Breaking News
light_mode
Topik Populer
Beranda » Lifestyle » Bugar » Toxic Positivity: Saat Dipaksa Bahagia Justru Bikin Makin Tertekan

Toxic Positivity: Saat Dipaksa Bahagia Justru Bikin Makin Tertekan

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
  • visibility 462
  • comment 0 komentar

“Kamu harus tetap positif.”
“Jangan sedih, bersyukur aja.”

Niatnya mungkin baik, tapi kalimat-kalimat seperti ini bisa menjadi bentuk toxic positivity—tekanan untuk selalu terlihat bahagia dan positif, bahkan saat sedang tidak baik-baik saja.

Menurut Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Marneda pafimarneda.org fenomena ini makin sering dirasakan anak muda di era media sosial, di mana kesedihan dianggap lemah dan keluhan dianggap tidak produktif.

Semua orang terlihat bahagia, sukses, dan penuh motivasi. Padahal, memaksakan perasaan positif secara berlebihan justru bisa membuat seseorang makin tertekan dan tidak jujur terhadap emosinya sendiri.

Menurut Psychology Today, toxic positivity terjadi saat kita menolak atau menghindari emosi negatif dengan menutupi semuanya dengan “positivitas semu.” Ini bisa menyebabkan perasaan terisolasi, kesepian, bahkan memperburuk gangguan kecemasan.

Ciri-ciri kamu mungkin sedang mengalami atau terjebak dalam toxic positivity:

  • Merasa bersalah saat sedih atau kecewa.
  • Menyembunyikan emosi negatif agar tidak terlihat “lemah”.
  • Mendapatkan respons tidak empatik saat curhat, seperti: “Kamu harusnya bersyukur.”

Kesehatan mental yang sehat bukan soal selalu senyum, tapi tentang menerima dan mengelola emosi secara utuh. Marah, sedih, kecewa—itu semua bagian alami dari kehidupan. Justru dengan memvalidasi emosi tersebut, kita bisa belajar berdamai dan tumbuh lebih kuat.

Daripada berkata, “Jangan sedih, masih banyak yang lebih susah,” lebih baik ucapkan, “Aku ngerti kok, pasti ini berat buatmu.” Empati jauh lebih menyembuhkan daripada optimisme yang dipaksakan.

Disclaimer: Artikel ini bertujuan sebagai informasi umum. Jika kamu merasa tertekan secara emosional dalam waktu lama, pertimbangkan untuk berbicara dengan profesional kesehatan mental.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korban Banjir

    Jasad Korban Banjir Wadasmalang Ditemukan, Terseret Arus Sejauh 20,7 Km

    • calendar_month Ming, 9 Okt 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.757
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Jasad korban terseret arus saat banjir di Desa Wadasmalang, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban Samijaya (70) ditemukan oleh seorang pencari kayu sekitar 20,7 km dari rumah korban, Minggu 9 Oktober 2022. Jasad korban ditemukan dalam di bawah pintu air pleret tepatnya di Dukuh Wonoresik, Desa Wonosari, Kecamatan […]

  • Pandan Kuning Park Petanahan

    Seperti Miniatur Ancol, Ini Wahana Permainan di Pandan Kuning Park Petanahan

    • calendar_month Rab, 20 Des 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.392
    • 0Komentar

    PETANAHAN (KebumenUpdate.com) – Kabupaten Kebumen segera memiliki ikon pariwisata baru setelah  pembangunan Pandan Kuning Park, Petanahan, Kebumen hampir selesai. Saat ini pembangunan sudah mencapai 95 persen dan ditargetkan akan selesai pada akhir Desember 2023. Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyampaikan bahwa Pandan Kuning Park didesain layaknya miniatur Ancol dengan menyediakan beragam wahana permainan yang menghibur dan […]

  • Stikes Gombong

    RS Karya Medika Bekasi Jemput Bola Rekrut Lulusan STIKES Muhammadiyah Gombong

    • calendar_month Rab, 23 Des 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.454
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Saat para lulusan perguruan tinggi kesulitan mencari lowongan pekerjaan di tengah pandemi Covid-19, para lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Gombong justru yang dicari oleh rumah sakit. Salah satunya adalah Rumah Sakit Karya Medika Bekasi yang menjaring para lulusan baru STIKES Muhammadiyah Gombong untuk menjadi pegawai terutama perawat di rumah sakit […]

  • Pendidikan: Tahun Ini UNS Buka Dua Prodi Baru di Kebumen, Beasiswa Kuliah di STAN Tersedia 100 Kuota

    Pendidikan: Tahun Ini UNS Buka Dua Prodi Baru di Kebumen, Beasiswa Kuliah di STAN Tersedia 100 Kuota

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.227
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Tahun ini Universitas Sebelas Maret (UNS) membuka dua program studi baru untuk jenjang S1 di Kampus Kebumen. Pembukaan jurusan ini merupakan hasil kerjasama Pemkab Kebumen dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam peningkatan pendidikan kini sudah mulai terlaksana. Dua program studi tersebut yakni S1 Informatika dan S1 Administrasi Negara. Sebelumnya UNS telah lebih […]

  • Ascendia Project

    Ascendia Goes to Office: Membuka Border antara Disabilitas dan Non Disabilitas

    • calendar_month Kam, 12 Sep 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.677
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Saat jam istirahat siang, Rabu (11/9/2019) kantor pusat Tradha Group Gombong kedatangan sejumlah penyandang disabilitas. Para disabilitas netra tersebut merupakan binaan Ascendia Disabilitas Center yang telah mengikuti training memijat. Setelah dinilai mahir dalam memijat, para disabilitas tersebut sudah melakukan praktik memijat dengan pendampingan instruktur. Salah satunya adalah dengan program Ascendia Goes to […]

  • 10 Remaja Terjaring Razia, Ditemukan 6 Senjata Tajam

    10 Remaja Terjaring Razia, Ditemukan 6 Senjata Tajam

    • calendar_month Ming, 8 Des 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 778
    • 0Komentar

    ADIMULYO (KebumenUpdate.com) – Hendak melakukan aksi tawuran, 10 remaja harus berurusan dengan polisi setelah pada Sabtu malam, 7 Desember 2024 pukul 22.00 WIB. Mereka diamankan di sebuah rumah warga di Desa Adikarto Kecamatan Adimulyo Kabupaten Kebumen. Kapolres Kebumen AKBP Recky menjelaskan kejadian ini berawal dari kegiatan patroli yang dilakukan oleh Polsek Adimulyo bersama Sat Samapta […]

expand_less