Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Pilbup dan Pendidikan Politik Warga NU

Pilbup dan Pendidikan Politik Warga NU

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 26 Jul 2020
  • visibility 2.596
  • comment 0 komentar

Oleh: Dr Imam Satibi*

KETERLIBATAN politik NU bersama organisasi keagamaan yang lain seperti Muhamadiyah dll telah dimulai jauh semenjak Indonesia sebelum merdeka yakni tepatnya era kolonial. Sampai saat ini relasi NU dan negara tidak dapat dipisahkan demikian pula organisasi keagamaan yang lain.

Apapun diksi yang digunakan baik istilah politik kebangsaan, politik keumatan, siyasah yang lain atau juga civil relegion, civic NU dan sebutan lainya itu hanya kemasan saja yang berbeda. Karena esensi politik adalah relasi kekuasaan.

Dialektika NU dan politik bisa jadi menurut sebagian penafsir telah diakhiri semenjak khithoh 1926 di Situbondo. Hal itu tidak salah jika diartikan politik itu partai. Namun demikian diskursus relasi NU dan kehidupan politik tidak bisa dilepaskan dalam kehidupan praktinya.

Misalkan yang baru-baru ini terjadi bagaimana warga NU secara all out mendukung Jokowi dalam Pilpres karena menggandeng tokoh dan struktural PBNU beliau KH Maruf Amin sebaga Rois Am pada saat itu.

Sahwat politik tidak bisa dinafikan. Demikian pula yang mengklaim tokoh NU di kubu sebelah. Dinamika yang lain pun terjadi secara lokal di basis-basis daerah kantong NU dalam menghadapi Pilgup dan Pilbup. Hal yang sama juga dilakukan organisasi keagamaan yang lain.

Berbagai narasi pun dibangun sebagai wujud peran organisasi baik sebagai pressure group maupun interest group di daerah. Dalam konteks itu organisasi sebesar NU tentu tidak bisa cuek dan masa bodoh dengan lingkungan daerah sendiri.

Berkontribusi Lebih Besar

Keterlibatan NU dalam politik tentunya bukan sekadar dukung mendukung melainkan ingin berkontribusi lebih besar dalam manajemen berbangsa dan bernegara secara santun dalan bingkai mabadi khoerul umah dan Islam rohmatan lil’alamin.

Dalam hubungan dengan ormas lain tentunya bagian yang tidak terpidahkan dari fastabiqul khoirot. Sangat naif jika organisasi sosial apapun bersikap apatis terhadap kehidupan yang menyangkut warganya. NU sebagai bagian dari civil religion tentunya akan selalui beririsan dengan persoalan-persoalan isu daerah baik yang strategis maupun praktis seperti halnya Pilbup.

Strategi sebagai motor moderasi dan kemaslahatan umat tentunya harus ditransformasikan dalam kepemimpinan dan manajemen risiko daerah. Persoalan persoalan daily seperti halnya kemiskinan, kriminal, kualitas keberagamaan, penyelenggaraan pendidikan dan pemerataan sumberdaya serta pembangunan fisik adalah bagian sinergitas program yang harus beriringan.

Panggilan-panggilan itulah yang menjadi bagian dan harus direfleksikan dalam hajat lima tahunan Pilkada.

Baca Juga: Keterlibatan Ormas Keagamaan dalam Politik Praktis Dinilai Sebuah Kemunduran

Pilbup atau Pilkada bagi warga daerah merupakan sesuatu yang dinilai jauh lebih penting dibandingkan Pilpres maupun Pileg atau Pilgub sekalipun. Hal ini sangat bersentuhan langsung baik terkait prestise daerah maupun establish suatu daerah. Lebih-lebih di dalam suatu daerah yang terpapar kemiskinan dan barrier pembangunan lainnya.

NU sebagai bagian civil society harus mengambil momentum sebagai media melakukan civic education sehingga warganya memiliki sense of belonging pada kemajuan daerahnya.

Kepemimpinan daerah (bupati) memiliki peran yang sangat efektif dan menentukan keberlangsungan progres ke depan. Sehingga tidak salah jika aliran dukungan ide, gagasan, konsep maupun dukungan politik menjadi hal yang rasional dan tidak bisa dihindari.

Demikian pula control dalam narasi kritik juga akan dilakukan oleh kelompok yang aspirasi berbeda. Ini akan muncul sebagai sikap politik dari kubu yang berbeda dan bukan sebagai control moral yang tanpa interest.
Di sinilah pentingya sikap bijak dan awareness dalam bingkai toleransi lokal yang tidak perlu disikapi berlebihan.

Seiring berakhirya hajat dipastikan masyarakat akan kembali dalam tatanan normal dan utuh dalam satu keputusan akhir. Sebagai bangsa yang berjiwa besar tentunya akan mengembalikan segala dinamika secara proporsional, yakni ada kalanya berpolitik dan ada saatnya harus normal dalam cultural habit.

Kedewasaan berpolitik adalah kunci dari local wisdom sebagai karakter jati diri daerah. Sekian maturnuwun.

*Dr Imam Satibi, Rektor Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Monitoring Mangrove Di Kaliratu: Dari 1000 Bibit Tersisa 550-600

    Monitoring Mangrove Di Kaliratu: Dari 1000 Bibit Tersisa 550-600

    • calendar_month Sab, 23 Jul 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.540
    • 0Komentar

    KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Kawasan Kaliratu yang terletak di Desa Tanggulangin dan Jogosimo Kecamatan Klirong, digadang-gadang akan dijadikan wisata bahari oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen. Selain karena terdapat kawasan konservasi penyu di Desa Jogosimo, jika ke arah timur atau menuju Desa Tanggulangin maka di sepanjang pinggir sungai akan terlihat area yang ditanami bakau (mangrove). Meskipun saat ini […]

  • Kecelakaan Motor di Jembatan Karanganyar Kebumen, Seorang Remaja Ditemukan Meninggal Dunia

    Kecelakaan Motor di Jembatan Karanganyar Kebumen, Seorang Remaja Ditemukan Meninggal Dunia

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.378
    • 0Komentar

    KARANGANYAR (KebumenUpdate.com) – Tim SAR Gabungan melalui Unit Siaga SAR (USS) Kebumen mengevakuasi seorang pemuda yang terjatuh ke sungai setelah mengalami kecelakaan sepeda motor di Jembatan Karanganyar, Jalan Nasional III, Kabupaten Kebumen, pada Kamis 14 Mei 2026 dini hari. Koordinator Tim SAR Gabungan, Tiesna, menjelaskan bahwa insiden tersebut dilaporkan terjadi pada pukul 03.30 WIB. Menindaklanjuti […]

  • Omzet Rp22 Miliar, ArrahmahTour Kebumen Targetkan 2.500 Kursi Jemaah Umrah di Tahun 1447 Hijriah

    Omzet Rp22 Miliar, ArrahmahTour Kebumen Targetkan 2.500 Kursi Jemaah Umrah di Tahun 1447 Hijriah

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 809
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Biro Travel Umrah dan Haji ArrahmahTour Muhammadiyah Kebumen resmi diluncurkan di Gombong. Acara peresmian ini dihadiri oleh Bupati Lilis Nuryani, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Drs H Tafsir MAg dan sejumlah tokoh penting lainnya. Hadir pula Direktur Utama Arrahmah Ghozwatul Fikri Arfinanda, Komisaris Utama Arrahmah Ir H Mohammad Yahya Fuad […]

  • Penasehat PSMTI Kebumen Sugeng Budiawan menyerahkan bantuan APD kepada Bupati Yazid Mahfudz. (Foto: Padmo-KebumenUpdate).

    Paguyuban Warga Tionghoa Serahkan 1.000 APD untuk Tenaga Medis

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.811
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dukungan terhadap tim medis dalam penanggulangan pandemi Coronavirus (Covid-19) di Kebumen terus berdatangan. Salah satunya datang dari paguyuban warga Tionghoa Kebumen yang tergabung dalam Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kebumen. Paguyuban Tionghoa menyerahkan bantuan berupa 1.000 alat pelindung diri (APD) kepada 36 Puskesmas dan empat rumah sakit di Kebumen. Bantuan APD […]

  • Kali Ini Giliran 17 Calon Guru Penggerak yang Dapat Tiket Pesawat Gratis dari Bupati

    Kali Ini Giliran 17 Calon Guru Penggerak yang Dapat Tiket Pesawat Gratis dari Bupati

    • calendar_month Ming, 3 Des 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.674
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Belum lama ini Bupati Kebumen Arif Sugiyanto memberikan tiket pesawat gratis untuk siswa-siswi SMAN 1 Mirit. Kali ini giliran 17 calon guru penggerak (CGP) mendapat kesempatan yang sama. Mereka bakal diajak ikut kunjungan kerja bersama bupati ke luar kota menggunakan pesawat. Calon guru penggerak ini mendapat hadiah dari bupati usai menampilkan tari […]

  • Jemput Bola, RSUD Dr Soedirman Gelar Sosiomedis di Desa Tanggulangin

    Jemput Bola, RSUD Dr Soedirman Gelar Sosiomedis di Desa Tanggulangin

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 906
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kegiatan sosiomedis RSUD Dr Soedirman kembali digelar, Senin 9 September 2024. Kali ini program berlangsung di Pendopo Balai Desa Tanggulangin, Kecamatan Klirong. Bupati Arif Sugiyanto yang hadir di lokasi menyambut baik kegiatan ini. Sesuai dengan tujuannya yakni meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dengan sistem jemput bola. Baca juga: Macan Pantai Selatan Kebumen Borong 10 […]

expand_less