Breaking News
light_mode
Beranda » Hobby & Community » Merbabu Jalur Suwanting: View-nya Amazing, Jalurnya Bikin Sinting

Merbabu Jalur Suwanting: View-nya Amazing, Jalurnya Bikin Sinting

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 4 Jun 2022
  • visibility 32.374
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Pos registrasi yang buka pukul 8.00 WIB kami sambut dengan segera membayarkan tiket pendakian. Mengingat 1 Juni adalah tanggal merah, maka tarif yang dikenakan kepada kami sedikit lebih mahal daripada hari biasa.

Dengan tarif Rp 36.000/pendaki (tanggal merah). Jika hari biasa, Rp 31.000/pendaki. Belum termasuk ongkos parkir seharga Rp 10.000/motor.

Baca juga: Pendakian Gunung Sindoro via Jalur Tambi/Sigedang

Sengaja kami memesan sarapan pagi itu sekaligus membeli nasi bungkus untuk dibawa naik sebagai bekal makan siang atau malam kami. Pukul 9.15 WIB kami sudah siap untuk memulai pendakian.

Peta jalur pendakian. (Foto: Hari)

Memanfaatkan jasa ojek yang disediakan oleh warga sekitar dengan rute basecamp-gerbang pendakian. Dengan tarif Rp 10.000 sekali jalan rasanya cukup sepadan, melihat rute yang ditempuh cukup menguras tenaga jika dilalui berjalan kaki.

Menggunakan jasa ojek hanya memerlukan waktu sekitar 5-7 menit. Sampai di gerbang pendakian nampak sepi. Kami berdoa sebelum memulai perjalanan pagi itu. Dengan harapan perjalanan lancar, aman, dan selamat tanpa halangan apapun.

Melangkahkan kaki di area hutan cemara yang hawanya sejuk, mengingatkan dengan film kolosal di televisi saat zaman dulu sering ditayangkan, Misteri Gunung Merapi. Atau seperti di film Wiro Sableng, juga Si Buta dari Gua Hantu. Seakan-akan saya menjelma jadi tokoh tersebut.

Berdasarkan informasi dari pihak basecamp, bahwa untuk waktu tempuh dari gerbang pendakian sampai Pos 3/area camp normalnya selama 6-7 jam perjalanan. Dan saya optimis bisa melakukannya mengingat peserta pendakian kali ini berjumlah sedikit.

Di sekitar area hutan cemara. (Foto: Hari)

Biasanya, semakin sedikit jumlah pesertanya, maka perjalanan akan lebih cepat dibanding dengan banyak peserta. Seperti quote yang pernah saya baca, “Jika ingin berjalan cepat, maka jalanlah sendiri. Jika ingin berjalan jauh, maka jalanlah bersama-sama (African Proverb).”

Dari gerbang pendakian, kami menempuh waktu 10 menit untuk sampai di Pos 1 Lembah Lempong. Sementara menuju Pos 2 Bendera, kami harus melewati setidaknya empat pos bayangan: Lembah Gosong, Lembah Cemoro, Lembah Ngrijan, dan Lembah Mitoh.

Saya akui, bahkan mungkin peserta lainnya. Bahwa jalur dari Lembah Mitoh menuju Pos 2 Bendera benar-benar menguras tenaga. Selain tanjakannya yang terjal, juga kondisi medannya yang berlumpur. Di sini terjadi antrian cukup panjang antara pendaki yang akan naik dengan yang turun.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKU Gombong

    Iduladha 1447H, RS PKU Muhammadiyah Gombong Potong 33 Sapi Kurban

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 744
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong menyembelih 33 ekor sapi kurban pada perayaan Iduladha 1447 Hijriah, Kamis 28 Mei 2026. Sebanyak 32 sapi kurban berasal dari para pegawai PKU Gombong, sedangkan satu ekor merupakan sumbangan Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Pembantu Gombong. Proses penyembelihan berlangsung di halaman belakang rumah sakit sejak pukul […]

  • Mexolie Kebumen

    Mexolie Hotel Kebumen Ubah Sampah Jadi Solusi Lingkungan

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 690
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Mexolie Hotel Kebumen bagian dari jaringan Liberta Hotels meluncurkan inisiatif pengelolaan sampah terintegrasi melalui program Check-In for Change. Program ini merupakan semangat keberlanjutan dan kepedulian sosial yang menekankan pada pemanfaatan seluruh jenis sampah organik dan anorganik untuk mengurangi jejak lingkungan sekaligus memberi dampak nyata bagi masyarakat sekitar hotel. Salah satu terobosan adalah […]

  • Mencari Ikan dengan Alat Setrum, Seorang Pria Meninggal

    Mencari Ikan dengan Alat Setrum, Seorang Pria Meninggal

    • calendar_month Kam, 20 Apr 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.792
    • 0Komentar

    Saat pertama kali diketahui warga, korban sudah tidak sadarkan diri di dalam sungai. Kemungkinan listrik dari alat setrum bocor dan menjadi senjata makan tuan bagi TR. Selanjutnya korban dilarikan ke RSU Purwogondo namun jiwanya tak tergolong. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara yang dilakukan oleh Polsek Adimulyo, polisi tidak menemukan tanda penganiayaan pada tubuh korban. […]

  • Tabung Gas Bocor Dekat Tungku, Dapur Warga di Arjowinangun Puring Ludes Terbakar

    Tabung Gas Bocor Dekat Tungku, Dapur Warga di Arjowinangun Puring Ludes Terbakar

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 320
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kebakaran hebat melanda dapur sebuah rumah milik Maulud di Dukuh Kebongkotan, Desa Arjowinangun, Kecamatan Puring, Rabu malam 8 Juli 2026. Insiden yang diduga dipicu oleh kebocoran tabung gas elpiji ini mengakibatkan seorang warga, Slamet Fauzi (41), mengalami luka bakar saat mencoba memadamkan api. Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menjelaskan […]

  • Bupati Kebumen Tambah Bonus Hadiah di Pengundian Geber Ramadan yang Diikuti 70 Masjid se-Gombong Raya

    Bupati Kebumen Tambah Bonus Hadiah di Pengundian Geber Ramadan yang Diikuti 70 Masjid se-Gombong Raya

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 701
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate com) – Puncak program “Geber Ramadan 1447 H” yang berlangsung di Gedung Auditorium Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO), Selasa 17 Maret 2026, sukses menyedot perhatian ribuan warga. Tingginya antusiasme membuat ruang aula tidak mampu menampung seluruh jamaah, sehingga antrean warga tampak mengular hingga ke luar gedung. Acara yang mengombinasikan Pengajian Akbar dan Pengundian Hadiah […]

  • Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga kesehatan menipis. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    Tenaga Kesehatan Was-was Tangani Pasien Indikasi Covid-19, Ini Sebabnya

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.744
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Penyebaran virus Corona (Covid-19) tampaknya membuat was-was para tenaga kesehatan di Kebumen.  Bagaimana tidak, di  fasilitas layanan kesehatan mulai dari lini dokter praktik pribadi, klinik, puskesmas hingga rumah sakit ketersediaan alat pelindung diri (APD) semakin menipis. Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kebumen dokter Andika Purwita Aji menyampaikan, APD sudah sangat langka. […]

expand_less