Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Cerpen » Cerpen: Khianat

Cerpen: Khianat

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
  • visibility 1.827
  • comment 0 komentar

Hari itu seusai mengajar, Parta merasa hatinya cemas. Ada perasaan khawatir yang tidak biasa. Dia menelpon istrinya berulang kali tapi tidak diangkat. Berulangkali Parta mengirim pesan kepada istrinya tapi tidak dibalas. Sudah tiga hari telepon tidak diangkat dan pesan Parta tidak dibalas Nadia. Karena resah dan cemas, dia tidak bisa berpikir. Dia memutuskan untuk pulang ke Temanggung dengan ijin lebih dulu kepada kaprodi.

Dalam perjalanan pulang, hati Parta sangat kesal dan marah. Dia berpikir apa yang telah dilakukan Nadia kenapa tidak mengangkat teleponnya dan tidak mau diajak berkomunikasi. Biasanya Nadia lah yang mengajak komunikasi lebih dulu dan selalu perhatian kepada Parta. Setelah berjam-jam berkendara, dia sampai di rumah. Didapati rumahnya sepi. Parta mengetuk pintu dan mengucap salam berulang kali, tapi tidak ada jawaban sama sekali. Tidak ada yang membuka pintu.

“Siapa itu?”

“Ini ayah nak.”

“Ayah.”

Lasmi membuka pintu. Dan dia menangis. Tidak ada Nadia di dalam rumah. Semestinya Nadia menjaga rumah dan Lasmi. Tapi dibiarkannya Lasmi sendirian di rumah. Parta semakin tambah curiga dan dicarinya istrinya ke seluruh isi rumah, tapi tidak dia temukan keberadaan istrinya.

Tiba-tiba Nadia datang dengan mengendarai motor. Dia beralasan kepada suaminya kalau dari belanja daging dan sayur di rumah. Parta mau marah tapi tidak bisa. Dia takut istrinya akan sakit hati dan pergi meninggalkannya.

“Dari pasar apa darimana, jujur saja!”

“Aku belanja dan aku tidak mau mengulangi lagi perkataanku. Apa kamu tuli?”

“Lasmi kamu tinggalkan sendiri di rumah?”

“Itu urusanku. Kenapa, tidak suka?”

“Kamu itu, sungguh…”

“Begitu ya ternyata kamu, marah dan selalu memarahiku. Jadi ini sifat aslimu.”

“Astagfirllah. Sadar sayang. Kapan aku pernah marah padamu. Ini saja aku tidak berani marah.”

“Sudahlah, lebih baik kita berpisah. Aku sudah muak denganmu.”

“Ingatlah janji yang pernah kamu ucapkan padaku!”

“Aku sudah lupa, kamu yang membuatku sakit hati. Aku kamu bikin sakit hati setiap hari.”

“Jangan pergi sayang!”

“Jangan panggil aku sayang. Aku bukan siap-siapamu lagi. Kita resmi berpisah.”

Sungguh sangat dalam kesedihan hati Parta. Hatinya bagai ditusuk belati ditambah dirobek dengan pisau yang tajam. Parta hanya bisa menangis. Dia tidak berani marah. Dia tidak tahu harus berbuat apa. Hanya dipeluknya Lasmi. Lasmi menangis dipelukan Parta sambil memanggil ibunya agar tidak pergi meninggalkannya. Nadia sudah menyiapkan pakaian dan tas lalu pergi meninggalkan rumah.

Ternyata Nadia sudah berjanji akan pergi hidup bersama Sukra. Nadia menciumi bibir Sukra dan memeluknya erat. Sukra juga memeluk Nadia dengan erat. Mereka berdua tersenyum dan saling mencium pipi.

“Sudah kamu tinggalkan lelaki tua itu?”

“Sudah, biarkan saja. Aku jijik tiap kali mengingat wajahnya. Wajahnya tua dan jelek. Bucin pula.”

“Iya sayangku.”

“Dasar Parta, lelaki tua tidak tahu diri. Maunya memiliki gadis yang cantik dan muda. Mimpi dia itu.”

Nadia dan Sukra akhirnya pergi bersama dan hidup bersama. Sedangkan Parta dan anaknya menaggung malu. Jadi gunjingan tetangga dan bahan ejekan tetangga. Bahkan Parta diejek oleh teman-temannya sesama dosen karena sudah ditinggalkan istrinya secara hina.

Pati, 6 Juni 2025

Tentang Penulis

Muhammad Lutfi, kelahiran Pati, 15 Oktober 1997.  Semasa kuliah sastra di UNS mendalami dunia drama melalui teater di fakultas. Kemudian tertarik mendalami dunia seni drama melalui pementasan teater rutin di TBJT Surakarta. Buku naskah drama: ASUH, ELEGI, MURTAD.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aturan kampanye pilbup diperketat.

    Kampanye Pilbup Berlangsung 71 Hari, Peserta Dibatasi

    • calendar_month Kam, 24 Sep 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.252
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Tahapan yang perlu diperhatikan setelah penetapan paslon adalah kampanye yang berlangsung selama 71 hari mulai tanggal 26 September hingga 5 Desember 2020. Pelaksanaan kampanye Pilbup diatur dalam PKPU Nomor 4 Tahun 2017. Sementara aturan pelaksanaan dalam kondisi pandemi mengacu pada PKPU Nomor 6 Tahun 2020 Jo PKPU Nomor 10 Tahun 2020. Beberapa […]

  • Pemkab Kebumen Terima Penghargaan dari Startup Nyalanesia dalam Ajang Festival Literasi Nasional

    Pemkab Kebumen Terima Penghargaan dari Startup Nyalanesia dalam Ajang Festival Literasi Nasional

    • calendar_month Ming, 28 Apr 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.156
    • 0Komentar

    Jumlah Perpustakaan di Kebumen Sigit mengungkapkan, hingga saat ini jumlah perpustakaan di Kebumen tercatat 998. Terdiri atas perpustakaan umum, perpustakaan desa ada 88, perpustakaan sekolah 879, perpustakaan perguruan tinggi 6, perpustakaan khusus 24. Dari sebanyak itu 50 persen telah terakreditasi Perpustakaan Nasional. “Pojok baca digital ini adalah wujud pelayanan publik di bidang perpustakaan merupakan hibah […]

  • Sederet Prestasi

    Garam Kebumen Mulai Dikenalkan ke Pasar Eropa

    • calendar_month Rab, 8 Sep 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.679
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Petani garam di Desa Mirit Petikusan, Kecamatan Mirit Kebumen terus mengembangkan pemasaran produk mereka. Tidak hanya di tingkat lokal, mereka mencoba menjajaki pasar mancanegara. Pengurus Kelompok Petambak Garam Jagad Kidul Widodo (39) menjelaskan, produk garam mereka jual ke toko organik, pabrik kecap organik, pabrik sabun di wilayah Yogyakarta dan Purwokerto. Saat ini […]

  • Anti Perundungan

    Cegah Perundungan di Lingkungan Sekolah, Satlantas Kampanyekan Anti Bullying di MAN 1 Kebumen

    • calendar_month Sel, 3 Okt 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.875
    • 0Komentar

    Yakni mengedukasi tentang pemahaman bullying. Hal ini penting dilakukan agar semua paham kategori bullying. Selanjutnya menciptakan ruang aman untuk teman sebaya, adanya pendampingan untuk pencegahan maupun tindakan tegas untuk korban dan pelaku bullying, membangun kesadaran kolektif sebaya, terakhir tidak memberi ruang bagi pelaku. “Jika poin-poin di atas dijalankan, pasti pendidikan kita tidak akan tercoreng dengan […]

  • Meninggal Kecelakaan

    Selama 7 Bulan, 86 Orang Meninggal Kecelakaan di Kebumen

    • calendar_month Kam, 11 Agu 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.354
    • 0Komentar

    Poster itu bertuliskan agar menghindari bermain handphone saat mengemudi, tidak memasang knalpot brong, menggunakan helm SNI, memasang tali helm sampai bunyi klik, menggunakan sabuk keselamatan, hingga larang anak-anak agar tidak mengendarai motor. Baca Juga: 1,5 Bulan, Polres Kebumen Catat 13 Orang Meninggal Akibat Lakalantas Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasubsi Penmas Aiptu S Catur Nugraha menyampaikan […]

  • Sosialisasi 3M

    Kampanye 3M Bukan Sekadar Sosialisasi

    • calendar_month Sel, 24 Nov 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.393
    • 0Komentar

    Oleh: Isriyati * PEMERINTAH terus mendengungkan pola 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) selain gerakan 3T (testing, tracing, dan treatment) sebagai alternatif solusi dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Gerakan ini digencarkan sembari menanti perkembangan vaksin Covid-19 di Indonesia yang rencananya baru bisa dilaksanakan akhir tahun atau paling lambat awal 2021. Sayangnya, fakta di lapangan […]

expand_less