Pengolahan Limbah B3 Covid-19 Jadi Perhatian Anggota DPR RI
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 10 Jun 2020
- visibility 3.312
- comment 0 komentar

Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati KH Yazid Mahfudz. (Foto: Humas Kebumen)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pandemi Covid-19 berdampak sangat luas tak terkecuali pada lingkungan hidup. Pasalnya, penanganan pasien Covid-19 juga menghasilkan limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) infeksius Covid-19 pada fasilitas pelayanan kesehatan.
Hal ini disebabkan oleh banyaknya komponen pengaman paramedis dalam menangani pasien Covid-19 merupakan bahan sekali pakai. Salah satunya adalah menghasilkan sampah alat pelindung diri (APD) yang selesai dipakai oleh tim medis.
Limbah B3 di Fasyankes Cukup Banyak

Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz menyampaikan paparan. (Foto: Humas Kebumen)
Merujuk data Dinas Kesehatan, volume limbah Covid-19 dan limbah B3 di fasilitas pelayanan kesehatan cukup banyak. Limbah medis B3 pada bulan Mei 4.970, 47 kg melonjak pada Juni sebanyak 209.231 kg. Begitu juga limbah Covid-19 di Fasyankes pada Mei 865,14 kg naik pada bulan Juni sebanyak 6.513 kg.
“Peningkatan limbah ini terkait dengan pelaksanaan rapid diagnostic test massal yang dilaksanakan di 26 kecamatan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kebumen dr Dwi Budi Satrio MKes dalam Pertemuan Daring Sosialisasi Penanganan Pengolahan Sampah Limbah B3 Infeksius Covid pada Fasyankes di Kebumen, Selasa 9 Juni 2020.
Dalam acara yang dipandu oleh Tenaga Ahli DPR RI Yarianto SSos itu menghadirkan pembicara Anggota Komisi IV DPR RI KRT Darori Wonodipuro, Dirjen PSLB KLHK Rosa Vivien Ratnawati, dan Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz.
Bantuan Fasilitas Pengolahan Limbah B3

Tenaga Ahli DPR RI Yarianto SSos foto bersama usai penyerahan bantuan. (Foto: Humas Kebumen)
Pada pertemuan daring itu, Anggota Komisi IV DPR RI KRT Darori Wonodipuro yang menjadi narasumber memberikan perhatian khusus terhadap pengelolaan limbah-limbah berbahaya ini. Melalui video converence dengan stakeholder yang menangani Covid-19 di Kebumen, Purbalingga, dan Banjarnegara, Darori Wonodipuro menyerahkan secara simbolis sejumlah bantuan sebagai dukungan terhadap fasilitas pengolahan limbah B3.
“Mohon maaf belum bisa pulang ke Kebumen karena ada tugas yang cukup berat di Jakarta. Selanjutnya secara simbolis kami akan menyerahkan lima unit sepeda motor, dan alat-alat penanganan Covid untuk fasilitas-fasilitas pelayanan kesehatan,” kata KRT Darori melalui aplikasi video converence Zoom.







Saat ini belum ada komentar