Ini 10 Kabupaten/Kota Terbaik dalam Pengawasan Kearsipan se-Jawa Tengah, Kebumen di Peringkat Pertama
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sel, 16 Sep 2025
- visibility 961
- comment 0 komentar

Penghargaan juara Pengawasan Kearsipan se-Jawa Tengah diserahkan langsung oleh Sekda Jateng kepada Kepala Disarpus Kebumen. (Foto: istimewa)
SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Kabupaten Kebumen berhasil meraih predikat juara pertama dalam ajang Pengawasan Kearsipan Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025.
Penghargaan ini diserahkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Kearsipan se-Jawa Tengah yang diselenggarakan di Front One HK Semarang, Selasa 16 September 2025.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Disarpus) Kebumen, Sigit Dwi Purnomo.
Dalam sambutannya, Sekda Sumarno menyampaikan apresiasinya dan berharap hasil penilaian ini menjadi evaluasi bagi seluruh kabupaten/kota untuk terus meningkatkan pengelolaan arsip.
“Mudah-mudahan ini menjadi inspirasi untuk lebih baik lagi,” ujarnya.
Hasil Penilaian Sangat Memuaskan
Berdasarkan hasil pengawasan kearsipan eksternal, dari total 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah, enam di antaranya meraih kategori Sangat Memuaskan, 18 kategori Memuaskan, dan 11 kategori Sangat Baik.
Berikut adalah 10 besar pemerintah daerah dengan nilai pengawasan kearsipan terbaik:
- Kabupaten Kebumen (Nilai 96,71 – Sangat Memuaskan)
- Kota Semarang (Nilai 95,39 – Sangat Memuaskan)
- Kabupaten Cilacap (Nilai 93,07 – Sangat Memuaskan)
- Kabupaten Jepara (Nilai 90,90 – Sangat Memuaskan)
- Kabupaten Brebes (Nilai 90,72 – Sangat Memuaskan)
- Kabupaten Pekalongan (Nilai 90,52 – Sangat Memuaskan)
- Kabupaten Magelang (Nilai 89,23 – Memuaskan)
- Kabupaten Demak (Nilai 88,88 – Memuaskan)
- Kabupaten Kendal (Nilai 88,77 – Memuaskan)
- Kabupaten Klaten (Nilai 88,61 – Memuaskan)
Sistem Penilaian yang Komprehensif
Kepala Disarpus Kebumen, Sigit Dwi Purnomo, menjelaskan bahwa penilaian pengawasan eksternal ini memiliki dua komponen utama.
“Penilaian terkait Lembaga Kearsipan Daerah atau dinas memiliki bobot 60%, sedangkan penilaian terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kebumen bobotnya 40%,” jelas Sigit.
Adapun penilaian ini melibatkan berbagai aspek, mulai dari Sumber Daya Manusia (SDM), sarana prasarana, hingga pengelolaan arsip dari tahap penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, penyusutan, dan pemusnahan. Selain itu, penilaian juga mencakup aspek digitalisasi arsip.
“Sekarang sudah ada tambahan penilaian terkait digitalisasi arsip dan penggunaannya secara digital,” ungkap Sigit.
Ia menambahkan, penggunaan aplikasi seperti e-letter dan Srikandi turut membantu proses korespondensi dan pemberkasan kearsipan di Kebumen.
Sigit juga mengungkapkan bahwa perolehan ini adalah hasil dari perjuangan yang berat karena proses penilaian dilakukan langsung oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), bukan hanya dari provinsi. Dengan raihan peringkat pertama ini, Kebumen akan maju ke tingkat nasional.
“Harapan kami paling tidak bisa masuk 3 besar tingkat nasional. Terima kasih atas dukungan dari Ibu Bupati, Bapak Wakil Bupati, Bapak Sekda, pimpinan OPD, BUMD, dan para camat yang telah melaksanakan pengelolaan kearsipan sesuai dengan NSPK (Norma Standar Prosedur dan Kriteria) sehingga pengelolaan pemerintahan ini menjadi lebih akuntabel dan transparan,” tutupnya. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar