Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Peradaban Baru Post Covid-19

Peradaban Baru Post Covid-19

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 9 Apr 2020
  • visibility 5.876
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Oleh: Imam Satibi *

DALAM pengamatan fenomenal terdapat dua respon besar dalam mensikapi bencana non alam pandemi Coronavirus (Covid-19). Masyarakat terbelah dalam dua kelompok yakni fatalis dan kelompok progresif.

Secara garis besar kedua kelompok itu dapat tergambar dalam deskripsi berikut;

Pertama, kelompok yang mensikapi Coronavirus sebagai sebuah malapetaka. Kelompok ini umumnya bersifat fatalis dan mengembalikan urusan semata pada takdir Ilahi. Kelompok ini terkesan religius namun tidak siap hidup dengan risiko yang ada.

Kelompok ini banyak dimiliki oleh orang-orang agamawan tekstual dan umumnya juga kelompok zona nyaman yakni kelompok profesional dan praktisi. Kelompok ini sangat tidak biasa menghadapi zona tidak nyaman dan sangat tidak siap dengan perubahan yang terjadi.

Mereka hanya berharap krisis Corona segera berakhir dan dunia akan kembali seperti pra-Covid. Sehingga yang dilakukan lebih banyak pasrah dan menunggu.

Respon kedua adalah kelompok intrepreneurship yakni kelompok yang lebih memandang Covid-19 dari perspektif opportunity. Kelompok ini sibuk menyiapkan terobosan baru post covid-19 terutama dari perspektif bisnis.

Kelompok ini menilai bahwa Corona suatu tragedi yang menuntut dan memaksa perubahan peradaban baru yang memberikan peluang peluang baru post Covid-19. Post Covid merupakan era telah ditemukanya vaksin yang membebaskan manusia dari virus Corona.

Dunia akan menuntut suatu yang berbeda dengan zaman pra covid. Kelompok ini dimiliki anak muda yang kreatif yang terbiasa dengan think out the box atau zona tidak nyaman. Mereka berkeyakinan bahwa akan ada kompetisi besar dalam pasca covid terutama dalam sumber daya manusia, teknologi dan bisnis.

Paradigma Baru

Selain itu kelompok ini berasumsi bahwa derajat hidup manusia sangat peka terhadap keselamatan hidup dan pola hidup sehat serta pola pergaulan social distancing. Properti baru mendukung kebutuhan kenyamanan itu akan menjadi paradigma baru pola bisnis.

Demikian pola layanan menuntut segalanya lebih ketat dalam kualitas hidup. Semua akan dituntut bukan hanya kualitas standar dalam segala hal kehidupan sebagaimana pra Covid-19. Orang akan sangat selektif atau filter dalam berteman, memilih properti yang mendukung kehidupanya.

Gaya hidup yang berubah, cenderung individual, subyektif memaksa beralih dari panggung dan framing sosial yang semu ke eksistensi personality. Dari fenomena ini kita bisa mengambil hikmahya bahwa corona dipastikan berdampak tidak hanya perubahan sektor ekonomi melainkan eksistensi diri manusia.

Kelompok progresif akan cenderung bisa melewati krisis corona sesuai apa yang mereka proyeksikan. Kendati berdampak sistemik dan sosial bagi kelompok ini mampu diformulasikan dengan jawaban yang sesuai zamannya. Kelompok ini akan menjadi leader dalam kehidupan ketimbang kelompok pertama.

Pola pemikiran yang rasional, logis dan kuat dalam agama akan menghegemoni ke depan. Mereka selalu optimistis di balik covid-19 menyimpan optimisme baru yang harus disiapkan secara dini baik dari sisi konsep maupun model dan strategi.

Misalkan pendidikan post covid tentunya akan mengalami perubahan pada strategi belajar mengajar. Demikian dalam sektor keagamaan yang akan lebih menuntut kesolehan individual dan kontekstual. Dalam sektor ekonomi dipastikan akan mengalami perubahan model bisnis.

Kita harus mengakui bahwa di dunia ini hanya ada satu yang tidak berubah yakni perubahan itu sendiri. Perubahan merupakan kodrat sunatulloh yang tidak bisa dilawan. Perubahan itu merupakan suatu keniscayaan yang alamiah. Kita tidak perlu berlebihan berpangku pada eksistensi yang status quo terutama dalam tradisi pemikiran dan peradaban.

Semoga perubahan post covid berpihak ke kita semua. Amin Amin Ya Robbal ‘Alamin. (Dr H Imam Satibi MPdI adalah Rektor IAINU Kebumen)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Dia 8 Spot Rekomendasi Berburu Takjil di Kebumen

    Ini Dia 8 Spot Rekomendasi Berburu Takjil di Kebumen

    • calendar_month Ming, 3 Apr 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.385
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sembari menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit, salah satu kegiatan yang selalu dinantikan ketika bulan Ramadan yakni berburu takjil. Dari pantauan KebumenUpdate.com pada puasa hari pertama Minggu 3 April 2022 sore, setidaknya terdapat 8 spot rekomendasi untuk berburu takjil bagi warga Kebumen. 1. Tamanwinangun Terletak di pinggir Jalan Cendrawasih dekat rel kereta […]

  • Ilustrasi room cafe karaoke. Pixabay/citypraiser

    Ketagihan Karaoke, Kuli Bangunan Ini Gadaikan Motor Rentalan

    • calendar_month Jum, 4 Sep 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.622
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Menyanyi di room cafe karaoke ditemani cewek pemandu lagu yang seksi itu membikin ketagihan. Hal itu paling tidak dialami oleh EK (29) warga Desa Kebadongan, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan itu awalnya pergi ke cafe karaoke karena diajak dan ditraktir temannya. Lama-lama karena rikuh dan gengsi, […]

  • Festival Kalisat

    Ribuan Warga Ramaikan Festival Kalisat dan Festival Gogoh, Begini Keseruannya

    • calendar_month Rab, 2 Agu 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.037
    • 0Komentar

    PADURESO (KebumenUpdate.com)  – Surutnya aliran Sungai Bedegolan dampak ditutupnya pintu air Waduk Wadaslintang dimanfaatkan oleh warga sekitar ramai-ramai turun ke sungai untuk mencari ikan. Agenda yang setiap tahun terjadi pada 1 Agustus tersebut kemudian menjadi sebuah tradisi. Saat ini tradisi itu dikemas dalam sebuah event wisata bernama Festival Kalisat. Baca Juga: Keren !!! Festival Sendangdalem 2020 […]

  • Perjalanan Panjang Geopark Kebumen Menuju Memori Kolektif Bangsa

    Perjalanan Panjang Geopark Kebumen Menuju Memori Kolektif Bangsa

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 631
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dari hamparan perbukitan hingga singkapan batuan dasar samudra purba di Karangsambung, tanah Kebumen menyimpan lembaran sejarah bumi yang terbentang berjuta-juta tahun lampau. Jauh sebelum hiruk-pikuk era modern hari ini, kawasan ini telah lama menjadi laboratorium alam terbuka bagi para geolog maupun ilmuwan. Perjalanan panjang tersebut mulai tertata sistematis pada tahun 2006 ketika […]

  • Sedulur Kebumen

    Bantuan Mengalir untuk Pembangunan Rumah Saliman

    • calendar_month Kam, 10 Jun 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.366
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kisah Saliman (66) warga Desa Kebulusan, Kecamatan Pejagoan yang bertahun-tahun tinggal sendirian di kuburan memantik perhatian dari berbagai pihak. Selain mendapatkan kunjungan dari Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH, Saliman akan dibangunan rumah oleh komunitas Sedulur Kebumen. Penggalangan dana yang dilakukan oleh Sedulur Kebumen melalui WhatsApp Group (WAG) terus mendapatkan perhatian dari […]

  • Jelang Ramadan, Binda Jateng Bersama Puskesmas Kutowinangun Gelar Vaksinasi di Dua Desa

    Jelang Ramadan, Binda Jateng Bersama Puskesmas Kutowinangun Gelar Vaksinasi di Dua Desa

    • calendar_month Sen, 28 Mar 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.453
    • 0Komentar

    KUTOWINANGUN (KebumenUpdate.com) – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah menggencarkan program vaksinasi Covid-19 di wilayah Jateng dengan target peserta vaksin pada kesempatan ini sebanyak 31.000 dosis. Dalam keterangan resminya, Kepala BIN Daerah (Binda) Jawa Tengah Brigjen TNI Sondi Siswanto SH MM menjelaskan bahwa vaksinasi kali ini berada di 27 lokasi. Adapun lokasi tersebut yaitu […]

expand_less