Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Cerpen » Cerpen: Khianat

Cerpen: Khianat

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
  • visibility 2.025
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Hari itu seusai mengajar, Parta merasa hatinya cemas. Ada perasaan khawatir yang tidak biasa. Dia menelpon istrinya berulang kali tapi tidak diangkat. Berulangkali Parta mengirim pesan kepada istrinya tapi tidak dibalas. Sudah tiga hari telepon tidak diangkat dan pesan Parta tidak dibalas Nadia. Karena resah dan cemas, dia tidak bisa berpikir. Dia memutuskan untuk pulang ke Temanggung dengan ijin lebih dulu kepada kaprodi.

Dalam perjalanan pulang, hati Parta sangat kesal dan marah. Dia berpikir apa yang telah dilakukan Nadia kenapa tidak mengangkat teleponnya dan tidak mau diajak berkomunikasi. Biasanya Nadia lah yang mengajak komunikasi lebih dulu dan selalu perhatian kepada Parta. Setelah berjam-jam berkendara, dia sampai di rumah. Didapati rumahnya sepi. Parta mengetuk pintu dan mengucap salam berulang kali, tapi tidak ada jawaban sama sekali. Tidak ada yang membuka pintu.

“Siapa itu?”

“Ini ayah nak.”

“Ayah.”

Lasmi membuka pintu. Dan dia menangis. Tidak ada Nadia di dalam rumah. Semestinya Nadia menjaga rumah dan Lasmi. Tapi dibiarkannya Lasmi sendirian di rumah. Parta semakin tambah curiga dan dicarinya istrinya ke seluruh isi rumah, tapi tidak dia temukan keberadaan istrinya.

Tiba-tiba Nadia datang dengan mengendarai motor. Dia beralasan kepada suaminya kalau dari belanja daging dan sayur di rumah. Parta mau marah tapi tidak bisa. Dia takut istrinya akan sakit hati dan pergi meninggalkannya.

“Dari pasar apa darimana, jujur saja!”

“Aku belanja dan aku tidak mau mengulangi lagi perkataanku. Apa kamu tuli?”

“Lasmi kamu tinggalkan sendiri di rumah?”

“Itu urusanku. Kenapa, tidak suka?”

“Kamu itu, sungguh…”

“Begitu ya ternyata kamu, marah dan selalu memarahiku. Jadi ini sifat aslimu.”

“Astagfirllah. Sadar sayang. Kapan aku pernah marah padamu. Ini saja aku tidak berani marah.”

“Sudahlah, lebih baik kita berpisah. Aku sudah muak denganmu.”

“Ingatlah janji yang pernah kamu ucapkan padaku!”

“Aku sudah lupa, kamu yang membuatku sakit hati. Aku kamu bikin sakit hati setiap hari.”

“Jangan pergi sayang!”

“Jangan panggil aku sayang. Aku bukan siap-siapamu lagi. Kita resmi berpisah.”

Sungguh sangat dalam kesedihan hati Parta. Hatinya bagai ditusuk belati ditambah dirobek dengan pisau yang tajam. Parta hanya bisa menangis. Dia tidak berani marah. Dia tidak tahu harus berbuat apa. Hanya dipeluknya Lasmi. Lasmi menangis dipelukan Parta sambil memanggil ibunya agar tidak pergi meninggalkannya. Nadia sudah menyiapkan pakaian dan tas lalu pergi meninggalkan rumah.

Ternyata Nadia sudah berjanji akan pergi hidup bersama Sukra. Nadia menciumi bibir Sukra dan memeluknya erat. Sukra juga memeluk Nadia dengan erat. Mereka berdua tersenyum dan saling mencium pipi.

“Sudah kamu tinggalkan lelaki tua itu?”

“Sudah, biarkan saja. Aku jijik tiap kali mengingat wajahnya. Wajahnya tua dan jelek. Bucin pula.”

“Iya sayangku.”

“Dasar Parta, lelaki tua tidak tahu diri. Maunya memiliki gadis yang cantik dan muda. Mimpi dia itu.”

Nadia dan Sukra akhirnya pergi bersama dan hidup bersama. Sedangkan Parta dan anaknya menaggung malu. Jadi gunjingan tetangga dan bahan ejekan tetangga. Bahkan Parta diejek oleh teman-temannya sesama dosen karena sudah ditinggalkan istrinya secara hina.

Pati, 6 Juni 2025

Tentang Penulis

Muhammad Lutfi, kelahiran Pati, 15 Oktober 1997.  Semasa kuliah sastra di UNS mendalami dunia drama melalui teater di fakultas. Kemudian tertarik mendalami dunia seni drama melalui pementasan teater rutin di TBJT Surakarta. Buku naskah drama: ASUH, ELEGI, MURTAD.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belasan Remaja yang Hendak Tawuran Menangis di Depan Orang Tua dan Guru

    Belasan Remaja yang Hendak Tawuran Menangis di Depan Orang Tua dan Guru

    • calendar_month Jum, 27 Des 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.312
    • 0Komentar

    Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebilah celurit, sebilah golok, tiga ikat pinggang dengan ujung cakram sepeda motor, serta batu. Barang-barang ini diduga akan digunakan dalam tawuran yang berhasil digagalkan. Menurut pengakuan salah satu remaja, rencana tawuran tersebut berawal dari saling tantang di media sosial antara kelompok GALAK dengan kelompok remaja dari Kecamatan Sruweng. […]

  • Mana Saja Lokasi untuk Kampanye dan Area yang Dilarang untuk Pemasangan APK di Kebumen?

    Mana Saja Lokasi untuk Kampanye dan Area yang Dilarang untuk Pemasangan APK di Kebumen?

    • calendar_month Ming, 26 Nov 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.350
    • 0Komentar

    Berikut Lokasi yang Dilarang untuk Pemasangan APK Tempat ibadah, meliputi bangunan dan halaman Rumah Sakit atau tempat pelayanan kesehatan, meliputi gedung dan halaman Gedung milik pemerintah, meliputi gedung dan halaman. Objek wisata milik pemerintah, meliputi area wisata dan tempat parkir. Tempat pendidikan, meliputi gedung sekolah, halaman dan lapangan. Jalan protokol, meliputi Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Merdeka, […]

  • Desa Lunas Tercepat PBB

    Tiga Desa Ini Lunas Tercepat PBB 2024, Berikut Daftar Peraih BPKPD Awards

    • calendar_month Jum, 26 Jan 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.535
    • 0Komentar

    Pada kesempatan tersebut juga dilakukan launching Transparansi Anggaran,  Penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran tahun 2024. Juga penyerahan sertifikat tanah milik Pemkab Kebumen oleh BPN sebanyak 461 sertifikat yang terdiri atas 371 sertifikat hasil tahun 2023 dan 90 sertifikat hasil tahun 2024. Daftar Lengkap Peraih BPKPD Awards 2024 A. Pengelolaan Barang Milik Daerah Kategori OPD Dinas Pendidikan […]

  • Berita Foto: Demonstrasi di Gedung DPRD Kebumen photo_camera 5

    Berita Foto: Demonstrasi di Gedung DPRD Kebumen

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.774
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ratusan massa, mayoritas remaja, menggelar demonstrasi di depan Gedung DPRD Kebumen, Sabtu 30 Agustus 2025. Mereka turun ke jalan sebagai bentuk solidaritas atas meninggalnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang terlindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta. Awalnya, aksi berlangsung tertib. Massa berorasi dan mengangkat spanduk bertuliskan “Makzulkan Gibran” dan “Bubarkan DPR.” Namun […]

  • Geofest 2025 Resmi Dibuka di Kebumen, Ajak Dunia Lestarikan Bumi

    Geofest 2025 Resmi Dibuka di Kebumen, Ajak Dunia Lestarikan Bumi

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.441
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sambutan hangat, “Selamat datang di Kebumen, tempat di mana batu pun bisa berbicara tentang sejarah,” dari Bupati Lilis Nuryani secara resmi membuka hajatan akbar The 6th Geotourism Festival and International Conference (Geofest) 2025 di Pendopo Kabumian, Rabu 9 Juli 2025. Selama empat hari, mulai tanggal 9 hingga 12 Juli 2025, Kebumen akan […]

  • Jalan Rusak di Desa Wonosari Kecamatan Kebumen Dikeluhkan Warga

    Jalan Rusak di Desa Wonosari Kecamatan Kebumen Dikeluhkan Warga

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.069
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Balai Desa Wonosari–Pasar Jatisari dikeluhkan warga. Pasalnya, jalan tersebut kondisinya rusak parah dan berlubang. Kondisi ini semakin parah saat musim hujan di mana banyak lubang besar tertutup genangan air yang menyebabkan banyak pengendara sepeda motor terpeleset dan jatuh. Terlebih lagi kondisi jalan rusak tersebut berada di depan […]

expand_less