Breaking News
light_mode
Beranda » News » Garam Kebumen Mulai Dikenalkan ke Pasar Eropa

Garam Kebumen Mulai Dikenalkan ke Pasar Eropa

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 8 Sep 2021
  • visibility 3.689
  • comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Petani garam di Desa Mirit Petikusan, Kecamatan Mirit Kebumen terus mengembangkan pemasaran produk mereka. Tidak hanya di tingkat lokal, mereka mencoba menjajaki pasar mancanegara.

Pengurus Kelompok Petambak Garam Jagad Kidul Widodo (39) menjelaskan, produk garam mereka jual ke toko organik, pabrik kecap organik, pabrik sabun di wilayah Yogyakarta dan Purwokerto. Saat ini mereka juga mencoba mengirim sampel ke eropa termasuk Turki.

“Semoga bisa lolos dan kirim ke sana,” kata Widodo, Selasa  7 September 2021.

Baca Juga: Menteri Kelautan dan Perikanan Dorong Petambak Garam Kebumen Pasarkan Secara Digital

Para petani di pesisir selatan Kebumen ini sukses memproduksi garam dengan kualitas tinggi. Kelompok Jagad Kidul sudah mulai memproduksi garam sejak tahun 2018 dengan memanfaatkan lahan bengkok desa seluas 40 meter x 70 meter di Desa Mirit Petikusan, sekitar 600 meter dari Pantai Petikusan.

“Kapasitas produksi saat ini rata-rata enam ton per bulan,” ujar Widodo.

Kelompok Jagad Kidul beranggotakan 11 orang. Mereka telah terbagi dalam pengelolaan tambak, tiga orang mengurusi bagian produksi. Sisanya bagian pemasaran dan membantu sewaktu-waktu dalam proses mengisi tandon dan saat panen.

Baca Juga: Kampung Garam Kebumen Menuju Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Nasional

Lahan tembak garam dulunya adalah tanah bengkok yang dimanfaatkan sebagai lahan pertanian. Setelah melihat peluang, warga kemudian membentuk kelompok dengan dukungan penuh dari pemerintah desa memutuskan untuk memproduksi garam.

Jika dibandingkan dengan pertanian, hasilnya hampir sama menguntungkan. Akan tetapi tingkat kegagalan atau kerugiannya aman untuk memproduksi garam.

“Kalau di bilang menguntungkan yang mungkin sama. Cuma garam kemungkinan rugi kecil. Asal dikelola dengan baik panen maksimal hasilnya jelas. Beda dengan pertanian yang kadang kalau gagal bisa rugi total,” jelasnya.

Top 45

Disinggung perhatian pemerintah daerah saat ini, Wododo mengaku sejauh ini Pemkab Kebumen kemungkinan sudah memantau. Namun dalam kebijakan masih dinilai kadang belum merata.

“Contohnya kemarin ada hadiah dari top 45 yang dimasukan ke DED kabupaten. Kami gak kebagian, padahal anggarannya kalau tidak salah mencapai Rp 8 miliar. Sementara dulu objek yang diambil kelompok kami,” ucapnya.

Baca Juga: Laut Belum Tercemar, Kualitas Garam Kebumen Jauh Lebih Baik

Pengurus Kelompok Jagad Kidul lainnya, Wahyu Widi Wicaksana (35) mengungkapkan, sejauh ini harga garam produksi kelompok dijual dengan harga Rp 4.000 hingga Rp 5.000/kg. Khusus untuk garam yang digunakan untuk spa harganya bahkan bisa mencapai Rp 30.000/kg.

“Garam dari Mirit Petikusan ini banyak dimanfaatkan untuk kosmetik, terapi dan garam ikan. Di masa pandemi Covid-19 ini banyak yang menggunakannya untuk terapi, biasanya dicampur dengan air hangat untuk mandi, belakangan ini banyak permintaan dari Jakarta via online,” ungkapnya.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paguyuban SRC

    Paguyuban SRC Kebumen Berbagi Berkah Ramadan di Dua Pondok Pesantren

    • calendar_month Kam, 20 Mar 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.440
    • 0Komentar

    KEBUMEN – Paguyuban SRC Kebumen Kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menggelar kegiatan berbagi berkah Ramadan, Selasa dan Rabu, 18-19 Maret 2025. Kegiatan ini menyasar para santri di dua pondok pesantren, yaitu Pondok Pesantren Yanbu’ul Rohmah di Desa Prigi, Kecamatan Pejagoan, dan Pondok Pesantren Tahfidz Hidayatul Qur’an di Desa Banjarsari, Kecamatan Gombong. Dalam kegiatan ini, Paguyuban SRC […]

  • Pria Meninggal Dunia

    Tiga Hari Ayah Meninggal, Anak Perempuannya Hanya Terdiam di Dalam Rumah

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 850
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bau menyengat yang tercium dari sebuah rumah di Desa Menganti, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, akhirnya membuka sebuah kisah sunyi yang memilukan. Warga yang datang memeriksa rumah itu pada Senin 2 Maret 2026 menemukan Wasiyun (70) telah meninggal dunia di dapur rumahnya. Di dalam rumah yang sama, anak perempuan korban hanya terdiam, diduga […]

  • Bumi Mania Tak Perlu Khawatir, Stadion Chandradimuka Targetkan Siap Pakai Akhir 2026

    Bumi Mania Tak Perlu Khawatir, Stadion Chandradimuka Targetkan Siap Pakai Akhir 2026

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 772
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) memberikan kepastian terkait progres renovasi Stadion Chandradimuka. Langkah ini sekaligus menjawab pertanyaan para pendukung setia Persak Kebumen, Bumi Mania, mengenai kesiapan home base tim berjuluk Laskar Joko Sangkrip tersebut. Kepala Disdikpora Kebumen, Agus Sunaryo, menjelaskan bahwa pengembangan stadion tahun ini dilakukan secara […]

  • Bulutangkis

    Turnamen Bulutangkis “Bupati Cup III” Perebutkan Total Hadiah Rp 35 Juta

    • calendar_month Rab, 22 Des 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.939
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 337 atlet mengikuti turnamen bulutangkis Bupati Cup III yang berlangsung di Gedung Olahraga, Sokka Kebumen 18-21 Desember 2021. Turnamen untuk usia pra dini sampai veteran atau usia lanjut itu memperebutkan total hadiah Rp 35 juta. Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH secara resmi menutup turnamen yang berlangsung selama empat hari itu […]

  • Ilustrasi anak tenggelam. Sumber: suluh.co

    Bocah 7 Tahun Tenggelam Saat Mandi di Sungai, Begini Nasibnya

    • calendar_month Rab, 4 Jan 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.368
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Seorang bocah 7 tahun tenggelam di aliran Sungai Kedungbener,  Desa Sumberadi, Kecamatan/Kabupaten Kebumen, Selasa 3 Januari 2022 sekitar pukul 13.30 WIB. Nyawa Hafi Faizah bocah Desa Tanasari, Kebumen itu tak terselamatkan meski sempat dilarikan ke rumah sakit. Mansyur (44) warga Desa Tanahsari, Kecamatan/Kabupaten Kebumen tak pernah mengira jika tamasya bersama dengan keponakannya […]

  • Kebumen Terima Bantuan Sambungan Listrik Murah dan Infrastruktur EBT dari Dinas ESDM Jateng

    Kebumen Terima Bantuan Sambungan Listrik Murah dan Infrastruktur EBT dari Dinas ESDM Jateng

    • calendar_month Kam, 23 Feb 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.308
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemprov Jateng melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan sambungan listrik murah dan hemat tahun anggaran 2022 di wilayah Kabupaten Kebumen. Penyerahan bantuan secara simbolis diberikan Kepala ESDM Provinsi Jateng yang diwakili Kabid Ketenagalistrikan Suhardi kepada Bupati Kebumen Arif Sugiyanto di Pendopo Kabumian, Kamis 23 Februari […]

expand_less