Breaking News
light_mode
Beranda » News » Jateng » CDK Wilayah VIII Luncurkan Pelita Alam: Laguna Lembupurwo, Pantai Gajah, hingga Muara Luk Ulo Diusulkan jadi Kawasan Preservasi

CDK Wilayah VIII Luncurkan Pelita Alam: Laguna Lembupurwo, Pantai Gajah, hingga Muara Luk Ulo Diusulkan jadi Kawasan Preservasi

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
  • visibility 438
  • comment 0 komentar

PURING (KebumenUpdate.com) – Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Provinsi Jawa Tengah Wilayah VIII secara resmi meluncurkan program “Pelita Alam” (Preservasi Pesisir di Laguna dan Muara Sungai).

Acara peluncuran berlangsung di Pantai Gajah Desa Waluyorejo Kecamatan Puring, Sabtu 22 November 2025.

Penanaman pohon cemara laut di Pantai Gajah Desa Waluyorejo Puring. (Foto: Hari)

​Pelita Alam diinisiasi sebagai upaya konservasi untuk kelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir. Kegiatan ini juga dibarengi dengan penanaman simbolis 100 pohon Cemara Laut.

​Penghargaan Wana Lestari dan Apresiasi dari DLHK

​Dalam kesempatan tersebut, turut diserahkan penghargaan bagi Masyarakat Peduli Api (MPA) Jagawana dari Desa Peniron, Kecamatan Pejagoan, yang berhasil meraih Juara II Apresiasi Wana Lestari Kategori MPA Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025.

Penghargaan berupa piala, piagam, dan uang pembinaan senilai Rp6,5 juta diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah, Widi Hartanto ST MT.

​Kepala CDK Wilayah VIII, Rina Handayani SP M Eng menjelaskan bahwa Pelita Alam merupakan inisiatif preservasi pesisir di laguna dan muara sungai yang telah dilakukan oleh pihaknya.

“Harapannya, preservasi pesisir ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat, meningkatkan kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan di sekitarnya,” ujar Rina.

​Preservasi ini diwujudkan dengan penanaman mangrove dan cemara laut. Hingga saat ini, sebanyak 90.000 batang sudah ditanam di wilayah Kabupaten Kebumen dan Purworejo, jumlah ini masih akan terus bertambah.

Rina juga berterima kasih kepada seluruh stakeholder yang membantu merestorasi pesisir, sebab ketiadaan mangrove dan pepohonan akan mempercepat abrasi.

​Laguna Pantai Gajah, Laguna Lembupurwo, dan Muara Sungai Luk Ulo Diusulkan Jadi Kawasan Preservasi Penting

​Selain penanaman, program Pelita Alam juga mencakup kajian Areal Bernilai Konservasi Tinggi (ABKT) di Laguna Lembupurwo, Laguna Pantai Gajah, dan Muara Sungai Luk Ulo.

​Kepala DLHK Provinsi Jawa Tengah, Widi Hartanto, mengapresiasi inisiasi Pelita Alam yang digagas CDK Wilayah VIII.

Ia mengungkapkan, hasil kajian tersebut akan diusulkan menjadi Kawasan Preservasi Bernilai Ekosistem Penting (KEE) di wilayah Pantai Selatan.

​”Nanti akan ada dua kawasan, yang pertama KEE Muara Kali Ijo, dan yang kedua kawasan preservasi bernilai penting di Laguna Gajah, Laguna Lembupurwo, dan Muara Sungai Luk Ulo,” jelas Widi Hartanto didampingi Rina Handayani.

​Mitigasi Abrasi Menjadi Prioritas Utama

​Widi Hartanto menyoroti perubahan kondisi lingkungan pesisir, di mana gumuk pasir di beberapa pantai telah berkurang, meskipun kondisi Pantai Gajah masih cukup baik.

Ia menekankan bahwa isu abrasi di wilayah pesisir, baik Pantura maupun Pansela, memerlukan upaya mitigasi segera agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah.

​”Upaya mitigasi menjadi hal yang sangat penting, maka kolaborasi dengan berbagai pihak perlu kita laksanakan,” tegasnya.

​Program “Mageri Segoro” yang dicanangkan Gubernur Jawa Tengah hingga saat ini telah menanam hampir 2 juta batang mangrove dan cemara laut.

Widi berharap gerakan penanaman ini dapat terus berlanjut tahun depan, dengan alokasi anggaran yang telah disiapkan.

​Ia juga berpesan agar kegiatan preservasi ini tidak berhenti, dan meminta bantuan para penyuluh untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan daerah-daerah kritis yang memerlukan penanganan segera.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah didampingi Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII menyerahkan penghargaan kepada MPA Jagawana. (Foto: Hari)

​MPA Jagawana, Garda Terdepan Penjaga Hutan

​Siwan, Ketua MPA Jagawana, menjelaskan bahwa kelompok yang berdiri sejak tahun 2019 ini tidak hanya berfokus pada pencegahan kebakaran hutan, tetapi juga aktif dalam pengolahan lahan, pembuatan terasering, dan penanaman pohon.

​Lembaga ini didirikan setelah peristiwa kebakaran hutan di wilayah Peniron pada 2019. MPA Jagawana kini beranggotakan 25 orang, dengan wilayah cakupan di delapan desa, termasuk Peniron, Watulawang, Karangrejo, Kebakalan, Logandu, Clapar, Wonotirto, dan Giritirto. Makin Tahu Indonesia 

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan menunjukan tersangka bersama barang buktinya. (Foto: Polres Kebumen)

    Cabuli Muridnya, Guru Kuda Kepang Terancam 15 Tahun Penjara

    • calendar_month Sel, 14 Jul 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.982
    • 0Komentar

    KUTOWINANGUN (KebumenUpdate.com) – Seorang guru kesenian tari kuda kepang harus berurusan dengan aparat kepolisian Polres Kebumen. Yang bersangkutan diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak didiknya yang masih di bawah umur. Pria berinisial DA (31) warga Desa Jlegiwinangun, Kecamatan Kutowinangun, Kebumen ditetapkan menjadi tersangka. Hingga Selasa 14 Juli 2020 tersangka ditahan di Mapolres Kebumen untuk menjalani […]

  • SPBT Kutowinangun

    Dikunjungi Tiga Menteri, SPBT Kutowinangun Serap 658 Ton Gabah Petani

    • calendar_month Sen, 24 Mei 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.851
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Tiga menteri Kabinet Indonesia Maju yakni Menteri BUMN Erick Thohir bersama Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dan Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki meninjau Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT), Minggu 23 Mei 2021. SPBT berada di Jalan Raya Kutoarjo- Kebumen, Dusun Krajan, Desa Kaliputih Kecamatan Kutowinangun, Kebumen. Erick Thohir menyampaikan bahwa SPBT ini […]

  • Kakek Gantung Diri, Jasadnya Ditemukan Cucu Sendiri

    Kakek Gantung Diri, Jasadnya Ditemukan Cucu Sendiri

    • calendar_month Sen, 4 Nov 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 15.104
    • 0Komentar

    BUAYAN (KebumenUpdate.com) – Kasus dugaan bunuh diri kembali terjadi di Kebumen. Kali ini kasus bunuh diri menggegerkan Desa Tugu, Kecamatan Buayan, Kebumen. Seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial SN (74) ditemukan oleh cucunya meninggal dunia dengan kondisi memprihatinkan, Minggu, 3 Nopember 2019. Jasad korban ditemukan tergantung pada seutas tali plastik yang dililitkan di atap kandang […]

  • Tagline Kebumen Semarak dan Pemberian Nama Alun-alun Pancasila, Ini Penjelasannya

    Tagline Kebumen Semarak dan Pemberian Nama Alun-alun Pancasila, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Sen, 25 Sep 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 14.706
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di tengah progres pembangunan Alun-alun Kebumen, saat ini sudah mulai terpasang tagline bertuliskan Kebumen Semarak dan Alun-alun Pancasila di sisi utara. Tagline Kebumen Semarak dan penanaman Alun-alun Pancasila menjadi perbincangan hangat netizen di media sosial. Meskipun rencana pemberian nama Alun-alun Pancasila sudah ada sejak jauh-jauh hari, tepatnya awal Juli 2023. Baca juga: Mulai […]

  • Xenia Ludes Terbakar

    Mobil Daihatsu Xenia Ludes Terbakar, Ternyata Binantang Ini Pemicunya

    • calendar_month Sab, 17 Sep 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 9.589
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Satu unit mobil Daihatsu Xenia ludes terbakar, Sabtu 17 September 2022 sekitar pukul 07.30 wib. Mobil terbakar tersebut merupakan milik Lina (37) warga Desa Gesikan, Kecamatan/Kabupaten Kebumen. Peristiwa itu terjadi saat orangtua Lina bernama Paryono (60) hendak memanasi mesin mobil serta memasang kaca samping. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Akan […]

  • Dieng Culture Festival

    Simfoni Dieng Culture Festival 2025 Hibur Ribuan Wisatawan

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.495
    • 0Komentar

    BANJARNEGARA (KebumenUpdate.com) – Dieng Culture Festival (DCF) 2025 kembali memikat ribuan pengunjung dari berbagai daerah hingga mancanegara. Gelaran budaya tahunan bertema Back to The Culture ini berlangsung meriah sejak pembukaan di Lapangan Gatotkaca, Sabtu (23/8/2025), hingga puncak acara Simfoni Dieng di Lapangan Pandawa, Kawasan Candi Dieng. Malam Simfoni Dieng menghadirkan penampilan Nugie, Tiara Andini, dan […]

expand_less