Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Mengapa Gombong Berbeda?

Mengapa Gombong Berbeda?

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Jum, 14 Apr 2023
  • visibility 18.161
  • comment 0 komentar

Berdirinya SMA Negeri Gombong menjadi contoh nyata kerja kolaboratif berbagai elemen untuk memajukan kotanya. Birokrat, politisi, pengusaha bahkan para mahasiswa Gombong di perantauan semua begerak, berkontribusi mewujudkan sekolah menengah atas pertama di Gombong. Hambatan regulasi, sumberdaya dan sarana diatasi dengan keguyuban dan panggilan memajukan wilayah.

Kerusuhan rasial di awal orde reformasi ternyata tak berimbas banyak pada Gombong. Ini semakin membuktikan betapa para founding fathers telah mampu menciptakan ruang hidup bersama yang merangkul dan saling mendukung.

Gombong Sekarang

Semangat kemandirian Gombong mesti dilihat sebagai sebuah inisiasi pemajuan wilayah, bukan sebagai sebuah gerak mengarah ke pemisahan. Gombong tak sekedar kecamatan Gombong tapi sudah meluas ke wilayah di sekitarnya.

Haryono Wahyudi dalam thesis masternya menyimpulkan Gombong memenuhi syarat untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan di Kebumen, khususnya wilayah Barat. Pemerintah Kabupaten dituntut untuk melihat dan mengelola Gombong agar optimal sebagai titik pertumbuhan wilayah Barat. Di sisi lain, tokoh-tokoh lokal dipanggil untuk meneladan para pendahulu yang guyub, visoner, bergerak tanpa pamrih personal, semata-mata karena cinta pada Gombong. Ini yang akan membuat Gombong semakin berbeda, Gombong sing gawe bombong.***

*Peminat budaya, penulis Buku Ngomong Gombong

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Longsor

    Kondisi Terkini Penanganan Longsor di Jalur Karangsambung-Sadang

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 526
    • 0Komentar

    KARANGSAMBUNG (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen terus melakukan penanganan terhadap tanah longsor yang terjadi di jalur Karangsambung-Sadang, tepatnya di Desa Totogan, Kecamatan Karangsambung. Longsor dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan perbukitan pada Jumat malam 24 Oktober 2025. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen, Bagus Priyanto SST, menjelaskan bahwa penanganan […]

  • Gapeka 2025: KA Sawunggalih Ditambah Frekuensi Perjalanannya, CL Prameks Belum Sampai Kebumen

    Gapeka 2025: KA Sawunggalih Ditambah Frekuensi Perjalanannya, CL Prameks Belum Sampai Kebumen

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.569
    • 0Komentar

    Hal ini dipertegas oleh admin KAI Commuter Line yang mengatakan bahwa informasi tersebut (Prameks sampai Kebumen) belum tersedia informasi lebih lanjut. “Jika sudah tersedia informasinya akan kami publikasikan di media sosial kami,” jawab admin KAI Commuter Line. 10 Kereta Api Alami Percepatan Waktu Tempuh Dari keberangkatan Daop 5 Purwokerto, ada 10 kereta api yang mengalami […]

  • Hadiri Pelantikan Rektor UNIMUGO dan Pengukuhan Direksi RS PKU Muhammadiyah Gombong, Ini Pesan Prof Haedar Nashir

    Hadiri Pelantikan Rektor UNIMUGO dan Pengukuhan Direksi RS PKU Muhammadiyah Gombong, Ini Pesan Prof Haedar Nashir

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 413
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Dua institusi milik Muhammadiyah di Kabupaten Kebumen, Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) dan RS PKU Muhammadiyah Gombong resmi memiliki pemimpin baru. Pelantikan Rektor UNIMUGO dan pengukuhan Direksi RS PKU Muhammadiyah Gombong untuk masa jabatan 2025-2029 berlangsung Senin 8 Desember 2025 di Gedung Rektorat UNIMUGO Lantai 3. Dalam seremoni tersebut, Prof Dr Sofyan Anif, […]

  • Kampung Moderasi Beragama

    Kemenag Kebumen Bakal Kukuhkan Desa Gebangsari Sebagai Kampung Moderasi Beragama, Ini Pertimbangannya

    • calendar_month Kam, 2 Feb 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.736
    • 0Komentar

    “Meskipun warga mayoritas muslim dan sebagian lainnya beragama Kristen, tetapi perbedaan agama tersebut tidak menjadi penghalang warga sini untuk hidup bersama di masyarakat,” ungkap Salim. “Ini sangat baik dan harus kita lestarikan. Semoga dengan dikukuhkannya Desa Gebangsari sebagai kampung moderasi nantinya dapat semakin meningkatkan kerukunan warga dan ditiru oleh kampung lainnya,” imbuhnya.

  • Kasus PMK

    Cegah Kasus PMK, Peternak Diingatkan Pentingnya Vaksinasi

    • calendar_month Rab, 15 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 870
    • 0Komentar

     KEBUMEN (KebumenUpdate.com)  – Pemkab Kebumen melalui Dinas Pertanian dan Pangan mengingatkan kepada para peternak untuk mewaspadai munculnya kembali penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Pasalnya, PMK sudah menyerang sapi di berbagai wilayah di Indonesia hingga banyak sapi yang mati atau lumpuh. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) pada Dinas Pertanian dan Pangan […]

  • Ketua DPC PDIP Kebumen Saiful Hadi SIKom. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    PDIP Dukung Pemkab Kebumen Terapkan Kenormalan Baru, Ini Alasannya

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.507
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – DPC PDI Perjuangan Kebumen mendukung Pemkab Kebumen menerapkan kenormalan baru atau new normal. Dengan penerapan new normal itu diharapkan dapat memperbaiki perekonomian masyarakat yang terpuruk karena pembatasan kegiatan masyarakat selama pandemi Covid-19. Ketua DPC PDI Perjuangan Kebumen Saiful Hadi SIKom menyampaikan bahwa pembatasan kegiatan masyarakat sejak Maret 2020 berdampak pada mandeknya perekonomian […]

expand_less