Breaking News
light_mode
Beranda » News » Garam Kebumen Mulai Dikenalkan ke Pasar Eropa

Garam Kebumen Mulai Dikenalkan ke Pasar Eropa

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 8 Sep 2021
  • visibility 3.783
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Petani garam di Desa Mirit Petikusan, Kecamatan Mirit Kebumen terus mengembangkan pemasaran produk mereka. Tidak hanya di tingkat lokal, mereka mencoba menjajaki pasar mancanegara.

Pengurus Kelompok Petambak Garam Jagad Kidul Widodo (39) menjelaskan, produk garam mereka jual ke toko organik, pabrik kecap organik, pabrik sabun di wilayah Yogyakarta dan Purwokerto. Saat ini mereka juga mencoba mengirim sampel ke eropa termasuk Turki.

“Semoga bisa lolos dan kirim ke sana,” kata Widodo, Selasa  7 September 2021.

Baca Juga: Menteri Kelautan dan Perikanan Dorong Petambak Garam Kebumen Pasarkan Secara Digital

Para petani di pesisir selatan Kebumen ini sukses memproduksi garam dengan kualitas tinggi. Kelompok Jagad Kidul sudah mulai memproduksi garam sejak tahun 2018 dengan memanfaatkan lahan bengkok desa seluas 40 meter x 70 meter di Desa Mirit Petikusan, sekitar 600 meter dari Pantai Petikusan.

“Kapasitas produksi saat ini rata-rata enam ton per bulan,” ujar Widodo.

Kelompok Jagad Kidul beranggotakan 11 orang. Mereka telah terbagi dalam pengelolaan tambak, tiga orang mengurusi bagian produksi. Sisanya bagian pemasaran dan membantu sewaktu-waktu dalam proses mengisi tandon dan saat panen.

Baca Juga: Kampung Garam Kebumen Menuju Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Nasional

Lahan tembak garam dulunya adalah tanah bengkok yang dimanfaatkan sebagai lahan pertanian. Setelah melihat peluang, warga kemudian membentuk kelompok dengan dukungan penuh dari pemerintah desa memutuskan untuk memproduksi garam.

Jika dibandingkan dengan pertanian, hasilnya hampir sama menguntungkan. Akan tetapi tingkat kegagalan atau kerugiannya aman untuk memproduksi garam.

“Kalau di bilang menguntungkan yang mungkin sama. Cuma garam kemungkinan rugi kecil. Asal dikelola dengan baik panen maksimal hasilnya jelas. Beda dengan pertanian yang kadang kalau gagal bisa rugi total,” jelasnya.

Top 45

Disinggung perhatian pemerintah daerah saat ini, Wododo mengaku sejauh ini Pemkab Kebumen kemungkinan sudah memantau. Namun dalam kebijakan masih dinilai kadang belum merata.

“Contohnya kemarin ada hadiah dari top 45 yang dimasukan ke DED kabupaten. Kami gak kebagian, padahal anggarannya kalau tidak salah mencapai Rp 8 miliar. Sementara dulu objek yang diambil kelompok kami,” ucapnya.

Baca Juga: Laut Belum Tercemar, Kualitas Garam Kebumen Jauh Lebih Baik

Pengurus Kelompok Jagad Kidul lainnya, Wahyu Widi Wicaksana (35) mengungkapkan, sejauh ini harga garam produksi kelompok dijual dengan harga Rp 4.000 hingga Rp 5.000/kg. Khusus untuk garam yang digunakan untuk spa harganya bahkan bisa mencapai Rp 30.000/kg.

“Garam dari Mirit Petikusan ini banyak dimanfaatkan untuk kosmetik, terapi dan garam ikan. Di masa pandemi Covid-19 ini banyak yang menggunakannya untuk terapi, biasanya dicampur dengan air hangat untuk mandi, belakangan ini banyak permintaan dari Jakarta via online,” ungkapnya.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siskamling

    Pemkab Kebumen Jalankan 11 Arahan Mendagri, Ngobar Forkopimda Hingga Siskamling

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 562
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen dinilai berhasil melaksanakan 11 arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Apresiasi tersebut disampaikan Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kemendagri, Edy Suharmanto, saat monitoring di Kebumen, Jumat 12 September 2025. Tim Kemendagri diterima Sekda Kebumen, Edi Rianto, di Gedung A Setda. Dalam pertemuan itu, Sekda memaparkan kondisi keamanan pasca-unjuk rasa di […]

  • Pemuda Tanjungsari Ditemukan Tewas di Sungai Lukulo, Ternyata Ini Sebabnya?

    Pemuda Tanjungsari Ditemukan Tewas di Sungai Lukulo, Ternyata Ini Sebabnya?

    • calendar_month Kam, 26 Sep 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.404
    • 0Komentar

    PEJAGOAN (KebumenUpdate.com) – Seorang pemuda ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia mengapung di Sungai Lukulo, masuk Desa/Kecamatan Pejagoan, Kebumen, Rabu (25/9/2019). Pemuda malang itu  belakangan diketahu bernama Nur Sapto Mulyo (24) warga DesaTanjungsari RT 03 RW 01 Kecamatan Petanahan, Kebumen. Mayat pemuda itu kali pertama ditemukan oleh Sri Endah (50) warga Desa Pejagoan RT 04 […]

  • Asam Lambung

    Jangan Anggap Remeh! Ini 5 Gejala Asam Lambung yang Wajib Kamu Waspadai

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 514
    • 0Komentar

    BANYAK orang mungkin mengira asam lambung naik hanyalah sekadar rasa perih di dada. Padahal, kondisi ini bisa memunculkan beragam gejala yang terkadang tidak disadari atau dianggap remeh. Padahal, penanganan yang terlambat dapat memicu komplikasi yang lebih serius. Oleh karena itu, Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Kepulauan Maluku pafikepmaluku.org  memberikan peringatan penting untuk mengenali 5 gejala […]

  • Empat Jemaah Haji Asal Kebumen Wafat di Tanah Suci

    Empat Jemaah Haji Asal Kebumen Wafat di Tanah Suci

    • calendar_month Kam, 19 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 634
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Musim haji 1446 Hijriah/2025 menyisakan duka bagi empat keluarga jemaah calon haji asal Kebumen. Dari total 1.449 jemaah yang diberangkatkan, empat di antaranya telah meninggal dunia di Tanah Suci karena sakit. Kabar duka ini disampaikan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Sekretariat Daerah Kebumen, Tjahyo Sambodo, pada Kamis 19 Juni 2025. “Ada […]

  • Belanja Infrastruktur Kebumen TA 2023 Diperiksa BPK

    Belanja Infrastruktur Kebumen TA 2023 Diperiksa BPK

    • calendar_month Kam, 14 Sep 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.546
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia melakukan pemeriksaan kepatuhan atas belanja infrastruktur tahun anggaran 2023 di Kabupaten Kebumen. Pemeriksaan yang berlangsung selama 25 hari dari 13 September–7 Oktober 2023 meliputi belanja gedung dan bangunan jalan, jembatan, irigasi, dan jaringan. Tujuannya adalah menilai kewajaran tentang penggunaan anggaran. Menilai aspek ekonomi, efisiensi dan efektifitas. […]

  • Opor Ayam Jadi Menu Peserta Jalan Sehat RW 7 Kelurahan Kebumen

    Opor Ayam Jadi Menu Peserta Jalan Sehat RW 7 Kelurahan Kebumen

    • calendar_month Ming, 3 Sep 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.450
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Tidak ingin ketinggalan dengan lingkungan lain meskipun momen peringatan HUT ke-78 Republik Indonesia sudah terlewat, warga RW 7 Kelurahan Kebumen juga menggelar jalan sehat, Minggu 3 September 2023. Jalan sehat yang diikuti 400-an warga RW 7 mengambil lokasi start di barat Gedung Tri Dharma atau Jalan Manggis. Setidaknya sejak pukul 6.00 WIB […]

expand_less