Catatan Pendakian Tektok Gunung Prau via Dieng (2)
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Ming, 6 Apr 2025
- visibility 2.620
- comment 0 komentar

Tak mau menunggu antrian foto di depan plang Puncak Gunung Prau. (Foto: Hari)
Di saat kantuk mulai menyerang dan kami mulai terlelap, kloter ketiga, Naufal dan temannya, akhirnya tiba di basecamp Gunung Prau via Dieng. Beruntung, Fitra masih terjaga dan dengan sigap menemani Naufal untuk melakukan registrasi pendakian.
Ramainya suasana basecamp malam itu membuat tidur kami tidak nyenyak. Saya sendiri hanya merasakan tidur “ayam”. Terlebih lagi, menjelang pukul 02.00 WIB, hampir seluruh pendaki sudah bangun dan sibuk mempersiapkan perlengkapan pendakian.

Suasana malam Desa Dieng dilihat dari basecamp Gunung Prau via Dieng. (Foto: Hari)
Tepat pukul 03.00 WIB, Sabtu 5 April 2025, rombongan kami memulai pendakian. Doa bersama yang dipimpin oleh Fitra mengawali langkah kami. Kami menyusuri gerbang pendakian yang masih berupa jalan setapak di antara kebun-kebun sayur yang menghijau.
Perjalanan malam itu terasa ramai, namun tidak seramai jalur Patakbanteng. Berkali-kali kami saling mendahului atau didahului oleh rombongan pendaki lainnya.
Setelah berjalan kaki selama kurang lebih 20 menit, kami tiba di Pos 1 pada pukul 03.20 WIB. Perjalanan dilanjutkan, dan sekitar pukul 04.00 WIB, kami mencapai Pos 2.
Dalam perjalanan menuju Pos 3, suara azan Subuh berkumandang. Kami segera mencari tempat yang ideal untuk menunaikan ibadah salat Subuh di tengah dinginnya udara pegunungan. Sungguh pengalaman spiritual yang tak terlupakan.







Saat ini belum ada komentar