Breaking News
light_mode
Topik Populer
Beranda » Hobby & Community » Merbabu Jalur Suwanting: View-nya Amazing, Jalurnya Bikin Sinting

Merbabu Jalur Suwanting: View-nya Amazing, Jalurnya Bikin Sinting

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 4 Jun 2022
  • visibility 31.390
  • comment 0 komentar

Sebenarnya cukup miris melihat kondisi di Pos 3, di mana cukup banyak sampah milik pendaki lain yang ditinggal begitu saja. Padahal dengan membawa pulang atau turun kembali sampah milik kita, sudah cukup membantu mengurangi sampah yang ada di gunung. Jadi ada benarnya juga ungkapan “Jika ingin gunung bersih dari sampah, jangan boleh ada yang mendakinya.”

Keindahan sabana di Jalur Suwanting. (Foto: Hari)

Namun itu sama saja memukul rata, menganggap yang mengotori gunung dengan sampah adalah pendaki, bisa iya bisa tidak. Banyak pro kontra terkait permasalahan ini. Padahal tidak semua pendaki seperti itu. Di sinilah pentingnya kesadaran lingkungan masing-masing individu.

Baca juga: Belajar Kelola Sampah, OSIS dan Gaspala SMA N 2 Kebumen Kunjungi Bank Samiun

Memang dengan adanya pendaki, sedikit demi sedikit akan merusaknya. Mulai dari rumputnya yang sering diinjak, dijadikan lokasi tenda, membuat parit, dan seterusnya. Jika tanah sudah rusak, mudah longsor, maka pendaki akan mengambil jalur yang masih aman. Dengan menginjak kembali rumputnya, dan seterusnya.

Packing persiapan turun. (Foto: Hari)

Hampir sama dengan kondisi pantai. Yang tadinya asri, alami, privat. Setelah booming, lalu menjadi objek wisata. Banyak sampah, baik yang terbawa arus laut maupun yang tertinggal di pantai. Bagaimana?

Perjalanan turun awalnya berjalan beriringan, lama kelamaan kami mulai terpisah menjadi 3 kelompok kecil. Ini dikarenakan kondisi masing-masing dari kami berbeda. Ada yang tenaganya tetap full seperti orang tidak punya pusar (dalam bahasa Jawa: ora duwe wudel), ada yang terlihat enjoy menikmati perjalanan turun, ada pula yang kesusahan saat melangkah turun menapaki jalur. Saya termasuk yang kesusahan.

Akhirnya rombongan kami telah sampai di basecamp pada pukul 13.15 WIB dengan posisi saya yang paling akhir sampai. Itupun sudah terbantu jasa ojek dari gerbang pendakian ke basecamp. Jika berjalan kaki, mungkin akan memakan waktu kurang lebih 15 menit.

Perjalanan turun. (Foto: Hari)

Berhubung kami menargetkan sampai di Kebumen sebelum gelap, maka kami tarik mundur selama 3 jam. Itu artinya pada pukul 15.00 WIB kami sudah harus meninggalkan basecamp. Dengan memanfaatkan waktu yang terbatas, kami semua berbenah. Ada yang mandi, makan, packing, salat, dan lainnya.

Tepat sebelum pukul 15.00 WIB kami memulai perjalanan kembali ke Kebumen. Dan sampai di Kebumen menjelang azan Magrib berkumandang. Alhamdulillah, terimakasih kepada teman-teman, adik-adik, partner pendakian yang hebat untuk perjalanan kali ini. Ambil positifnya, buang negatifnya. Semoga masih bisa dipertemukan lagi pada perjalanan berikutnya. InsyaAllah.

 

Rincian Waktu Perjalanan

  • Basecamp sampai gerbang pendakian: ojek 5 menit, jalan kaki -+ 30 menit.
  • Gerbang pendakian sampai Pos 1 sekitar 10 menit
  • Pos 1 sampai Pos 2 kurang lebih 3 jam
  • Dari Pos 2 sampai Pos Mata Air kurang lebih 3 jam
  • Pos Mata Air ke Pos 3 kurang lebih 30 menit
  • Dari Pos 3 ke Sabana 1 kurang lebih 30 menit
  • Sabana 1 ke Sabana 2 sekitar 30 menit
  • Sabana 2 ke Puncak Suwanting: 30 menit
  • Puncak Suwanting ke Puncak Triangulasi: 45 menit
  • Biaya-biaya
  • Tiket pendakian: hari biasa Rp 31.000/pendaki, hari libur Rp 36.000/pendaki
  • Parkir motor: Rp 10.000
  • Nasi sayur Rp12.000, nasi sayur telor Rp 15.000, nasi sayur ayam Rp 18.000, nasi goreng Rp 15.000, teh hangat Rp 5.000
  • Ojek: Rp 10.000
Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • IBI Kebumen

    Khamidah Terpilih sebagai Ketua IBI Kebumen 2023–2028, Siap Kolaborasi dan Perkuat Layanan Kesehatan Ibu-Anak

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.136
    • 0Komentar

    Harapan untuk Kinerja IBI yang Lebih Progresif Pemerhati perempuan dan aktivis kesehatan Kebumen, Dian Lestari SP, turut menyampaikan selamat kepada ketua IBI terpilih yang nantinya akan merancang kepengurusan baru IBI. Ia berharap Khamidah mampu merangkul semua elemen dan membentuk kepengurusan yang efektif, komunikatif, dan transformatif. “IBI harus berperan aktif dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045, […]

  • Tahap Awal Rampung, Lapangan Stadion Chandradimuka Kini Rata dan Siap Tanam Rumput

    Tahap Awal Rampung, Lapangan Stadion Chandradimuka Kini Rata dan Siap Tanam Rumput

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.662
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Proyek renovasi tahap pertama Stadion Chandradimuka pada tahun anggaran 2025, yakni pengerukan tanah dan penyiapan media tanam, kini telah selesai. Rabu 31 Desember 2025, kondisi permukaan lapangan saat ini terpantau sudah rata, mulus, dan siap untuk masuk ke tahap penghijauan di tahun anggaran 2026. Pemerintah Kabupaten Kebumen mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,2 miliar […]

  • Sukses Digelar di TMII, The Tales of Karangbolong jadi Ajang Promosi Wisata Kebumen Mendunia

    Sukses Digelar di TMII, The Tales of Karangbolong jadi Ajang Promosi Wisata Kebumen Mendunia

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 612
    • 0Komentar

    JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Keelokan budaya pesisir selatan Jawa Tengah berhasil memukau publik ibu kota. Sendratari kolosal “The Tales of Karangbolong” sukses dipentaskan di Pendopo Agung Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu 12 April 2026. Acara yang menjadi bagian dari Pentas Duta Seni Kabupaten Kebumen ini ditonton lebih dari 600 penonton. Mayoritas […]

  • Gotong Royong Antarumat Beragama di Kebumen

    Umat Antaragama di Kelurahan Kebumen Gotong Royong Bersihkan Tempat Ibadah

    • calendar_month Sab, 8 Jul 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.620
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kerukunan antarumat beragama di Kelurahan Kebumen, Kecamatan/Kabupaten Kebumen patut menjadi contoh bagi masyarakat di Indonesia. Kerukunan antarumat beragama di kelurahan ini terlihat seperti Sabtu 8 Juli 2023. Bagaimana tidak, warga antarumat beragama kompak bergotong royong membersihkan lingkungan tempat ibadah. Baca Juga: Merawat Kerukunan Beragama Melalui Dialog dan Pentas Seni Kelurahan Kebumen yang menjadi […]

  • Pilkada Kebumen: Bakal Pasangan Calon Tes Kesehatan di RSUD Prof Dr Margono Soekarjo

    Pilkada Kebumen: Bakal Pasangan Calon Tes Kesehatan di RSUD Prof Dr Margono Soekarjo

    • calendar_month Sab, 24 Agu 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.489
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Banyumas dipilih menjadi lokasi tes kesehatan untuk bakal pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati dalam Pilkada Kebumen 2024. Seperti yang disampaikan oleh Ketua KPU Kabupaten Kebumen, Dzakiatul Banat kepada wartawan, Sabtu 24 Agustus 2024. “Pasca pendaftaran sudah kita siapkan untuk proses pemeriksaan kesehatan. Kemarin sudah kita […]

  • Pesta Siaga Kwarcab Kebumen 2026: Ajang Prestasi 832 Pramuka Terbaik Menuju Tingkat Jawa Tengah

    Pesta Siaga Kwarcab Kebumen 2026: Ajang Prestasi 832 Pramuka Terbaik Menuju Tingkat Jawa Tengah

    • calendar_month 7 jam yang lalu
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 276
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kebumen menggelar Pesta Siaga Tingkat Kabupaten Tahun 2026, Sabtu, 18 April 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Komplek Sekretariat Daerah Kabupaten Kebumen ini mengusung tema “Ceria, Mandiri, Berani, dan Berdaya” sebagai wadah pertemuan, kompetisi, serta sarana penguatan karakter bagi para Pramuka Siaga di wilayah Kabupaten Kebumen. Dalam laporannya, […]

expand_less