Catatan Pendakian Tektok Gunung Prau via Dieng (2)
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Ming, 6 Apr 2025
- visibility 2.603
- comment 0 komentar

Tak mau menunggu antrian foto di depan plang Puncak Gunung Prau. (Foto: Hari)
Sekitar pukul 05.00 WIB, kami tiba di Pos 3. Namun, kami memutuskan untuk tidak berhenti terlalu lama karena pos tersebut sudah dipenuhi oleh para pendaki yang sedang beristirahat.
Puncak Gunung Prau akhirnya kami gapai pada pukul 05.45 WIB. Suasana di puncak pagi itu sangat ramai. Terlihat antrean panjang para pendaki yang ingin berfoto di depan plakat atau tugu puncak Gunung Prau yang ikonik.

Suasana di puncak Gunung Prau, tampak di kejauhan Gunung Merbabu, Sumbing, dan Sindoro. (Foto: Hari)
Saya dan Fitra yang berada di barisan paling belakang merasa sedikit kebingungan karena jarak dengan teman-teman yang lain cukup jauh, dan mereka ternyata sudah bergerak menuju arah sunrise camp Patakbanteng.
Setelah berdiskusi singkat, kami berdua memutuskan untuk turun menuju camp sabana sambil menunggu teman-teman yang lain. Di tengah hamparan padang rumput yang luas, saya mengeluarkan kompor dan alat masak untuk menyeduh kopi hangat.
Aroma kopi yang menyeruak di udara dingin pagi itu sungguh menggugah selera. Tak lama kemudian, satu per satu teman dari rombongan kami mulai berdatangan.
Pukul 07.15 WIB, setelah seluruh anggota tim berkumpul, kami mengabadikan momen kebersamaan dengan berfoto di puncak Gunung Prau. Setelah puas menikmati panorama dan mengabadikan kenangan, kami mulai bergerak turun menuju basecamp.
*Sebagai informasi, jalur pendakian Gunung Prau via Dieng akan bertemu dengan jalur Kali Lembu dan jalur Dwarawati, pastikan tidak salah pilih jalur ketika melalui percabangan jalurnya.







Saat ini belum ada komentar