Breaking News
light_mode
Beranda » Hobby & Community » Merbabu Jalur Suwanting: View-nya Amazing, Jalurnya Bikin Sinting

Merbabu Jalur Suwanting: View-nya Amazing, Jalurnya Bikin Sinting

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 4 Jun 2022
  • visibility 32.048
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Sebenarnya cukup miris melihat kondisi di Pos 3, di mana cukup banyak sampah milik pendaki lain yang ditinggal begitu saja. Padahal dengan membawa pulang atau turun kembali sampah milik kita, sudah cukup membantu mengurangi sampah yang ada di gunung. Jadi ada benarnya juga ungkapan “Jika ingin gunung bersih dari sampah, jangan boleh ada yang mendakinya.”

Keindahan sabana di Jalur Suwanting. (Foto: Hari)

Namun itu sama saja memukul rata, menganggap yang mengotori gunung dengan sampah adalah pendaki, bisa iya bisa tidak. Banyak pro kontra terkait permasalahan ini. Padahal tidak semua pendaki seperti itu. Di sinilah pentingnya kesadaran lingkungan masing-masing individu.

Baca juga: Belajar Kelola Sampah, OSIS dan Gaspala SMA N 2 Kebumen Kunjungi Bank Samiun

Memang dengan adanya pendaki, sedikit demi sedikit akan merusaknya. Mulai dari rumputnya yang sering diinjak, dijadikan lokasi tenda, membuat parit, dan seterusnya. Jika tanah sudah rusak, mudah longsor, maka pendaki akan mengambil jalur yang masih aman. Dengan menginjak kembali rumputnya, dan seterusnya.

Packing persiapan turun. (Foto: Hari)

Hampir sama dengan kondisi pantai. Yang tadinya asri, alami, privat. Setelah booming, lalu menjadi objek wisata. Banyak sampah, baik yang terbawa arus laut maupun yang tertinggal di pantai. Bagaimana?

Perjalanan turun awalnya berjalan beriringan, lama kelamaan kami mulai terpisah menjadi 3 kelompok kecil. Ini dikarenakan kondisi masing-masing dari kami berbeda. Ada yang tenaganya tetap full seperti orang tidak punya pusar (dalam bahasa Jawa: ora duwe wudel), ada yang terlihat enjoy menikmati perjalanan turun, ada pula yang kesusahan saat melangkah turun menapaki jalur. Saya termasuk yang kesusahan.

Akhirnya rombongan kami telah sampai di basecamp pada pukul 13.15 WIB dengan posisi saya yang paling akhir sampai. Itupun sudah terbantu jasa ojek dari gerbang pendakian ke basecamp. Jika berjalan kaki, mungkin akan memakan waktu kurang lebih 15 menit.

Perjalanan turun. (Foto: Hari)

Berhubung kami menargetkan sampai di Kebumen sebelum gelap, maka kami tarik mundur selama 3 jam. Itu artinya pada pukul 15.00 WIB kami sudah harus meninggalkan basecamp. Dengan memanfaatkan waktu yang terbatas, kami semua berbenah. Ada yang mandi, makan, packing, salat, dan lainnya.

Tepat sebelum pukul 15.00 WIB kami memulai perjalanan kembali ke Kebumen. Dan sampai di Kebumen menjelang azan Magrib berkumandang. Alhamdulillah, terimakasih kepada teman-teman, adik-adik, partner pendakian yang hebat untuk perjalanan kali ini. Ambil positifnya, buang negatifnya. Semoga masih bisa dipertemukan lagi pada perjalanan berikutnya. InsyaAllah.

 

Rincian Waktu Perjalanan

  • Basecamp sampai gerbang pendakian: ojek 5 menit, jalan kaki -+ 30 menit.
  • Gerbang pendakian sampai Pos 1 sekitar 10 menit
  • Pos 1 sampai Pos 2 kurang lebih 3 jam
  • Dari Pos 2 sampai Pos Mata Air kurang lebih 3 jam
  • Pos Mata Air ke Pos 3 kurang lebih 30 menit
  • Dari Pos 3 ke Sabana 1 kurang lebih 30 menit
  • Sabana 1 ke Sabana 2 sekitar 30 menit
  • Sabana 2 ke Puncak Suwanting: 30 menit
  • Puncak Suwanting ke Puncak Triangulasi: 45 menit
  • Biaya-biaya
  • Tiket pendakian: hari biasa Rp 31.000/pendaki, hari libur Rp 36.000/pendaki
  • Parkir motor: Rp 10.000
  • Nasi sayur Rp12.000, nasi sayur telor Rp 15.000, nasi sayur ayam Rp 18.000, nasi goreng Rp 15.000, teh hangat Rp 5.000
  • Ojek: Rp 10.000
Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ruang Digital

    Ruang Digital Bagai Rimba Raya, PWI Jateng Serukan Penguatan Etika Bermedia

    • calendar_month Sen, 27 Des 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.626
    • 0Komentar

    PWI Jateng memandang, kampus perlu didorong dan dijaga menjadi wilayah yang ikut berkontribusi mengawal nilai-nilai demokrasi, bukan justru memberi ruang kepada akademisinya untuk menjadi bagian dari elemen antidemokrasi dengan menjadi buzzer. Baca Juga: Supriyanto Dilantik Jadi Ketua PWI Kebumen “Pengawalan eksplorasi etika media, menuntut penghayatan sikap dan karakter berjurnalistik yang berpatokan pada nilai-nilai moral. Yakni […]

  • Hiswana Migas

    Hiswana Migas Bagikan 15.000 Takjil: Siaga Layani Pemudik Pastikan Bahan Bakar Cukup

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.318
    • 0Komentar

    Kegiatan Gebyar 15.000 Takjil ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mempererat tali silaturahmi di bulan Ramadan. Selain itu, Hiswana Migas juga berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik agar perjalanan mereka lancar dan nyaman. Dengan adanya kegiatan ini, Hiswana Migas berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan mendukung kelancaran arus […]

  • Silatnas PPDI

    1.511 Perangkat Desa Kebumen Berangkat ke Silatnas PPDI di Jakarta, Sampaikan Beberapa Aspirasi

    • calendar_month Rab, 25 Jan 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.366
    • 0Komentar

    Pihaknya juga menyiapkan 1.600 makanan untuk para anggota PPDI sehingga mereka tidak kesulitan mencarinya. Kemudian pemerintah memberikan pengawalan dari kepolisian. “Kita berharap semua bisa kembali dengan selamat tanpa ada yang kurang sedikit pun,” ucapnya.

  • Fam Trip

    Fam Trip 2025: Pemkab Kebumen Promosikan Wisata ke Pelaku Industri Pariwisata se-Jawa

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.550
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menggelar Familiarization Trip (Fam Trip) 2025 sebagai upaya mempromosikan potensi wisata lokal kepada pelaku industri pariwisata dari berbagai daerah. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 20–22 Mei 2025, dan diikuti 35 peserta dari biro perjalanan, asosiasi pariwisata seperti IPI dan Aspperwi, serta perwakilan media […]

  • Wujudkan Pemilu Damai, Ratusan Muslimat NU Kebumen Ikuti Literasi Demokrasi

    Wujudkan Pemilu Damai, Ratusan Muslimat NU Kebumen Ikuti Literasi Demokrasi

    • calendar_month Kam, 18 Jan 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.768
    • 0Komentar

    “Juga menyaring berita-berita yang didapat, apakah berita tersebut benar ataukah hoaks. Hal ini juga untuk mencegah agar tidak terjadi hal-hal yang bisa menimbulkan kericuhan di masyarakat,” kata Zaki. Ia berharap masing-masing peserta yang hadir bisa menyampaikan ke anggota muslimat di tiap kecamatan. Tak lupa, ia menyampaikan pesan dari Taufiq R Abdullah yang berharap agar masyarakat […]

  • Berbayar Rp700.000, Pelatihan Fasilitator SPAB di PMI Kebumen Diminati Peserta

    Berbayar Rp700.000, Pelatihan Fasilitator SPAB di PMI Kebumen Diminati Peserta

    • calendar_month Sab, 11 Mei 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.137
    • 0Komentar

    Materi yang Diajarkan  Adapun sejumlah materi yang didapatkan para peserta diantaranya Kebijakan dan Konsep Program SPAB yang Inklusif, PRB Dasar, Kajian Risiko Bencana Partisipatif, serta Tim Siaga Bencana dan Aksi PRB. Lalu Penyusunan Protap Kedaruratan Bencana, Implementasi SPAB, Teknik Menyusun KIE, Teknik fasilitas SPAB, serta Penyelenggaran Layanan Pendidikan dalam Situasi Darurat dan Pemulihan Pasca Bencana […]

expand_less