Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Pilbup dan Pendidikan Politik Warga NU

Pilbup dan Pendidikan Politik Warga NU

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 26 Jul 2020
  • visibility 2.625
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Oleh: Dr Imam Satibi*

KETERLIBATAN politik NU bersama organisasi keagamaan yang lain seperti Muhamadiyah dll telah dimulai jauh semenjak Indonesia sebelum merdeka yakni tepatnya era kolonial. Sampai saat ini relasi NU dan negara tidak dapat dipisahkan demikian pula organisasi keagamaan yang lain.

Apapun diksi yang digunakan baik istilah politik kebangsaan, politik keumatan, siyasah yang lain atau juga civil relegion, civic NU dan sebutan lainya itu hanya kemasan saja yang berbeda. Karena esensi politik adalah relasi kekuasaan.

Dialektika NU dan politik bisa jadi menurut sebagian penafsir telah diakhiri semenjak khithoh 1926 di Situbondo. Hal itu tidak salah jika diartikan politik itu partai. Namun demikian diskursus relasi NU dan kehidupan politik tidak bisa dilepaskan dalam kehidupan praktinya.

Misalkan yang baru-baru ini terjadi bagaimana warga NU secara all out mendukung Jokowi dalam Pilpres karena menggandeng tokoh dan struktural PBNU beliau KH Maruf Amin sebaga Rois Am pada saat itu.

Sahwat politik tidak bisa dinafikan. Demikian pula yang mengklaim tokoh NU di kubu sebelah. Dinamika yang lain pun terjadi secara lokal di basis-basis daerah kantong NU dalam menghadapi Pilgup dan Pilbup. Hal yang sama juga dilakukan organisasi keagamaan yang lain.

Berbagai narasi pun dibangun sebagai wujud peran organisasi baik sebagai pressure group maupun interest group di daerah. Dalam konteks itu organisasi sebesar NU tentu tidak bisa cuek dan masa bodoh dengan lingkungan daerah sendiri.

Berkontribusi Lebih Besar

Keterlibatan NU dalam politik tentunya bukan sekadar dukung mendukung melainkan ingin berkontribusi lebih besar dalam manajemen berbangsa dan bernegara secara santun dalan bingkai mabadi khoerul umah dan Islam rohmatan lil’alamin.

Dalam hubungan dengan ormas lain tentunya bagian yang tidak terpidahkan dari fastabiqul khoirot. Sangat naif jika organisasi sosial apapun bersikap apatis terhadap kehidupan yang menyangkut warganya. NU sebagai bagian dari civil religion tentunya akan selalui beririsan dengan persoalan-persoalan isu daerah baik yang strategis maupun praktis seperti halnya Pilbup.

Strategi sebagai motor moderasi dan kemaslahatan umat tentunya harus ditransformasikan dalam kepemimpinan dan manajemen risiko daerah. Persoalan persoalan daily seperti halnya kemiskinan, kriminal, kualitas keberagamaan, penyelenggaraan pendidikan dan pemerataan sumberdaya serta pembangunan fisik adalah bagian sinergitas program yang harus beriringan.

Panggilan-panggilan itulah yang menjadi bagian dan harus direfleksikan dalam hajat lima tahunan Pilkada.

Baca Juga: Keterlibatan Ormas Keagamaan dalam Politik Praktis Dinilai Sebuah Kemunduran

Pilbup atau Pilkada bagi warga daerah merupakan sesuatu yang dinilai jauh lebih penting dibandingkan Pilpres maupun Pileg atau Pilgub sekalipun. Hal ini sangat bersentuhan langsung baik terkait prestise daerah maupun establish suatu daerah. Lebih-lebih di dalam suatu daerah yang terpapar kemiskinan dan barrier pembangunan lainnya.

NU sebagai bagian civil society harus mengambil momentum sebagai media melakukan civic education sehingga warganya memiliki sense of belonging pada kemajuan daerahnya.

Kepemimpinan daerah (bupati) memiliki peran yang sangat efektif dan menentukan keberlangsungan progres ke depan. Sehingga tidak salah jika aliran dukungan ide, gagasan, konsep maupun dukungan politik menjadi hal yang rasional dan tidak bisa dihindari.

Demikian pula control dalam narasi kritik juga akan dilakukan oleh kelompok yang aspirasi berbeda. Ini akan muncul sebagai sikap politik dari kubu yang berbeda dan bukan sebagai control moral yang tanpa interest.
Di sinilah pentingya sikap bijak dan awareness dalam bingkai toleransi lokal yang tidak perlu disikapi berlebihan.

Seiring berakhirya hajat dipastikan masyarakat akan kembali dalam tatanan normal dan utuh dalam satu keputusan akhir. Sebagai bangsa yang berjiwa besar tentunya akan mengembalikan segala dinamika secara proporsional, yakni ada kalanya berpolitik dan ada saatnya harus normal dalam cultural habit.

Kedewasaan berpolitik adalah kunci dari local wisdom sebagai karakter jati diri daerah. Sekian maturnuwun.

*Dr Imam Satibi, Rektor Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lebih Dekat dengan Masyarakat: PDAM Kebumen Kejar 3.195 Sambungan Rumah Baru di 2025

    Lebih Dekat dengan Masyarakat: PDAM Kebumen Kejar 3.195 Sambungan Rumah Baru di 2025

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 716
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pernahkah Anda bertanya-tanya siapa pahlawan di balik lancarnya air di rumah Anda? Mereka adalah para “garda depan” Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa (PDAM) Kebumen. Demi memastikan setiap tetes air sampai ke tangan pelanggan dengan pelayanan prima, PDAM Kebumen menggelar Pelatihan Peningkatan Motivasi Karyawan dan Pembekalan Garda Depan Pelayanan pada Senin, 30 […]

  • Kompol Andi Mohamad Akbar Mekuo Jabat Wakapolres Kebumen

    Kompol Andi Mohamad Akbar Mekuo Jabat Wakapolres Kebumen

    • calendar_month Kam, 4 Jan 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.861
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kompol Andi Mohamad Akbar Mekuo menggantikan Kompol Bakti Kautsar Ali sebagai Wakapolres Kebumen. Kapolres Kebumen AKBP Recky memimpin jalannya Upacara Sertijab di halaman Mapolres, Kamis 4 Januari 2024. “Upacara serah terima jabatan dalam lingkungan Polri merupakan penyegaran dan pembinaan karier Polri, serta meningkatkan kinerja Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelas AKBP […]

  • UPB Kebumen

    FEB UPB Kebumen Dorong Mahasiswa Jadi Job Creator Lewat Entrepreneur Insight

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 896
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Putra Bangsa (UPB) menggelar kegiatan “Entrepreneur Insight: From Experience to Future Business Leaders” di Aula UPB Kebumen, Senin 6 Kamis 2026. Kegiatan ini menghadirkan praktisi bisnis serta diikuti ratusan mahasiswa untuk memperkuat wawasan kewirausahaan dan menjembatani dunia akademik dengan industri. Acara ini dihadiri Wakil Rektor I […]

  • Tanah Labil di Selogiri

    Tanah Labil Picu Kerusakan Rumah di Desa Selogiri

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 516
    • 0Komentar

    KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Hujan deras yang mengguyur wilayah utara Kabupaten Kebumen sejak Senin malam, 10 November 2025, memicu tanah bergerak di Dukuh Kedawung, Desa Selogiri, Kecamatan Karanggayam. Pergerakan tanah itu nyaris membelah rumah milik Suyud (65), warga setempat, pada Selasa dini hari, 11 November 2025. Sekitar pukul 05.00 WIB, Polsek Karanggayam menerima laporan warga dan […]

  • Tasyakuran HPN 2023: Tantangan Pers ke Depan

    Tasyakuran HPN 2023: Tantangan Pers ke Depan

    • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.361
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Malam tasyakuran menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2023 yang digelar PWI Kabupaten Kebumen berlangsung di Sasana Pambiwara Dinas Kominfo Kebumen, Rabu malam 8 Februari 2023. Mengangkat tema Pers Bebas Demokrasi Bermartabat, tasyakuran dihadiri Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Kakankemenag Ibnu Asaduddin, Kepala Dinas Kominfo Sukamto, Asisten II Sekda Bidang Perekonomian Frans Haidar, dan […]

  • Pesta Pernikahan

    Bupati Kebumen Kembali Ijinkan Pesta Pernikahan, Ini Syaratnya

    • calendar_month Rab, 7 Okt 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.985
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz memberikan izin terhadap penyelenggaraan pesta pernikahan di Kabupaten Kebumen. Meski demikian, ada beberapa persyaratan yang harus lengkapi. Antara lain keharusan pengajuan izin dan koordinasi secara berjenjang. Mulai dari pemerintah desa hingga kecamatan serta pihak terkait. Keharusan lain yang juga harus dipenuhi yakni pelaksanaan pesta pernikahan diwajibkan menerapkan […]

expand_less