Breaking News
light_mode
Beranda » Hobby & Community » Merbabu Jalur Suwanting: View-nya Amazing, Jalurnya Bikin Sinting

Merbabu Jalur Suwanting: View-nya Amazing, Jalurnya Bikin Sinting

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 4 Jun 2022
  • visibility 32.376
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Sebenarnya cukup miris melihat kondisi di Pos 3, di mana cukup banyak sampah milik pendaki lain yang ditinggal begitu saja. Padahal dengan membawa pulang atau turun kembali sampah milik kita, sudah cukup membantu mengurangi sampah yang ada di gunung. Jadi ada benarnya juga ungkapan “Jika ingin gunung bersih dari sampah, jangan boleh ada yang mendakinya.”

Keindahan sabana di Jalur Suwanting. (Foto: Hari)

Namun itu sama saja memukul rata, menganggap yang mengotori gunung dengan sampah adalah pendaki, bisa iya bisa tidak. Banyak pro kontra terkait permasalahan ini. Padahal tidak semua pendaki seperti itu. Di sinilah pentingnya kesadaran lingkungan masing-masing individu.

Baca juga: Belajar Kelola Sampah, OSIS dan Gaspala SMA N 2 Kebumen Kunjungi Bank Samiun

Memang dengan adanya pendaki, sedikit demi sedikit akan merusaknya. Mulai dari rumputnya yang sering diinjak, dijadikan lokasi tenda, membuat parit, dan seterusnya. Jika tanah sudah rusak, mudah longsor, maka pendaki akan mengambil jalur yang masih aman. Dengan menginjak kembali rumputnya, dan seterusnya.

Packing persiapan turun. (Foto: Hari)

Hampir sama dengan kondisi pantai. Yang tadinya asri, alami, privat. Setelah booming, lalu menjadi objek wisata. Banyak sampah, baik yang terbawa arus laut maupun yang tertinggal di pantai. Bagaimana?

Perjalanan turun awalnya berjalan beriringan, lama kelamaan kami mulai terpisah menjadi 3 kelompok kecil. Ini dikarenakan kondisi masing-masing dari kami berbeda. Ada yang tenaganya tetap full seperti orang tidak punya pusar (dalam bahasa Jawa: ora duwe wudel), ada yang terlihat enjoy menikmati perjalanan turun, ada pula yang kesusahan saat melangkah turun menapaki jalur. Saya termasuk yang kesusahan.

Akhirnya rombongan kami telah sampai di basecamp pada pukul 13.15 WIB dengan posisi saya yang paling akhir sampai. Itupun sudah terbantu jasa ojek dari gerbang pendakian ke basecamp. Jika berjalan kaki, mungkin akan memakan waktu kurang lebih 15 menit.

Perjalanan turun. (Foto: Hari)

Berhubung kami menargetkan sampai di Kebumen sebelum gelap, maka kami tarik mundur selama 3 jam. Itu artinya pada pukul 15.00 WIB kami sudah harus meninggalkan basecamp. Dengan memanfaatkan waktu yang terbatas, kami semua berbenah. Ada yang mandi, makan, packing, salat, dan lainnya.

Tepat sebelum pukul 15.00 WIB kami memulai perjalanan kembali ke Kebumen. Dan sampai di Kebumen menjelang azan Magrib berkumandang. Alhamdulillah, terimakasih kepada teman-teman, adik-adik, partner pendakian yang hebat untuk perjalanan kali ini. Ambil positifnya, buang negatifnya. Semoga masih bisa dipertemukan lagi pada perjalanan berikutnya. InsyaAllah.

 

Rincian Waktu Perjalanan

  • Basecamp sampai gerbang pendakian: ojek 5 menit, jalan kaki -+ 30 menit.
  • Gerbang pendakian sampai Pos 1 sekitar 10 menit
  • Pos 1 sampai Pos 2 kurang lebih 3 jam
  • Dari Pos 2 sampai Pos Mata Air kurang lebih 3 jam
  • Pos Mata Air ke Pos 3 kurang lebih 30 menit
  • Dari Pos 3 ke Sabana 1 kurang lebih 30 menit
  • Sabana 1 ke Sabana 2 sekitar 30 menit
  • Sabana 2 ke Puncak Suwanting: 30 menit
  • Puncak Suwanting ke Puncak Triangulasi: 45 menit
  • Biaya-biaya
  • Tiket pendakian: hari biasa Rp 31.000/pendaki, hari libur Rp 36.000/pendaki
  • Parkir motor: Rp 10.000
  • Nasi sayur Rp12.000, nasi sayur telor Rp 15.000, nasi sayur ayam Rp 18.000, nasi goreng Rp 15.000, teh hangat Rp 5.000
  • Ojek: Rp 10.000
Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • STIKES Gombong

    Gandeng MGEC, STIKES Gombong Gelar Pelatihan Penanggulangan Gawat Darurat

    • calendar_month Rab, 20 Jan 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.225
    • 0Komentar

    Sekretaris Program Studi DIII Keperawatan Bambang Utoyo MKep menambahkan, guna membatasi peserta, pelatihan tersebut dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada 13-17 Januari 2021. Sedangkan gelombang kedua akan berlangsung pada 27-31 Januari 2021. “Dalam proses pembelajaran kami memang meminimalkan kegiatan tatap muka. Kompetensi mahasiswa terpenuhi baik secara teori dan skill melalui aplikasi dan video […]

  • Kebumen Intenational Expo 2023

    Pemasangan Tenda Kebumen International Expo 2023 Dikebut, Target Rampung 13 Juni 2023

    • calendar_month Sab, 10 Jun 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.215
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemasangan tenda pada event Kebumen International Expo (KIE) 2023 di Alun-alun Kebumen terus dikebut. Pihak event organizer (EO) menargetkan pekerjaan itu selesai pada Selasa, 13 Juni 2023, atau tiga hari sebelum pembukaan KIE yakni pada Sabtu, 17 Juni 2023. Juniadi Prasetyo dari pihak EO menyebut pemasangan tenda sudah sesuai perencanaan. Pengerjaan tenda […]

  • Pertama Kali ke Kebumen, Judika Langsung Jajal Sate Ambal dan Bikin Warga Histeris di Panggung Kebumen Fest 2026

    Pertama Kali ke Kebumen, Judika Langsung Jajal Sate Ambal dan Bikin Warga Histeris di Panggung Kebumen Fest 2026

    • calendar_month Sen, 24 Agu 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 409
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Ribuan warga baik dari dalam maupun luar Kabupaten Kebumen tumpah ruah memadati Alun-alun Pancasila pada Minggu, 23 Agustus 2026. Kehadiran mereka tak lain untuk menyaksikan malam puncak penutupan Kebumen Fest 2026 yang berlangsung meriah dan penuh energi. Kemeriahan acara dimulai dengan penampilan band pembuka asal Kebumen, Sugih Waras Club, yang sukses membakar […]

  • IOH

    IOH Catat Video Call Naik 43 % Saat Lebaran 2022, Ini Kenaikan Penggunaan Medsos dan Mobile Gaming

    • calendar_month Jum, 6 Mei 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.013
    • 0Komentar

    JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) berhasil mempertahankan performa jaringan yang baik dalam mengantisipasi kebutuhan telekomunikasi digital pelanggannya selama libur Lebaran 2022. IOH mencatatkan pertumbuhan trafik data harian tertinggi dengan kenaikan 27% pada tanggal 29 April 2022 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sekitar 97% diantaranya dapat terlayani di jaringan 4G. Di sisi lain […]

  • Peresmian Gapura Gang Cempaka Kelurahan Kebumen Ditandai Dengan Potong Pita dan Tumpeng

    Peresmian Gapura Gang Cempaka Kelurahan Kebumen Ditandai Dengan Potong Pita dan Tumpeng

    • calendar_month Ming, 17 Jul 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.568
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Warga RW 04 dan 03 Kelurahan Kebumen meresmikan gapura yang berada di Gang Cempaka Jalan Pemuda serta gapura Gang Tengah Jalan Pramuka pada Minggu, 17 Juli 2022. Peresmian dihadiri oleh Camat Kebumen Suis Idawati, Lurah Kebumen Juniadi Prasetyo, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua RT, ibu-ibu PKK, serta masyarakat di lingkungan RW 04 […]

  • Dukung Gibran Jadi Cawapres

    Ratusan Pemuda Deklarasi Dukung Gibran Jadi Cawapres, Ini Alasannya

    • calendar_month Ming, 15 Okt 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 9.531
    • 0Komentar

    Menurutnya, Gibran merupakan tokoh pemuda yang visioner. Sosok Gibran mampu menjadi figur yang bisa mewakili kaum milenial, karena dianggap memiliki politik elegan yang mampu membaca arah menuju perubahan yang lebih baik. “Kami sebagai golongan muda mendorong Mas Gibran tampil di kancah perpolitikan nasional. Karena kami melihat dirinya sudah terbukti sebagai walikota Solo menjadi pemimpin yang […]

expand_less