Breaking News
light_mode
Beranda » News » Jateng » Ahmad Luthfi Larang Kepala Daerah Tinggalkan Wilayah Selama Nataru

Ahmad Luthfi Larang Kepala Daerah Tinggalkan Wilayah Selama Nataru

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sen, 8 Des 2025
  • visibility 427
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melarang seluruh kepala daerah baik bupati maupun wali kota meninggalkan wilayahnya selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Kebijakan itu sesuai surat edaran Menteri Dalam Negeri agar kepala daerah tetap siaga hingga periode tahun baru berakhir.

Ahmad Luthfi meminta para kepala daerah fokus memantau kondusivitas dan kesiapsiagaan bencana. Ia menyampaikan arahan tersebut usai Rapat Koordinasi bersama Forkopimda Jawa Tengah di Gradhika Bhakti Praja, Senin, 8 Desember 2025.

Dalam rakor tersebut, semua kepala daerah dilarang izin bepergian selama Nataru, termasuk perjalanan luar negeri. Izin hanya memungkinkan bila berkaitan dengan kegiatan dinas yang mendesak dan membutuhkan koordinasi antardaerah.

Menurut Ahmad Luthfi, kepala daerah wajib berada di wilayah masing-masing untuk mengambil keputusan cepat jika terjadi keadaan darurat. Ia menegaskan keberadaan pemimpin daerah sangat dibutuhkan untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat selama liburan panjang.

Mitigasi Bencana Karena Cuaca Ekstrem

Gubernur juga menekankan mitigasi kebencanaan karena cuaca ekstrem dari BMKG masih berpotensi memicu banjir dan longsor di sejumlah daerah. Ia mengingatkan agar kejadian bencana di Cilacap dan Banjarnegara yang menelan korban jiwa tidak terulang kembali.

“Kebencanaan sudah memiliki SOP. Saat tanggap darurat, bupati atau wali kota langsung membentuk Satgas,” kata Ahmad Luthfi.

Satgas tersebut mencakup pengungsian, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, serta unsur pendukung lain agar respons bencana berjalan cepat. Ia juga menyebut Tagana di desa-desa sudah mendapatkan pelatihan sehingga mampu membantu penanganan darurat.

Ahmad Luthfi menutup penjelasannya dengan berharap periode Nataru berlangsung aman. “Doakan tidak ada bencana lagi,” ujarnya.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mubeng Jateng

    Mubeng Jateng, Jelajah Wisata Secara Maya

    • calendar_month Sab, 16 Okt 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.692
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Para pelaku wisata di Jawa Tengah berkolaborasi menyelenggarakan wisata maya (virtual tour) dari berbagai kota di Jawa Tengah. Kegiatan bertajuk Mubeng Jateng ini akan dilakukan setiap bulan secara bergilir dengan mengangkat daya tarik wisata di masing-masing kota. “Saat ini kita sudah menyusun jadwal virtual tour sampai bulan April. Kota yang sudah menyanggupi […]

  • DLHKP Terjunkan Petugas Kebersihan 24 Jam Selama Gelaran KIE

    DLHKP Terjunkan Petugas Kebersihan 24 Jam Selama Gelaran KIE

    • calendar_month Jum, 1 Jul 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.253
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sampah masih menjadi persoalan yang belum sepenuhnya terselesaikan. Perlu kesadaran dan pemahaman dari masing-masing individu dalam menyikapi persoalan sampah. Apalagi dengan adanya hajatan besar seperti gelaran Kebumen International Expo (KIE) di Alun-alun Kebumen sejak tanggal 25 Juni sampai 2 Juli 2022. Event Kebumen International Expo (KIE) 2022 ramai dikunjungi oleh masyarakat yang […]

  • Ada 1.001 Harapan Anak-anak Kebumen yang Tertuang dalam Surat untuk Bupati Lilis Nuryani

    Ada 1.001 Harapan Anak-anak Kebumen yang Tertuang dalam Surat untuk Bupati Lilis Nuryani

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.077
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Peringatan Hari Anak Nasional ke-41 di Kabupaten Kebumen menjadi momen istimewa. Tak hanya diramaikan dengan berbagai kegiatan edukatif dan kreatif, tetapi juga diwarnai dengan penyerahan 1.001 surat berisi harapan tulus dari anak-anak Kebumen untuk Bupati Lilis Nuryani. Surat-surat ini menjadi cerminan nyata suara generasi muda yang menitipkan masa depan Kebumen di tangan […]

  • Teknologi Informasi Jadi Panglima Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi

    Teknologi Informasi Jadi Panglima Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.630
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate) – Perguruan tinggi swasta (PTS) didorong untuk berlomba-lomba meningkatkan mutu perguruan tinggi. Dengan mutu yang semakin baik, akan berdampak pada pergeseran paradigma masyarakat dalam memilih perguruan tinggi dari perguruan tinggi negeri ke swasta. Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (APTISI) Wilayah VI Jateng Komisariat IV Ir Eko Muh Widodo MT mengatakan tolok ukur mutu […]

  • Gladi Bersih Tari Kolosal 396 Penari, Bupati Beri Pujian dan Ingin Ikut Menari

    Gladi Bersih Tari Kolosal 396 Penari, Bupati Beri Pujian dan Ingin Ikut Menari

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 904
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Persiapan Hari Jadi ke-396 Kabupaten Kebumen semakin matang. Puncaknya ditandai dengan gladi bersih tari kolosal yang melibatkan 396 pelajar SMP di Kabupaten Kebumen. Acara yang digelar di depan Pendopo Kabumian, Rabu 20 Agustus 2025 ini bahkan dihadiri langsung oleh Bupati Lilis Nuryani yang tampak antusias menyaksikan para penari. Dari atas panggung, Bupati […]

  • Demo Mahasiswa

    Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Demo Mahasiswa Papua Dibubarkan

    • calendar_month Jum, 5 Mar 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.697
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Aparat kepolisian dan Satgas Gabungan Penanganan Covid-19 Jawa Tengah membubarkan demo mahasiswa papua yang berlangsung di Jalan Pahlawan (Patung Kuda Undip) Kota Semarang, Jumat 5 Maret 2021. Demo dibubarkan karena dinilai melanggar peraturan Walikota Semarang terkait penanganan pandemi. Awalnya demo mulai pukul 09.00 Wib dan menyuarakan otonomi khusus papua itu berlangsung kondusif. […]

expand_less