Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Cerpen » Cerpen: Khianat

Cerpen: Khianat

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
  • visibility 2.138
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Istrinya disuruhnya untuk resign dari pekerjaan administrasi pabrik. Dia ingin istrinya mengurusi anak dan rumah. Umur Parta dan istrinya terpaut tujuh tahun lebih tua Parta. Selama lima tahun pernikahan rumah tangga mereka baik-baik saja. Saling mesra dan penuh kepedulian ketika mereka sedang merindu.

***

Parta tiba di kampus sesudah mengendarai motornya selama berjam-jam. Pantatnya panas karena kelamaan duduk di atas jok motor. Sesekali dia berhenti istirahat di pom bensin untuk duduk melepas penat dalam perjalanan. Dirapikannya bajunya dengan memakai dasi dan sepatu hitam.

“Selamat pagi pak Parta.”

“Selamat pagi pak Juli. Bagaimana kabarnya hari ini, baik?”

“Baik dan penuh semangat pak.”

“Saya pun juga begitu.”

“Pasti habis dari Temanggung kan?”

“Iya, tadi subuh saya dari rumah.”

Baru bersapa dengan teman sesama dosen, telepon Parta berdering. Dikeluarkannya telepon dari saku jaketnya. Ternyata Nadia yang menghubunginya. Dia segera tidak basa-basi dan mengangkat telpon dari istrinya.

“Sayang, sudah sampai kampus?”

“Baru saja sampai sayang.”

“Bagaimana perjalanan tadi, aman kah?”

“Aman sayangku. Aman!”

“Semangat mengajar ya, sayang.”

“Iya, terimakasih sayang.”

Parta menutup telepon dan bersama temannya masuk ke gedung. Parta menyiapkan beberapa materi perkuliahan yang akan dia ajarkan. Parta adalah dosen sastra Indonesia. Dia mengajar mata kuliah psikologi sastra. Setelah menyiapkan beberapa power point untuk perkuliahan mahasiswa-mahasiswanya, dia segera masuk ke gedung sebelah untuk mengajar.

Parta terkenal sebagai dosen yang asyik dan kalem. Dia tidak pernah marah ketika mengajar. Bahkan mahasiswa-mahasiswanya tertarik untuk mengikuti materi perkuliahannya sampai selesai. Walaupun ada pula yang tidak betah duduk di ruang dan memilih keluar. Parta menjelaskan materi tentang studi psikologi sastra zaman kolonial. Di dalam pengajaran yang dia berikan, dia menyisipkan salah satu puisinya untuk dibaca oleh salah satu perwakilan mahasiswa.

Selama dua jam mengajar, kini selesai sudah pembelajaran. Dia segera mencari teleponnya dan menghubungi Nadia. Dia tidak bisa untuk tidak bucin. Dia sangat mencintai istrinya. Sehingga dia sangat effort kepada istrinya. Dia menghabiskan waktu selain untuk mengajar juga untuk menelpon istrinya setiap saat. Parta tidak mau kehilangan istrinya yang dia cintai sangat-sangat itu.

“Halo sayangku.”

“Iya sayang. Sudah selesai mengajarnya?”

“Sudah. Bagaimana Lasmi, dia sudah pergi ke sekolah?”

“Sudah, tadi naik sepeda bersama dengan Rudi tetangga kita.”

“Sudah makan belum?”

“Sudah. Kamu sudah makan belum?”

“Belum. Suapin dong yang!”

“Jauh, bagaimana menyuapinya?”

“Ya begitulah. Kamu janji ya?

“Janji apa sayang?”

“Jangan pernah tinggalkan aku!”

“Sudah berapa kali kamu bilang begitu, tentu aku tidak akan tinggalkan kamu.”

“Janji?”

“Iya, janji.”

Begitu sayangnya Parta kepada istrinya. Sampai-sampai cincin emas pernikahan mereka selalu dipakai Parta. Dia sudah dewasa tapi masih bucin. Hatinya selalu dibayangi ketakutan. Setiap hari gelisah, takut istrinya pergi meninggalkannya dan selingkuh dengan lelaki lain.

Tetapi apa yang dipikirkan Parta dalam kegelisahannya itu memang benar-benar terjadi. Nadia yang jauh dari suaminya selalu menelpon Sukra mantan kekasihnya. Nadia tidak bisa menghilangkan bayang-bayang Sukra. Karena cinta pertama Nadia adalah Sukra. Sukra yang pertama kali meniduri Nadia ketika mereka masih berpacaran.

Bahkan di hadapan Parta, Nadia pernah bercerita kalau dia dulu sangat mencintai Sukra. Setiap kali Sukra butuh uang Nadia akan memberikannya berapapun juga secara cuma-cuma. Bahkan Nadia rela pergi ke rumah Sukra ketika usai seharian bekerja. Hanya demi bertemu Sukra dan mengajak Sukra pergi makan dan jalan-jalan. Sukra tidak pernah mengeluarkan uang sama sekali. Pasti Nadia yang selalu membiayainya. Karena memang Nadia yang sangat cinta pada Sukra.

Hari ini, tepat siang hari Sukra berjanji akan menemui Nadia di sebuah kedai. Mereka biasa berpacaran seperti dulu. Sungguh amat keji dan nista perbuatan Nadia. Nadia sudah bersuami dan beranak pula. Tapi tega menghianati janjinya pada Parta. Sedangkan Parta adalah lelaki yang baik dan tulus mencintai Nadia. Dia bekerja banting tulang hanya untuk kebahagiaan Nadia. Tetapi uang yang dikasih Parta justru digunakan Nadia untuk selingkuh dengan Sukra.

Sudah beberapa kali Nadia dan Sukra keluar-masuk hotel yang sama hanya untuk melakukan hubungan badan. Perbuatan itu dilakukan Nadia karena dia dalam hati tidak pernah mencintai Parta. Dia hanya cinta pada Sukra seorang. Tiada yang lain di dalam hatinya selain Sukra.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mirit

    Tugu Batas Kota Bakal Dibangun di Wiromartan, Wabup Kebumen Yakin Mirit Berkembang Pesat

    • calendar_month Kam, 14 Jan 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.342
    • 0Komentar

    MIRIT (KebumenUpdate.com) – Dibangunnya Jalan Lintas Selatan-selatan (JLSS) dan keberadaan bandar udara Yogyakarta International Airport (YIA) membuat Kecamatan Mirit, Kebumen diyakini akan memacu pertumbuhan ekonomi wilayah Kebumen bagian selatan. Kecamatan Mirit yang menjadi daerah terdepan Kebumen akan menjadi wajah Kabupaten Kebumen di sisi timur. Bahkan Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH menyakini bahwa Mirit […]

  • Penemuan Mayat

    Mayat Perempuan Tanpa Busana Gegerkan Pantai Parangjengger, Polisi Ungkap Identitas

    • calendar_month Sel, 17 Nov 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.745
    • 0Komentar

    BUAYAN (KebumenUpdate.com) – Warga di sekitar Pantai Parangjengger, Bukit Hud, Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, Kebumen geger. Bagaimana tidak, warga yang sedang mencari udang menemukan sesosok mayat perempuan tanpa busana, Selasa 17 November 2020 sekira pukul 14.00 wib. Polisi Ungkap Identitas Korban Dua warga yang menemukan adalah Salibgudin (27) dan Warisno (50) warga desa setempat. Mayat […]

  • Beringin Tunggal

    Sejarah Beringin Tunggal Alun-alun Kebumen

    • calendar_month Ming, 25 Apr 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 21.696
    • 0Komentar

    Oleh: KRT Arif Priyantoro Rekso Budoyo* ALUN-alun berbentuk sebidang tanah persegi dengan rerumputan yang disusun rapi dan dikelilingi jalan raya. Konsep alun-alun adalah konsep yang diprakarsai oleh Kanjeng Sunan Kalijogo. Di kalangan raja-raja Jawa, pohon beringin merupakan simbol keabsahan seorang raja yang dinobatkan dan keraton tempatnya bersemayam. Ketika Ki Juru Martani dari Mataram (daerah Yogyakarta […]

  • Kabel Jaringan 20 kV terdampak akibat pohon terhempas angin kencang. (Foto: Istimewa-KebumenUpdate)

    Tangani Listrik Padam, Petugas PLN ULP Cilacap Gerak Cepat

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.000
    • 0Komentar

    CILACAP (KebumenUpdate.com) – Hujan deras dan angin kencang melanda sebagian wilayah Kecamatan Kesugihan dan sebagian Cilacap, Jumat, 24 April 2020. Bersamaan kejadian tersebut listrik padam pukul 20.29 wib. Adapun wilayah padam meliputi Kecamatan Kesugihan (Jalan Lingkar Timur Cilacap, Desa Karangkandri dan Menganti). Gerak cepat petugas PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Cilacap menjadikan aliran listrik wilayah […]

  • Migrant Care

    Migrant Care Latih Mantan Pekerja Migran Kebumen Bentuk Lembaga Ekonomi

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.395
    • 0Komentar

    Acara yang dibuka oleh Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Ika Kusuma Siswandari SE MKes itu, menghadirkan narasumber dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kebumen (Disperindag KUKM Kebumen). Hadir pula sebagai narasumber Ketua DPC Serikat Buruh Migrant Indonesia (SBMI) Wonosobo sekaligus Ketua Koperasi SBMI Wonosobo Maizidah Salas. Baca Juga: Purna Pekerja Migran […]

  • Hari Libur Nasional

    Rencanakan Liburan? Catat Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025

    • calendar_month Sab, 28 Des 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.582
    • 0Komentar

    28 Januari (Selasa)  Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili 28 Maret (Jumat) Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1947) 2, 3, 4, dan 7 April (Rabu, Kamis, Jumat, dan Senin) Idulfitri 1446 Hijriah 13 Mei (Selasa) Hari Raya Waisak 2569 BE 30 Mei (Jumat) Kenaikan Yesus Kristus 9 Juni  (Senin) Idul Adha 1446 Hijriah 26 Desember […]

expand_less