Lambang Pemkab Kebumen Banyak yang Salah, Ini yang Benar Sesuai Perda
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 15 Agu 2021
- visibility 18.297
- comment 0 komentar

Bermacam-macam logo atau lambang Pemkab Kebumen di internet. (Foto: istimewa)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sepintas bagi orang awam atau masyarakat biasa, logo atau lambang Pemkab Kebumen tidak ada yang salah. Namun faktanya, lambang Pemkab Kebumen yang selama ini banyak tersebar di internet banyak yang salah.
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto turut menyayangkan adanya pembiaran itu. Lambang Kabupaten Kebumen yang beredar di internet memiliki banyak versi. Padahal hanya ada satu versi yang benar sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) No. 30a/DPRD-GR/70 tanggal 14 Oktober 1970.
“Ini harus ada pembetulan, jangan kesalahan ini terus dibiarkan. Karena lambang ini punya arti yang sakral, jangan sembarangan ganti-ganti tanpa aturan,” ujar Bupati di Pendopo, Rumah Dinas, Minggu 15 Agustus 2021.
Baca Juga: Kebumen yang Diiinginkan; Mangayubagya Hari Jadi Ke-392 Kebumen
Lebih lanjut Bupati menyampaikan, Lambang Pemkab Kebumen yang sesuai Perda No. 30a/DPRD-GR/70 menjadi sakral dan dihormati karena mengandung makna filosofis yang mencerminkan jati diri masyarakat Kebumen dengan beragam kultur dan kearifan lokalnya.
“Di hari jadi Kebumen ke-392 ini harus menjadi momentum bagi kita untuk kembali meluruskan sejarah yang sudah ditetapkan oleh para pendahulu kita. Kembalikan simbol-simbol dalam logo itu sesuai aslinya. Jangan merusak sesuatu yang kita tidak tahu maknanya. Ini bahaya,” jelas Bupati.
Logo Resmi Pemkab Kebumen Sesuai Perda No. 30a/DPRD-GR/70;

Lambang Resmi Pemkab Kebumen sesuai dengan Perda. (Foto: Istimewa)
- Tulisan KEBUMEN
- Perisai dengan ukuran perbandingan 4:3).
- Padi berjumlah 21.
- Rantai berjumlah 8.
- Kapas berjumlah 5 (Pancasila).
- Warna tanah coklat (ada di atas gua).
- Warna bintang emas
- Bambu runcing, bukan gambar tiang atau tugu.
- Batu bata warna merah. Jumlah: kanan 13 & kiri 13.
- Genteng warna merah, bukan seperti gambar petir.
- Bumitirtamukti, bukan Bumi Tirta Pramukti.
- Biru terang langit, bukan biru jreng.
“12 poin itu yang betul. Yang tidak sesuai dengan 12 poin itu berarti yang salah. Nah di hari jadi Kebumen pada bulan Agustus ini, saya minta seluruh logo yang salah agar dicabut dan diganti yang asli,” tandasnya.







Saat ini belum ada komentar