Hadiri Pelantikan Rektor UNIMUGO dan Pengukuhan Direksi RS PKU Muhammadiyah Gombong, Ini Pesan Prof Haedar Nashir
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sen, 8 Des 2025
- visibility 395
- comment 0 komentar

Dari kiri-kanan: Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr H Haedar Nashir MSi, Rektor UNIMUGO Prof Dr Sofyan Anif MSi, Ketua PWM Jateng Dr KH Tafsir MAg, dan Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah Prof. Dr. Bambang Setiadi MSi. (Foto: Hari)
GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Dua institusi milik Muhammadiyah di Kabupaten Kebumen, Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) dan RS PKU Muhammadiyah Gombong resmi memiliki pemimpin baru.
Pelantikan Rektor UNIMUGO dan pengukuhan Direksi RS PKU Muhammadiyah Gombong untuk masa jabatan 2025-2029 berlangsung Senin 8 Desember 2025 di Gedung Rektorat UNIMUGO Lantai 3.

Foto bersama usai pengukuhan direksi RS PKU Muhammadiyah Gombong. (Foto: Hari)
Dalam seremoni tersebut, Prof Dr Sofyan Anif, MSi dilantik sebagai Rektor UNIMUGO. Sementara itu, dr Desatya Rossa Amygha MM dikukuhkan sebagai Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Gombong.
Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof Dr H Haedar Nashir MSi. Turut hadir Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah Prof Dr Bambang Setiadi MSi, Ketua PWM Jawa Tengah Dr KH Tafsir MAg, serta Bupati Kebumen Lilis Nuryani, bersama jajaran Forkopimda.
Sejumlah tokoh Persyarikatan juga memadati ruangan, termasuk Ketua PDM Kebumen Joko Purnomo dan PDA Kebumen Navi Agustina, Ketua PCM Gombong Ir. Mohammad Yahya Fuad SE, Rektor UNIMUGO periode sebelumnya Dr Herniyatun, MKep SpMat, BPH UNIMUGO, serta Direksi RS PKU Muhammadiyah Gombong Group, dan jajaran pimpinan OPD serta Forkopimcam Gombong.
Dukungan Penuh dari Pemerintah Daerah
Dalam sambutannya, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ketua Umum PP Muhammadiyah untuk kesekian kalinya di UNIMUGO.
Ia menegaskan, UNIMUGO dan RS PKU Muhammadiyah Gombong merupakan dua institusi terdepan yang menjaga martabat manusia melalui ilmu dan pelayanan kesehatan.

Bupati Lilis Nuryani memberikan sambutan di Universitas Muhammadiyah Gombong. (Foto: Hari)
“UNIMUGO telah menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak Kebumen dan wilayah sekitar. Di sini lahir calon perawat, bidan, apoteker, tenaga kesehatan, insan industri, dan pemimpin masa depan,” ujar Bupati Lilis.
Bupati Lilis juga menyampaikan selamat kepada rektor dan direksi yang baru dilantik.
“Selamat kepada Prof Dr Sofyan Anif dan dr Desatya Rossa Amygha. Kami yakin di tangan beliau, dengan kerja sama yang baik bersama BPH dan Persyarikatan, UNIMUGO bisa terus maju dan segera punya Fakultas Kedokteran,” harapnya seraya menegaskan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kebumen.
Selain itu, Bupati memberikan apresiasi tinggi kepada PCM Gombong yang baru saja meraih predikat best of the best PCM se-Indonesia di Banjarmasin, serta mengapresiasi keberhasilan RS PKU Muhammadiyah Gombong Group yang kini menaungi lima rumah sakit yang tersebar di empat kabupaten (Kebumen, Banyumas, Cilacap, dan Purworejo).
Haedar Nashir Tekankan Kolaborasi dan Solusi Masalah
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., menyampaikan bahwa rumah sakit dan universitas adalah dua program utama Muhammadiyah yang telah berjalan puluhan tahun.
Ia menegaskan semangat Persyarikatan untuk terus berkiprah dalam pendidikan dan kesehatan yang semakin berkualitas, mengingat rendahnya daya saing dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia.
“Demi usaha memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa, ini memerlukan gerak yang semakin maju,” kata Haedar Nashir.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan kemitraan strategis antara pemerintah dan komponen bangsa dalam membangun Indonesia, tidak bisa bergerak sendiri-sendiri.
Mengutip konsep Nexus, Haedar Nashir menyebut siapa yang menguasai jaringan informasi dan kolaborasi, ia akan menguasai dunia.
Terkait kesulitan dan kendala dalam pembangunan atau hal apapun, termasuk bencana di Sumatra, Haedar Nashir meminta agar semua pihak fokus pada solusi.
“Kalau setiap ada masalah kita terus saling menyalahkan, kita akan kehilangan momentum untuk memecahkan masalah itu sendiri,” tegasnya.
Ia menyerukan agar lembaga pendidikan dan kesehatan melahirkan sumber daya manusia yang mampu menyelesaikan masalah, dengan memecahkan masalah yang sedang terjadi sembari mengevaluasi proses jangka panjang mengapa masalah tersebut terjadi.
Di akhir acara, dilaksanakan pula penyerahan 1.500 paket sembako kepada penerima manfaat di Gombong dan sekitarnya sebagai wujud kepedulian sosial Muhammadiyah. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar