Prembun Gawe Gumun: Saatnya Menatap ke Timur
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 15 Jun 2022
- visibility 13.499
- comment 0 komentar

Berangkat ke Pasar Kelapa Prembun. (Foto: Ondo S)
Niat Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH untuk menata Gombong sebagai kawasan industri terpadu mesti dipahami sebagai salah satu cara mengoptimalkan Gombong sebagai kawasan pertumbuhan di wilayah barat. Peran Gombong sebagai sentra ekonomi bagi wilayah sekitar sebenarnya sudah berjalan jauh sebelum Indonesia merdeka. Maka langkah yang sekarang diambil dapatlah dikatakan hanya sebagai penegasan dan revitalisasi peran tersebut.
Baca Juga: Pertama di Wilayah 17 Yogyakarta, BNI KCP Prembun Jadi Digital Branch, Ini Istimewanya
Lalu bagaimana dengan wilayah timur? Wilayah yang cenderung adem ayem, tidak ada satupun kawasan yang menonjol sebagai pelopor kemajuan. Mungkinkah memunculkan kutub pertumbuhan di sana?
Kecamatan Prembun yang berada di wilayah tengah layak mendapat perhatian tersendiri. Di era berkembangnya industri Hindia Belanda, Prembun memang sempat menjadi simpul industri penting di Pulau Jawa. Keberadaan Suiker Fabriken (Pabrik Gula) Remboen sebagai pabrik gula terbesar ketiga di Jawa menempatkan Prembun sebagai simpul penting di wilayah Kebumen Timur, bahkan di Jawa. Namun seiring dengan gulung tikarnya pabrik itu di tahun 1930an, pamor Prembun pun semakin meredup. Akhirnya bersama dengan kecamatan lain di sekitarnya, Prembun menjadi kota mati yang luput dari alur roda perubahan.
Meski demikian, peran penting Prembun tak pernah hilang. Prembun adalah gerbang Timur Kebumen bagi pelintas yang datang dari arah Purworejo menggunakan jalur nasional. Prembun juga sekaligus menjadi economic hub, pusat perekonomian di wilayah timur. Keberadaan empat pasar dalam satu kecamatan seakan menegaskan peran Prembun sebagai tempat bertemunya para produsen lokal dari utara dan selatan dengan para pedagang dan pembeli dari luar. Berbagai komoditi pertanian, perkebunan, perikanan dari pegunungan Serayu di utara dan pesisir Samudera Hindia menyatu di pasar-pasar di Kecamatan Prembun.
Jangan Meng-kota-kan Desa
Ketika berbicara tentang usaha mendorong kemajuan wilayah, sebuah perencanaan yang terpadu dan terarah adalah satu keniscayaan. Sebagai wilayah perkotaan, Kebumen dan Gombong memberi ruang yang leluasa bagi pemerintah daerah untuk mengambil kebijakan. Status kelurahan yang pemimpinnya adalah ASN tunjukan bupati memberi jaminan terlaksananya kebijakan pemerintah hingga wilayah terkecil.








Saat ini belum ada komentar