Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Genting Genteng Prabowo

Genting Genteng Prabowo

  • account_circle Sigit Tri Prabowo
  • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
  • visibility 2.035
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KETIKA memberikan arahan dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin, 2 Februari 2026, Presiden Prabowo Subianto melontarkan program ‘gentengisasi’ sebagai bagian dari gerakan Indonesia ASRI. Lewat program itu Prabowo  berharap rumah-rumah di Indonesia mengganti atap seng dan asbes dengan atap ‘genteng’ karena alasan kesehatan juga keindahan.

Hal yang memprihatinkan dari paparan Pak Presiden adalah digunakannya kata genteng, bukan genting.  Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata baku adalah ‘genting’ sementara genteng adalah bentuk yang tidak baku. Agak mengejutkan bahwa tim komunikasi sekelas Presiden alpa mengecek hal mendasar semacam ini. Maka jika merujuk pada ejaan baku, mestinya program ini disebut gentingisasi.

Di luar kekeliruan soal ejaan, program gentingisasi kiranya menjadi gagasan Presiden Prabowo yang (lagi-lagi) out of the box dan potensial menuai pro dan kontra. Apalagi disampaikan pula bahwa produksi genting akan dimotori oleh Koperasi Merah Putih.

 Bagi Kabupaten Kebumen, tentu gagasan ini layak disikapi dengan penuh semangat namun tetap kritis dan proporsional. Sebagai pemilik industri genting yang sudah berkembang sejak jaman kolonial, Kebumen adalah salah satu kabupaten yang sangat mungkin memetik manfaat besar dari program ini.

Buruh menata genting yang sudah dibakar. (Foto: Giyono Padmo)

Sokka, Industri Asuhan Pemerintah

Sejak berkembang di akhir 1900an, naik turun industri genting Kebumen (yang kemudian lebih dikenal dengan jenama Sokka) sangat dipengaruhi program pembangunan yang dilakukan pemerintah. Kejayaan Sokka merupakan dampak dari membaiknya ekonomi pemerintah kolonial. Di masa itu dilakukan pembangunan berbagai gedung-gedung pemerintah, pabrik juga rumah-rumah hunian indis yang semuanya memanfaatkan genting Sokka sebagai atapnya.

Pecahnya Perang Dunia II dan masuknya Jepang ke Indonesia berakibat kemunduran industri genting Sokka. Di awal kemerdekaan, industri ini bisa dikatakan lumpuh. Apalagi beberapa pabrik dihancurkan oleh laskar-laskar perjuangan dalam gerakan bumi hangus. Sekalipun pada dekade 50an ada program perbaikan rumah-rumah militer di Jawa, namun pesanan yang masuk tidak mampu mengembalikan kejayaan Sokka.

Di masa orde baru, Sokka kembali berkibar seiring dengan Program pembangunan sekolah INPRES (Instruksi Presiden) di seluruh Indonesia. Pesanan genting Sokka meningkat drastis, sampai-sampai pengusaha lokal harus menggandeng pabrik di luar Kebumen untuk memproduksi genting Sokka.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News
  • Penulis: Sigit Tri Prabowo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ground Breaking Lapangan Manunggal Gombong: Disulap jadi Pusat Olahraga dan Ekonomi Kreatif Berbasis Sport Tourism

    Ground Breaking Lapangan Manunggal Gombong: Disulap jadi Pusat Olahraga dan Ekonomi Kreatif Berbasis Sport Tourism

    • calendar_month Jum, 19 Jun 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 788
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Wajah Lapangan Manunggal Gombong dipastikan akan segera berubah menjadi ruang publik yang modern, tertata, dan representatif. Kepastian ini ditandai dengan pelaksanaan ground breaking atau peletakan batu pertama renovasi lapangan oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Jumat 19 Juni 2026. Agenda ini turut dihadiri dan disaksikan oleh jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten Sekda, […]

  • PDI Perjuangan Kebumen

    Kader PDI Perjuangan Kebumen Pertanyakan Sisa Dana Pilbup Rp 1,8 Miliar, Ini Tanggapan Saiful Hadi

    • calendar_month Ming, 13 Feb 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.887
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pelaksanaan reses anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Dapil X sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kebumen Saiful Hadi SIKom, Sabtu 12 Februari 2022 sore diwarnai kericuhan. Sejumlah kader partai berlambang banteng moncong putih itu datang ke lokasi reses yang berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan Kebumen Jalan HM Sarbini dengan membawa spanduk. Mereka […]

  • Java Balloon Attraction 2025

    Java Balloon Attraction 2025 Siap Hiasi Langit Wonosobo

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 775
    • 0Komentar

    WONOSOBO (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 36 balon udara akan menghiasi langit Wonosobo dalam gelaran Java Balloon Attraction 2025 yang akan digelar di Taman Rekreasi Kalianget, Minggu, 6 Juli 2025. Event ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-200 Kabupaten Wonosobo, yang mengusung tema Creative, Culture, Beauty. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Agus Wibowo, menyebut […]

  • Koperasi Merah Putih

    8.523 Kades dan Lurah Tumplek di Klaten Sambut Koperasi Merah Putih, Ahmad Luthfi: Ini Bukti Mereka Ingin Maju!

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.015
    • 0Komentar

    KLATEN (KebumenUpdate.com) – Antusiasme luar biasa mewarnai peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) yang dipusatkan di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Senin 21 Juli 2025. Sebanyak 8.523 kepala desa dan lurah se-Jawa Tengah hadir langsung untuk menyambut kebijakan nasional yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto itu. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang tiba lebih awal […]

  • Kunjungan SBY

    Kunjungan SBY Beri Spirit Baru Bagi Kader Partai Demokrat Kebumen

    • calendar_month Jum, 13 Jan 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.736
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kunjungan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Kebumen memberikan spirit baru kepada para kader dan pengurus Partai Demokrat Kabupaten Kebumen. SBY berpesan kepada para kader Demokrat di kabupaten berslogan Beriman itu agar terus bersemangat dan solid serta tidak mudah terpecah belah. Termasuk meminta untuk mematangkan persiapan Pemilu 2024. […]

  • Kebumen

    Kebumen Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.713
    • 0Komentar

    Strategi Mengatasi Kemiskinan  dan Meningkatkan Pendapatan KEMISKINAN masih menjadi salah satu persoalan utama yang dihadapi oleh banyak daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Kebumen. Untuk mencapai cita-cita besar Indonesia Emas 2045, yaitu menjadi negara maju dengan pendapatan per kapita tinggi, salah satu langkah yang harus diambil adalah mengatasi kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi yang inklusif. Dengan proyeksi […]

expand_less