Kampung Garam Kebumen Menuju Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Nasional

  • Whatsapp
Petani garam sedang memanen garam di Kampung Garam Kebumen. (Foto: Humas Kebumen)
Petani garam sedang memanen garam di Kampung Garam Kebumen. (Foto: Humas Kebumen)

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kampung Garam Kebumen masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2020 berdasarkan penilaian secara nasional oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB).

Keberhasilan ini tertuang dalam Pengumuman KemenPAN-RB Nomor: B/153/PP.00.05/2020 tanggal 18 Juni 2020. Tentang Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 dan 15 Finalis Kelompok Khusus Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN dan BUMD Tahun 2020.

Berita Lainnya

Baca Juga: Laut Belum Tercemar, Kualitas Garam Kebumen Jauh Lebih Baik

Kampung Garam Kebumen berada di urutan 67 menyisihkan ribuan inovasi dari daerah lain di Indonesia. Kampung Garam Kebumen dikembangan di Desa Miritpetikusan, Kecamatan Mirit.
Bupati Ikuti Presentasi dan Wawancara

Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz mengikuti proses presentasi dan wawancara guna seleksi menuju Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020, Rabu, 8 Juli 2020. Acara dilaksanakan secara virtual di Ruang Arungbinang Kompleks Rumah Dinas Bupati Kebumen.

Turut mendampingi Bupati, Sekda Ahmad Ujang Sugiono, Asisten II Sekda Nugroho Tri Waluyo, Plt Kepala Dislutkan Masagus Herunoto, Kepala Diskominfo Cokro Aminoto, Staf Ahli Bupati Amin Rahmanurrasjid, Kabag Organisasi Kus Haryati, Kabag Humas Eko Purwanto.

Alhamdulillah, kita sudah selesai presentasi. Mudah-mudahan kita bisa lolos ke Top 45,” ujar Yazid Mahfudz dalam siaran pers.

Garam Kebumen Memiliki Kualitas Tinggi

Bupati mengatakan garam Kebumen memiliki kualitas tinggi dengan kandungan NaCL mencapai 97,73 persen, sehingga layak konsumsi. Bahkan, sudah mendapat izin edar dari BPOM dan telah mendapat sertifikat SNI.

“Kualitasnya sangat bagus untuk produk garam konsumsi beryodium, spa, kecantikan. Bahkan kita ada garam pyramid,” kata Yazid Mahfudz.

Tim Penilai akan Observasi Lapangan

Setelah tahap paparan, dilanjutkan dengan tahap verifikasi dan observasi lapangan oleh Tim dari KemenPAN-RB. Tahapan ini dilakukan oleh tim yang terdiri minimal satu orang Tim Panel Independen, dan satu orang Tim Evaluasi. Rencananya, observasi lapangan dilakukan pada 20 hingga 24 Juli 2020.

Setelah observasi lapangan, dilakukan penilaian lanjutan untuk menentukan Top 45 dan 5 Outstanding Innovations. Tim Panel Independen akan melakukan sidang pada 28 Juli 2020 untuk penentuan dengan mengelaborasikan hasil tahap presentasi dan wawancara dengan tahap observasi lapangan. (hms)

Berita Terkait