Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Genting Genteng Prabowo

Genting Genteng Prabowo

  • account_circle Sigit Tri Prabowo
  • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
  • visibility 1.694
  • comment 0 komentar

KETIKA memberikan arahan dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin, 2 Februari 2026, Presiden Prabowo Subianto melontarkan program ‘gentengisasi’ sebagai bagian dari gerakan Indonesia ASRI. Lewat program itu Prabowo  berharap rumah-rumah di Indonesia mengganti atap seng dan asbes dengan atap ‘genteng’ karena alasan kesehatan juga keindahan.

Hal yang memprihatinkan dari paparan Pak Presiden adalah digunakannya kata genteng, bukan genting.  Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata baku adalah ‘genting’ sementara genteng adalah bentuk yang tidak baku. Agak mengejutkan bahwa tim komunikasi sekelas Presiden alpa mengecek hal mendasar semacam ini. Maka jika merujuk pada ejaan baku, mestinya program ini disebut gentingisasi.

Di luar kekeliruan soal ejaan, program gentingisasi kiranya menjadi gagasan Presiden Prabowo yang (lagi-lagi) out of the box dan potensial menuai pro dan kontra. Apalagi disampaikan pula bahwa produksi genting akan dimotori oleh Koperasi Merah Putih.

 Bagi Kabupaten Kebumen, tentu gagasan ini layak disikapi dengan penuh semangat namun tetap kritis dan proporsional. Sebagai pemilik industri genting yang sudah berkembang sejak jaman kolonial, Kebumen adalah salah satu kabupaten yang sangat mungkin memetik manfaat besar dari program ini.

Buruh menata genting yang sudah dibakar. (Foto: Giyono Padmo)

Sokka, Industri Asuhan Pemerintah

Sejak berkembang di akhir 1900an, naik turun industri genting Kebumen (yang kemudian lebih dikenal dengan jenama Sokka) sangat dipengaruhi program pembangunan yang dilakukan pemerintah. Kejayaan Sokka merupakan dampak dari membaiknya ekonomi pemerintah kolonial. Di masa itu dilakukan pembangunan berbagai gedung-gedung pemerintah, pabrik juga rumah-rumah hunian indis yang semuanya memanfaatkan genting Sokka sebagai atapnya.

Pecahnya Perang Dunia II dan masuknya Jepang ke Indonesia berakibat kemunduran industri genting Sokka. Di awal kemerdekaan, industri ini bisa dikatakan lumpuh. Apalagi beberapa pabrik dihancurkan oleh laskar-laskar perjuangan dalam gerakan bumi hangus. Sekalipun pada dekade 50an ada program perbaikan rumah-rumah militer di Jawa, namun pesanan yang masuk tidak mampu mengembalikan kejayaan Sokka.

Di masa orde baru, Sokka kembali berkibar seiring dengan Program pembangunan sekolah INPRES (Instruksi Presiden) di seluruh Indonesia. Pesanan genting Sokka meningkat drastis, sampai-sampai pengusaha lokal harus menggandeng pabrik di luar Kebumen untuk memproduksi genting Sokka.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News
  • Penulis: Sigit Tri Prabowo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sedulur Kebumen

    Bantuan Mengalir untuk Pembangunan Rumah Saliman

    • calendar_month Kam, 10 Jun 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.287
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kisah Saliman (66) warga Desa Kebulusan, Kecamatan Pejagoan yang bertahun-tahun tinggal sendirian di kuburan memantik perhatian dari berbagai pihak. Selain mendapatkan kunjungan dari Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH, Saliman akan dibangunan rumah oleh komunitas Sedulur Kebumen. Penggalangan dana yang dilakukan oleh Sedulur Kebumen melalui WhatsApp Group (WAG) terus mendapatkan perhatian dari […]

  • Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat memantau Pos Pam/Pos Pantau Operasi Ketupat Candi 2020. (Foto: Istimewa)

    Personil Polri di Pos Pam Diminta Terapkan Buddy System, Apa Maksudnya?

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.275
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan meminta personel Polri yang bertugas di Pos Pam/Pos Pantau Operasi Ketupat Candi 2020 agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Peningkatan itu dilakukan dengan cara menerapkan buddy system. “Buddy system harus selalu digunakan dalam menjalankan tugas,” tegas AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat melaksanakan patroli dan cek Pos Pam/Pos […]

  • M Yahya Fuad dan Lilis Nuryani Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid KH Abu Dardiri Ponpes Al Kamal

    M Yahya Fuad dan Lilis Nuryani Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid KH Abu Dardiri Ponpes Al Kamal

    • calendar_month Jum, 10 Jan 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.471
    • 0Komentar

    KUWARASAN (KebumenUpdate.com) –Impian keluarga besar Ponpes Al Kamal Kuwarasan memiliki masjid baru yang mampu menampung seluruh santrinya tidak lama lagi akan terwujud. Pasalnya, Jumat 10 Januari 2025, telah dilakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid yang diberi nama KH Abu Dardiri. Peletakan batu pertama Masjid KH Abu Dardiri dilakukan oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Nurul Ihsan […]

  • HUT ke-5, Siaga Peduli Kebumen Gelar Berbagai Kegiatan Sosial

    HUT ke-5, Siaga Peduli Kebumen Gelar Berbagai Kegiatan Sosial

    • calendar_month Ming, 16 Apr 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.482
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Mengisi kegiatan di bulan suci Ramadhan 1444 H, komunitas relawan Siaga Peduli Kebumen yang bermarkas di Desa Candiwulan menggelar event bertajuk Ramadhan Ceria. Mengangkat tema Ramadhan Borong Berkah, kegiatan yang berlangsung di Aula Kemenag Kebumen, Minggu 16 April 2023 mengundang 50 peserta. Hadir pula perwakilan sekolah maupun komunitas yang ada di Kebumen. […]

  • Geopark Kebumen Lolos Menjadi UNESCO Global Geopark

    Geopark Kebumen Lolos Menjadi UNESCO Global Geopark

    • calendar_month Ming, 8 Sep 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.186
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Melalui kolaborasi pentahelix (pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, dan media), Geopark Kebumen akhirnya lolos menjadi UNESCO Global Geopark (UGGp). General Manager Badan Pengelola Geopark Kebumen Sigit Tri Prabowo menyampaikan bahwa masuknya Geopark Kebumen dalam UGGp diputuskan dalam Sidang Dewan UGGp di Cao Bang UNESCO Global Geopark Vietnam, Minggu 8 September 2024. “Puji […]

  • Gaspala SMAN 2 Kebumen Kembali Hijaukan Kawasan Pesisir

    Gaspala SMAN 2 Kebumen Kembali Hijaukan Kawasan Pesisir

    • calendar_month Sab, 7 Des 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.654
    • 0Komentar

    KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Di penghujung tahun 2024, Gaspala SMAN 2 Kebumen kembali melaksanakan kegiatan di bidang lingkungan. Adapun kegiatan tersebut yakni penanaman 200 pohon cemara laut (Casuarina equisetifolia) di area Kaliratu Desa Tanggulangin Kecamatan Klirong, Sabtu 7 Desember 2024. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 8.30 WIB ini dihadiri Kepala Desa Tanggulangin Kasimin, Ketua Kelompok Tani […]

expand_less