Breaking News
light_mode
Beranda » News » Parah, Pil Hexymer Jadi Trend Baru Penyalahgunaan Narkoba

Parah, Pil Hexymer Jadi Trend Baru Penyalahgunaan Narkoba

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 6 Okt 2019
  • visibility 19.271
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Penggunaan psikotropika jenis Hexymer menjadi tren baru dalam kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Kebumen. Bagaimana tidak, Sat Resnarkoba Polres Kebumen mulai banyak menangani kasus penyalahgunaan pil Hexymer.

Terakhir, Sat Resnarkoba Polres Kebumen mengungkap peredaran gelap pil Hexymer. Seorang berinisial MI (36) warga Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap ditangkap oleh jajaran Sat Resnarkoba di Desa/Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen, Rabu (13/9) karena disangka menjadi pengedar gelap obat-obatan tersebut.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan 201 butir pil Hexymer dan 575 butir dextrometrophan yang sedianya akan diedarkan di wilayah Kebumen. Tersangka ditangkap di objek wisata Pantai Logending Ayah.

Baca Juga: Difoto Wartawan, Tersangka Kasus Narkoba Acungkan Jari Tengah

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan menjelaskan menjelaskan bahwa obat-obat yang diamankan polisi sebenarnya tidak bisa diedarkan bebas tanpa resep dokter. Sedangkan tersangka, tanpa memperhatikan keamanan dan mutu mengedarkan kepada warga masyarakat, terutama pemuda.

“Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 196 Jo pasal ayat (2) UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan diancam penjara paling lama 10 tahun serta denda paling banyak Rp 1 miliar,” ujar Kapolres AKBP Rudy Cahya Kurniawan didampingi Kasat Resnarkoba AKP Mardi saat konferensi pers, baru-baru ini.

Sebelumnya, Sat Resnarkoba Polres Kebumen juga menangkap dua pemuda Desa Jatijajar, Kecamatan Ayah, Kebumen karena diduga menjual obat keras jenis Hexymer secara ilegal. Obat yang dipakai terapi mengurangi kejang pada penderita parkinson itu dijual ilegal kepada para remaja untuk mabuk-mabukan.

Baca Juga: Jual Pil Hexymer Secara Ilegal, Dua Warga Jatijajar Diringkus Polisi

Disebutkan bahwa pil hexymer merupakan obat dari golongan psikotropika golongan IV yang biasanya dipakai untuk pengobati penyakit parkinson. Obat yang mengandung bahan kimia trihexyphenidyl hydrochloride itu merupakan obat pengurang ketegangan. Peredaran Hexymer memerlukan resep dokter dan ditandai dengan lambang salib merah.

Obat ini akan berdampak tidak baik bagi kesehatan jika dalam penggunaannya tidak menggunakan resep dokter. Hexymer memiliki beberapa efek samping seperti penglihatan kabur, pusing, mulut kering, dan gangguan saluran cerna. Hal ini disalahgunakan untuk mendapatkan efek mabuk. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Jembatan di Desa Kedungwringin

    Sempat Viral, Jembatan di Desa Kedungwringin Akhirnya Dibangun dengan Dana Rp 2,7 Miliar

    • calendar_month Ming, 6 Agu 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.800
    • 0Komentar

    SEMPOR (KebumenUpdate.com) – Masyarakat di Desa Kedungwringin, Kecamatan Sempor, Kebumen tak lama lagi bisa menyeberangi Sungai Serang tanpa harus turun ke sungai.  Sebab, Pemkab Kebumen mulai membangun sebuah jembatan yang nantinya bisa dilalui kendaraan roda empat. Tahun lalu, jambatan ini sempat viral di media sosial karena video kendaraan roda empat yang menyeberangi Sungai Serang di […]

  • TPP

    Kawal Keberlanjutan Program, TPP Gelar Rakor dengan Pemkab Kebumen

    • calendar_month Sab, 23 Nov 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 347
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Tim Pedamping Profesional (TPP) Kabupaten Kebumen menggelar rapat koordinasi dengan para Pendamping Lokal Desa (PLD), Pendamping Desa (PD) dan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten/Kota. Acara berlangsung di Hotel Mexolie pada Kamis, 21 November 2024. Hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kebumen Cokro Aminoto bersama jajaran. Ketua TPP Kebumen Hadi […]

  • Tersengat LIstrik

    Pria di Buayan Meninggal Tersengat Kawat Penahan Tiang Listrik PLN, Ini Kronologinya

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 533
    • 0Komentar

    BUAYAN (KebumenUpdate.com) – Seorang pria bernama Sudiman (57), warga Dukuh Jetak, Desa Purbowangi, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, meninggal dunia setelah tersengat arus listrik dari kawat penahan tiang listrik. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa 10 Februari 2026 sekitar pukul 11.30 WIB di jalan kecil dekat area persawahan. Korban saat itu sedang bekerja mengangkut hasil panen padi […]

  • Prodi Pendidikan Apoteker UNIMUGO

    Ditjen Dikti Ristek Evaluasi Lapangan Pembukaan Prodi Pendidikan Apoteker UNIMUGO

    • calendar_month Sen, 2 Okt 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.127
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi (Ditjen Dikti Ristek) melakukan Evaluasi Lapangan Pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker di Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO), Sabtu 29 September 2023. Tim Dikti Ristek disambut oleh Rektor UNIMUGO Dr Herniyatun MKep SpMat, Wakil Rektor 1-4 dan Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Eka Riyanti MKep Sp Kep […]

  • Desa Wero

    Pembangunan Rabat Beton Selesai, Warga RT 04 RW 02 Desa Wero Gelar Tasyakuran

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.635
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com)  – Warga Gang Dieng RT 04 RW 02, Desa Wero, Kecamatan Gombong, Kebumen, menggelar tasyakuran di jalan rabat beton yang baru selesai dibangun. Tasyakuran ini merupakan wujud syukur atas selesainya pembangunan jalan rabat beton sepanjang 200 meter tersebut. Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Wero, Muhammad Zainur Rohman, Ketua RW 02, Indriyanto, para […]

  • Jelang Tahun Baru Imlek Warga Keturunan Tionghoa Sembahyang Sang An,  Ini Tujuannya?

    Jelang Tahun Baru Imlek Warga Keturunan Tionghoa Sembahyang Sang An, Ini Tujuannya?

    • calendar_month Sab, 18 Jan 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.472
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Menjelang perayaan tahun baru Imlek 2571, puluhan warga keturunan Tionghoa menggelar sembahyang Sang An di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) atau kelenteng Kong Hwie Kiong, Sabtu 18 Januari 2020. Ritual tersebut ditujukan untuk menghantarkan kongco makco atau dewa dewi ke langit melaporkan keadaan umat manusia di bumi selama setahun. Ritual sembahyang yang […]

expand_less