Breaking News
light_mode
Beranda » News » Tiga Tahun Kepemimpinan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto di Mata Aktivis Kotak Kosong

Tiga Tahun Kepemimpinan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto di Mata Aktivis Kotak Kosong

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sen, 19 Feb 2024
  • visibility 3.689
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Kata Bambang, pembangunan revitalisasi Alun-alun Kebumen bukan sebuah kebutuhan mendesak. Arif Sugiyanto dinilai hanya ingin menampilkan kesuksesan membangun Kabupaten Kebumen dengan suasana glamor.

Bupati Seharusnya Pikirkan Kepentingan Seluruh Rakyat
Tiga Tahun Bupati Kebumen

Bupati Arif Sugiyanto saat meninjau Pasar Kuwarasan. (Foto: Istimewa)

Presidium Koko Asmakhudin menilai pembangunan ekonomi yang dilakukan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto gagal. Banyak dari para pedagang Alun-alun yang mengeluh sejak revitalisasi yang dilakukan pemerintah daerah yang katanya mempercantik dan menata wajah kota berdampak pada sepinya pendapatan para pedagang. Mereka mengeluh pembeli sepi, omset menurun.

Lebih lanjut Asmakhudin mengatakan secara kewilayahan maupun perorangan,  yang berseberangan dengan Arif Sugiyanto pasti tidak akan diperhatikan.

“Misal Pilkada Kebumen dulu, Koko bisa mengalahkan Arif Sugiyanto dalam perolehan suara di wilayah Gombong dan Sempor. Dua wilayah kecamatan ini tidak tersentuh pembangunan,” lanjutnya.

Baca Juga: Pemkab Kebumen Raih Dua Penghargaan dari Menpan RB, Salah Satunya Inovasi Mie Kriting

Investasi Pemkab Kebumen dalam pembangunan Alun-alun dianggap tidak seimbang dengan pendapatan masyarakat dalam peran ekonomi. Para pedagang saat ini lebih dalam posisi tertekan terkait pendapatan karena tidak ada pemasukan.

Sementara itu, Ketua Forum Umat Islam (FUI) Kebumen Mundir Hasan menilai, seorang bupati yang dipilih oleh rakyat seharusnya lebih memikirkan kepentingan seluruh rakyat, bukan sebagian rakyat.

“Kota Kebumen itu hanya merupakan salah satu bagian dari wilayah se-Kabupaten Kebumen. Pertanyaannya adalah kenapa hanya wajah kota saja yang dipercantik,” tuturnya.

Menurutnya, ketika itu merupakan kebijakan bupati, semestinya dikomunikasikan dengan wakil rakyat di DPRD. Dia menilai  selama ini Bupati Arif Sugiyanto tidak mengkomunikasikan hal-hal yang merupakan skala prioritas di desa-desa. Pihaknya pun mempertanyakan fungsi wakil rakyat yang tidak menyuarakan kepentingan rakyat.

“Setiap pembangunan tentu sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RJMD). Apakah itu revitalisasi alun-alun dan pembangunan Kapal Mendoan masuk dalam skala prioritas atau tidak. Ketika itu tidak, lalu pembangunan itu dasarnya apa kalau itu tidak masuk dalam RPJMD,” tandasnya seraya menyebutkan arah pembangunan selama lima tahun ke depan harus dituangkan bupati dan wakil bupati dalam Raperda RPJMD.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masuki Masa Pensiun, 8 Personel Polres Kebumen Dilepas dengan Upacara Pedang Pora

    Masuki Masa Pensiun, 8 Personel Polres Kebumen Dilepas dengan Upacara Pedang Pora

    • calendar_month Sel, 4 Jun 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.933
    • 0Komentar

    Kenaikan Pangkat Pengabdian  Masih dalam satu rangkaian upacara, Kapolres Kebumen AKBP Recky juga melantik Kasubsi Dumas Siwas Polres Kebumen Ipda Toni ke pangkat setingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya. Kenaikan pangkat pengabdian yang diperolehnya Ipda Toni dalam institusi Polri bukan perkara mudah. Anggota Polri bisa menyandang pangkat pengabdian harus melalui kerja keras, dedikasi tinggi, serta […]

  • Tiga Bayi Kembar Lahir Prematur Kini Stabil, Bupati Turun Tangan Beri Bantuan

    Tiga Bayi Kembar Lahir Prematur Kini Stabil, Bupati Turun Tangan Beri Bantuan

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 728
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebuah kisah haru dan penuh harapan menyelimuti RSUD dr. Soedirman Kebumen. Tiga bayi perempuan kembar identik, buah hati pasangan Paryudi (37) dan Tri Susanti (36) dari Dukuh Sidomukti Desa Jemur Kecamatan Kebumen, kini menjadi sorotan setelah melewati perjuangan panjang pasca-kelahiran prematur. Keajaiban ini menarik perhatian Bupati Lilis Nuryani, yang pada Rabu 3 […]

  • Muhammadiyah Gombong

    Selamat! STIKES Resmi Jadi Universitas Muhammadiyah Gombong

    • calendar_month Rab, 4 Agu 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.080
    • 0Komentar

    Ketua Majelis Pendidikan Tinggi Litbang PP Muhammadiyah Prof Lincolin Arsyad mengingatkan bahwa merger dari dua perguruan tinggi memerlukan kerjasama yang baik supaya lembaga semakin besar. Karena dua perguruan tinggi memiliki perbedaan kultur sehingga perlu bekerjasama yang baik agar lebih menyatu. “Sekolah tinggi dengan universitas berbeda. Saat ini dosen harus semakin banyak melakukan penelitian dan mengembangkan […]

  • Operasi Keselamatan Candi 2024 Berlangsung 14 Hari, Ini Sasarannya

    Operasi Keselamatan Candi 2024 Berlangsung 14 Hari, Ini Sasarannya

    • calendar_month Sab, 2 Mar 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.573
    • 0Komentar

    “Operasi keselamatan lalu lintas candi tahun 2024 mengedepankan giat preemtif, preventif disertai gakkum dengan humanis dan edukatif. Juga dalam mewujudkan cipta kondisi Kamseltibcarlantas menjelaskan Ramdhan dan Idul Fitri 1445 Hijriah,” ungkap AKP Koyim. Menurutnya, selama operasi berlangsung pihaknya juga akan melakukan pembinaan dan penyuluhan tentang berlalu-lintas kepada masyarakat. Selanjutnya, patroli dan penjagaan pada lokasi macet […]

  • PFPreneur

    Pertamina Foundation Tantang Perempuan Pelaku UMKM Ikuti PFPreneur

    • calendar_month Ming, 4 Okt 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.813
    • 0Komentar

    JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Pertamina Foundation menyelenggarakan program PFPreneur dengan tema kegiatan Women Leader and  Entrepreneurs. Program ini sebagai upaya membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) milik perempuan Indonesia. Para wirausaha perempuan Indonesia yang ditantang untuk berpartisipasi ialah perempuan yang berusia minimal 18 tahun serta memiliki usaha di bidang kerajinan, kuliner, dan pakaian minimal selama […]

  • Tak Hanya Makanan, tapi Juga Perhatian: Bupati Lilis Ulurkan Tangan untuk Lansia

    Tak Hanya Makanan, tapi Juga Perhatian: Bupati Lilis Ulurkan Tangan untuk Lansia

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 621
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ada yang istimewa dalam program 100 hari kepemimpinan Bupati Kebumen Lilis Nuryani. Bukan sekadar peresmian atau seremoni, melainkan aksi nyata menyentuh hati para lansia miskin melalui program “Mangan Bergizi Bareng Biyunge”. Rabu 14 Mei 2025, program yang bertujuan memberikan permakanan siap saji bagi lansia ini resmi berjalan, diawali dengan kunjungan langsung Bupati […]

expand_less