Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Peradaban Baru Post Covid-19

Peradaban Baru Post Covid-19

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 9 Apr 2020
  • visibility 5.825
  • comment 0 komentar

Oleh: Imam Satibi *

DALAM pengamatan fenomenal terdapat dua respon besar dalam mensikapi bencana non alam pandemi Coronavirus (Covid-19). Masyarakat terbelah dalam dua kelompok yakni fatalis dan kelompok progresif.

Secara garis besar kedua kelompok itu dapat tergambar dalam deskripsi berikut;

Pertama, kelompok yang mensikapi Coronavirus sebagai sebuah malapetaka. Kelompok ini umumnya bersifat fatalis dan mengembalikan urusan semata pada takdir Ilahi. Kelompok ini terkesan religius namun tidak siap hidup dengan risiko yang ada.

Kelompok ini banyak dimiliki oleh orang-orang agamawan tekstual dan umumnya juga kelompok zona nyaman yakni kelompok profesional dan praktisi. Kelompok ini sangat tidak biasa menghadapi zona tidak nyaman dan sangat tidak siap dengan perubahan yang terjadi.

Mereka hanya berharap krisis Corona segera berakhir dan dunia akan kembali seperti pra-Covid. Sehingga yang dilakukan lebih banyak pasrah dan menunggu.

Respon kedua adalah kelompok intrepreneurship yakni kelompok yang lebih memandang Covid-19 dari perspektif opportunity. Kelompok ini sibuk menyiapkan terobosan baru post covid-19 terutama dari perspektif bisnis.

Kelompok ini menilai bahwa Corona suatu tragedi yang menuntut dan memaksa perubahan peradaban baru yang memberikan peluang peluang baru post Covid-19. Post Covid merupakan era telah ditemukanya vaksin yang membebaskan manusia dari virus Corona.

Dunia akan menuntut suatu yang berbeda dengan zaman pra covid. Kelompok ini dimiliki anak muda yang kreatif yang terbiasa dengan think out the box atau zona tidak nyaman. Mereka berkeyakinan bahwa akan ada kompetisi besar dalam pasca covid terutama dalam sumber daya manusia, teknologi dan bisnis.

Paradigma Baru

Selain itu kelompok ini berasumsi bahwa derajat hidup manusia sangat peka terhadap keselamatan hidup dan pola hidup sehat serta pola pergaulan social distancing. Properti baru mendukung kebutuhan kenyamanan itu akan menjadi paradigma baru pola bisnis.

Demikian pola layanan menuntut segalanya lebih ketat dalam kualitas hidup. Semua akan dituntut bukan hanya kualitas standar dalam segala hal kehidupan sebagaimana pra Covid-19. Orang akan sangat selektif atau filter dalam berteman, memilih properti yang mendukung kehidupanya.

Gaya hidup yang berubah, cenderung individual, subyektif memaksa beralih dari panggung dan framing sosial yang semu ke eksistensi personality. Dari fenomena ini kita bisa mengambil hikmahya bahwa corona dipastikan berdampak tidak hanya perubahan sektor ekonomi melainkan eksistensi diri manusia.

Kelompok progresif akan cenderung bisa melewati krisis corona sesuai apa yang mereka proyeksikan. Kendati berdampak sistemik dan sosial bagi kelompok ini mampu diformulasikan dengan jawaban yang sesuai zamannya. Kelompok ini akan menjadi leader dalam kehidupan ketimbang kelompok pertama.

Pola pemikiran yang rasional, logis dan kuat dalam agama akan menghegemoni ke depan. Mereka selalu optimistis di balik covid-19 menyimpan optimisme baru yang harus disiapkan secara dini baik dari sisi konsep maupun model dan strategi.

Misalkan pendidikan post covid tentunya akan mengalami perubahan pada strategi belajar mengajar. Demikian dalam sektor keagamaan yang akan lebih menuntut kesolehan individual dan kontekstual. Dalam sektor ekonomi dipastikan akan mengalami perubahan model bisnis.

Kita harus mengakui bahwa di dunia ini hanya ada satu yang tidak berubah yakni perubahan itu sendiri. Perubahan merupakan kodrat sunatulloh yang tidak bisa dilawan. Perubahan itu merupakan suatu keniscayaan yang alamiah. Kita tidak perlu berlebihan berpangku pada eksistensi yang status quo terutama dalam tradisi pemikiran dan peradaban.

Semoga perubahan post covid berpihak ke kita semua. Amin Amin Ya Robbal ‘Alamin. (Dr H Imam Satibi MPdI adalah Rektor IAINU Kebumen)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebumen Dilanda Banjir: PMI Sigap Evakuasi hingga Distribusi Bantuan

    Kebumen Dilanda Banjir: PMI Sigap Evakuasi hingga Distribusi Bantuan

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.177
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kebumen sejak Jumat sore 28 Maret 2025 menyebabkan sejumlah titik terendam banjir. Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen bergerak cepat melakukan evakuasi warga pada Jumat malam di beberapa lokasi terdampak, meliputi Desa Panjatan dan Plarangan (Kecamatan Karanganyar), Desa Arjosari, Bonjok (Kecamatan Adimulyo), Desa Candimulyo (Kecamatan Kebumen), serta […]

  • Dengan Live Tiktok, Pengusaha di Ambal Sehari Jual 1 Ton Emping Melinjo

    Dengan Live Tiktok, Pengusaha di Ambal Sehari Jual 1 Ton Emping Melinjo

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.361
    • 0Komentar

    AMBAL (KebumenUpdate.com) – Era digital jadi peluang dan tantangan bagi pelaku UMKM. Salah satu inspirator yang juga pengusaha asal Desa Benerwetan Kecamatan Ambal, H Yulianto SE, memanfaatkan media sosial Tiktok untuk memasarkan produk pangan emping melinjo. “Ini program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Di mana kami mencari produk yang memang sudah dikerjakan turun menurun di suatu desa,” […]

  • Berita Foto: Tasyakuran Peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Indonesia di RW 7 Kelurahan Kebumen

    Berita Foto: Tasyakuran Peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Indonesia di RW 7 Kelurahan Kebumen

    • calendar_month Jum, 16 Agu 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.100
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Warga RW 7 Kelurahan Kebumen kembali menggelar tasyakuran dan pentas seni dalam rangka peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Indonesia, Jumat 16 Agustus 2024. Tidak hanya tasyakuran, panitia setempat juga mengadakan sejumlah perlombaan baik untuk anak-anak dan dewasa. Di antaranya lomba pindah bola, makan kerupuk, injak balok, tangkap belut, tangkap bebek, karambol, dan karaoke. […]

  • Heatstroke

    Kenali Heatstroke: Ancaman Saat Cuaca Panas, Pertolongan Pertama dan Cara Mencegahnya

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.659
    • 0Komentar

    SAAT suhu udara meningkat tajam pada musim kemarau, risiko terkena heatstroke atau serangan panas menjadi lebih tinggi. Heatstroke adalah kondisi medis serius yang terjadi ketika tubuh tidak mampu mengatur suhu internalnya, sehingga suhu tubuh meningkat drastis hingga lebih dari 40°C dalam waktu singkat. Heatstroke merupakan kondisi paling serius dari gangguan akibat panas berlebih. Heatstroke bisa muncul […]

  • HUT ke-6 Hotel Mexolie: Dari Pasar Jajanan, Gowes Asix, Hingga Bursa Mobil

    HUT ke-6 Hotel Mexolie: Dari Pasar Jajanan, Gowes Asix, Hingga Bursa Mobil

    • calendar_month Kam, 28 Sep 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.476
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di luar dugaan, peserta fun bike bertajuk Gowes Asix dalam rangka ulang tahun ke-6 Hotel Mexolie, Kamis 28 September 2023 membludak melebihi perkiraan atau target panitia. Awalnya pihak Hotel Mexolie menargetkan 200 peserta. Namun menjelang hari H, naik menjadi 300, dan terakhir berdasarkan keterangan GM Hotel Mexolie, Setiawan Hadi Saputro, ada 360 […]

  • dr R Moehiman

    Jadi Nama Jalan di Kebumen, Ini Sosok dan Kiprah dr R Moehiman Kromoatmodjo

    • calendar_month Sen, 20 Des 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.627
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bagi sebagian besar warga Kabupaten Kebumen, nama dr R Moehiman Kromoatmodjo masih asing di telinga. Sampai nama tersebut menjadi nama salah satu jalan di Kebumen. Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto mengumumkan dr R Moehiman Kromoatmodjo menjadi nama ruas jalan di utara Stadion Candradimuka mulai dari perempatan Jalan HM Sarbini sampai simpang tiga […]

expand_less