Merbabu Jalur Suwanting: View-nya Amazing, Jalurnya Bikin Sinting
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 4 Jun 2022
- visibility 31.386
- comment 0 komentar

Mengobrol dengan pendaki lain saat berpapasan di jalur pendakian. (Foto: Hari)
Di tengah perjalanan, kami bertemu dengan pendaki yang berasal dari Bandung dan Purwakarta. Pada beberapa momentum, kami saling mendahului. Yang kami tahu, rombongan mereka ada empat perempuan dan beberapa laki-laki.

Berjalan beriringan. (Foto: Hari)
Di suatu lokasi yang sulit dilewati, salah satu pendaki perempuan dari Bandung tersebut menawarkan bantuan kepada Irsyad dengan mengulurkan tangannya sambil berkata, “Mau aku bantu Kak?” Namun Irsyad enggan menerima bantuan itu. Mungkin dia malu atau sungkan dengan gadis cantik asal Kota Kembang tersebut.
Baca juga: Goes to Geopark, Gaspala SMAN 2 Kebumen Telusuri Goa Petruk
Pukul 12.51 WIB kami sampai di Pos 2 Bendera. Cukup ramai pendaki di sini. Kami juga berjumpa dengan pendaki dari Kebumen, tepatnya berasal dari Desa Wonosari. Sayangnya tidak sempat berkenalan, hanya saling sapa dan bertanya alamat.
Di Pos 2, kami istirahat cukup lama. Selain untuk melepas lelah, juga melaksanakan salat Zuhur. Kurang lebih 60 menit kami habiskan di sini.

Tidak bisa berkata apa-apa melihat jalur yang akan dilewati. (Foto: Hari)
Meninggalkan Pos 2 Bendera, kami menuju pemberhentian berikutnya yaitu Lembah Manding. Hanya 5 menit waktu tempuhnya. Di sini merupakan area terbuka yang langsung berhadapan dengan punggungan bukit yang merupakan jalur menuju Pos 3.
Dari Lembah Manding menuju Pos 3 atau area camp, kami menempuh waktu selama 3 jam perjalanan. Sebelum sampai di pos 3, terdapat Pos Mata Air yang hampir semua pendaki akan memanfaatkannya. Baik untuk keperluan air minum/memasak, maupun sekadar membersihkan tubuh dari kejamnya trek di sepanjang jalur pendakian.

Ibadah tetap dijalankan. (Foto: Hari)
Di Pos Mata Air, kami juga mengisi penuh beberapa botol air minum juga jeriken milik kami. Naik sedikit dari Pos Mata Air, kami mencari area/lahan untuk menjalankan Salat Asar.
Usai Salat Asar, kami dibuat terpana dengan pemandangan alam yang tersaji. Sungguh benar-benar indah ciptaan-Nya. Tidak berlangsung lama, sekitar 15 menit dari tempat kami salat, di kejauhan telah nampak tenda-tenda pendaki. Yang itu tandanya adalah Pos 3 atau camp area.

Merapi saat sore. (Foto: Hari)
Ketika sampai di Pos 3, hanya ada beberapa tenda pendaki yang kami jumpai. Mengingat di sepanjang perjalanan tadi, memang beberapa pendaki banyak yang beristirahat di Pos 2 dan kami mendahului mereka.
Kami mendirikan tenda yang dibuat saling berhadapan. Cuaca sore itu sangat mendukung, cerah. Berbeda saat kami berjalan di sepanjang jalur antara Lembah Manding sampai Pos Mata Air, gerimis menemani perjalanan. Tenda telah berdiri, dan waktu telah masuk azan Magrib. Maka satu per satu dari kami mulai mendirikan salat.







Saat ini belum ada komentar