami tanaman cabai miliknya dia melihat sosok mirip boneka warna putih di saluran irigasi. 1. Penemuan […]

  • Kebumen International Expo 2023

    Antrean Offline Membeludak, Ini Link Pemesanan Tiket Online Konser Musik KIE 2023

    • calendar_month Rab, 7 Jun 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.872
    • 0Komentar

    Adapun untuk pembelian secara langsung bisa datang ke Sekretariat KIE di Selatan Alun-alun Kebumen dengan membawa identitas diri berupa KTP. Pembeli akan diberikan tiket sementara yang bisa ditukarkan pada saat hari H pelaksanaan konser. Baca Juga: Catat! Jadwal Lengkap Kebumen International Expo 2023 Sigit mengimbau kepada masyarakat agar tetap hati-hati dengan adanya potensi penipuan penjualan tiket […]

expand_less