Breaking News
light_mode
Beranda » News » Jateng » CDK Wilayah VIII Luncurkan Pelita Alam: Laguna Lembupurwo, Pantai Gajah, hingga Muara Luk Ulo Diusulkan jadi Kawasan Preservasi

CDK Wilayah VIII Luncurkan Pelita Alam: Laguna Lembupurwo, Pantai Gajah, hingga Muara Luk Ulo Diusulkan jadi Kawasan Preservasi

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
  • visibility 426
  • comment 0 komentar

PURING (KebumenUpdate.com) – Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Provinsi Jawa Tengah Wilayah VIII secara resmi meluncurkan program “Pelita Alam” (Preservasi Pesisir di Laguna dan Muara Sungai).

Acara peluncuran berlangsung di Pantai Gajah Desa Waluyorejo Kecamatan Puring, Sabtu 22 November 2025.

Penanaman pohon cemara laut di Pantai Gajah Desa Waluyorejo Puring. (Foto: Hari)

​Pelita Alam diinisiasi sebagai upaya konservasi untuk kelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir. Kegiatan ini juga dibarengi dengan penanaman simbolis 100 pohon Cemara Laut.

​Penghargaan Wana Lestari dan Apresiasi dari DLHK

​Dalam kesempatan tersebut, turut diserahkan penghargaan bagi Masyarakat Peduli Api (MPA) Jagawana dari Desa Peniron, Kecamatan Pejagoan, yang berhasil meraih Juara II Apresiasi Wana Lestari Kategori MPA Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025.

Penghargaan berupa piala, piagam, dan uang pembinaan senilai Rp6,5 juta diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah, Widi Hartanto ST MT.

​Kepala CDK Wilayah VIII, Rina Handayani SP M Eng menjelaskan bahwa Pelita Alam merupakan inisiatif preservasi pesisir di laguna dan muara sungai yang telah dilakukan oleh pihaknya.

“Harapannya, preservasi pesisir ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat, meningkatkan kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan di sekitarnya,” ujar Rina.

​Preservasi ini diwujudkan dengan penanaman mangrove dan cemara laut. Hingga saat ini, sebanyak 90.000 batang sudah ditanam di wilayah Kabupaten Kebumen dan Purworejo, jumlah ini masih akan terus bertambah.

Rina juga berterima kasih kepada seluruh stakeholder yang membantu merestorasi pesisir, sebab ketiadaan mangrove dan pepohonan akan mempercepat abrasi.

​Laguna Pantai Gajah, Laguna Lembupurwo, dan Muara Sungai Luk Ulo Diusulkan Jadi Kawasan Preservasi Penting

​Selain penanaman, program Pelita Alam juga mencakup kajian Areal Bernilai Konservasi Tinggi (ABKT) di Laguna Lembupurwo, Laguna Pantai Gajah, dan Muara Sungai Luk Ulo.

​Kepala DLHK Provinsi Jawa Tengah, Widi Hartanto, mengapresiasi inisiasi Pelita Alam yang digagas CDK Wilayah VIII.

Ia mengungkapkan, hasil kajian tersebut akan diusulkan menjadi Kawasan Preservasi Bernilai Ekosistem Penting (KEE) di wilayah Pantai Selatan.

​”Nanti akan ada dua kawasan, yang pertama KEE Muara Kali Ijo, dan yang kedua kawasan preservasi bernilai penting di Laguna Gajah, Laguna Lembupurwo, dan Muara Sungai Luk Ulo,” jelas Widi Hartanto didampingi Rina Handayani.

​Mitigasi Abrasi Menjadi Prioritas Utama

​Widi Hartanto menyoroti perubahan kondisi lingkungan pesisir, di mana gumuk pasir di beberapa pantai telah berkurang, meskipun kondisi Pantai Gajah masih cukup baik.

Ia menekankan bahwa isu abrasi di wilayah pesisir, baik Pantura maupun Pansela, memerlukan upaya mitigasi segera agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah.

​”Upaya mitigasi menjadi hal yang sangat penting, maka kolaborasi dengan berbagai pihak perlu kita laksanakan,” tegasnya.

​Program “Mageri Segoro” yang dicanangkan Gubernur Jawa Tengah hingga saat ini telah menanam hampir 2 juta batang mangrove dan cemara laut.

Widi berharap gerakan penanaman ini dapat terus berlanjut tahun depan, dengan alokasi anggaran yang telah disiapkan.

​Ia juga berpesan agar kegiatan preservasi ini tidak berhenti, dan meminta bantuan para penyuluh untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan daerah-daerah kritis yang memerlukan penanganan segera.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah didampingi Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII menyerahkan penghargaan kepada MPA Jagawana. (Foto: Hari)

​MPA Jagawana, Garda Terdepan Penjaga Hutan

​Siwan, Ketua MPA Jagawana, menjelaskan bahwa kelompok yang berdiri sejak tahun 2019 ini tidak hanya berfokus pada pencegahan kebakaran hutan, tetapi juga aktif dalam pengolahan lahan, pembuatan terasering, dan penanaman pohon.

​Lembaga ini didirikan setelah peristiwa kebakaran hutan di wilayah Peniron pada 2019. MPA Jagawana kini beranggotakan 25 orang, dengan wilayah cakupan di delapan desa, termasuk Peniron, Watulawang, Karangrejo, Kebakalan, Logandu, Clapar, Wonotirto, dan Giritirto. Makin Tahu Indonesia 

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menuju UGGp, Bupati Minta Promosi dan Sosialisasi Geopark Kebumen Digencarkan

    Menuju UGGp, Bupati Minta Promosi dan Sosialisasi Geopark Kebumen Digencarkan

    • calendar_month Ming, 28 Apr 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.195
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Arif Sugiyanto meminta sosialisasi dan promosi Geopark Kebumen terus digencarkan. Hal itu dilakukan untuk pengetahuan masyarakat dalam menyambut dan mensukseskan Geopark Kebumen menuju UNESCO Global Geopark (UGGp). “Kepedulian dengan hal-hal kecil ini yang diperhatikan untuk menciptakan hal yang besar, misal dengan logo youth forum ini harus di sosialisasikan dengan cara yang […]

  • Terseret Ombak

    Remaja Terseret Ombak di Pantai Jatimalang

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.631
    • 0Komentar

    PURWOREJO (KebumenUpdate.com) – Seorang warga dilaporkan terseret ombak di Pantai Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Rabu 23 Maret 2022. Korban diketahui bernama Aldy Nur Pratama (18) warga Desa Geparang Kecamatan Purwodadi, Purworejo. Peristiwa itu bermula saat sekira pukul 16.30 wib korban bersama tiga orang temannya sedang mandi di Pantai Jatimalang. Akan tetapi naas ombak besar […]

  • Pelepasliaran Tukik

    Pelepasliaran Tukik Awali Kebumen International Expo

    • calendar_month Sab, 25 Jun 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.258
    • 0Komentar

    KLIRONG (KebumenUpdate.com)  – Sebanyak 50 ekor tukik atau anak penyu dilepasliarkan di kawasan konservasi Pantai Kali Ratu, Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong, Kebumen, Sabtu 25 Juni 2022. Pelepasliaran tukik ini mengawali pelaksanaan Kebumen International Expo (KIE) yang akan berlangsung hingga 2 Juli 2022. Pelepasliaran tukik dilakukan oleh Bupati KebumenH Arif Sugiyanto SH bersama Direktur Keuangan Pertamina […]

  • PT Pertamina Apresiasi UMKM yang Beralih ke Elpiji NPSO

    PT Pertamina Apresiasi UMKM yang Beralih ke Elpiji NPSO

    • calendar_month Kam, 23 Mei 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.377
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate) –  PT Pertamina (Persero) mengapresiasi kepada para pelaku UMKM yang telah beralih menggunakan elpiji Non Public Service Obligation (NPSO) alias non subsidi. Bagaimana tidak, sampai saat ini UMKM merupakan penyumbang terbesar penggunaan elpiji PSO yakni elpiji 3 kg. “Dalam sebulan satu UMKM menghabiskan 20-25 tabung gas elpiji 3 kg. Diharapkan mereka yang sudah […]

  • Pendapatan Asli Daerah

    Pendapatan Asli Daerah Turun dari Tahun Sebelumnya, Ini Penjelasan Bupati Kebumen

    • calendar_month Rab, 4 Sep 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.736
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menjelaskan mengapa pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kebumen mengalami penurunan dari tahun-tahun sebelumnya.  Bupati menyebutkan bahwa penurunan PAD disebabkan oleh beberapa hal. Salah satu penyebabnya adalah pihaknya tidak menaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang bisa membenani masyarakat. Pada tahun-tahun sebelumnya, kenaikan PAD disebut kerena pemerintah berani menaikan […]

  • Dapur Makan Bergizi Gratis Segera Hadir di Mirit

    Dapur Makan Bergizi Gratis Segera Hadir di Mirit

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 753
    • 0Komentar

    MIRIT (KebumenUpdate.com) – Sebuah langkah maju dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan masyarakat di bidang gizi, ditandai dengan digelarnya doa bersama untuk pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Polres Kebumen tahun 2025. Acara ini berlangsung di lokasi pembangunan SPPG, Desa Winong, Kecamatan Mirit, Senin 7 Juli 2025. Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri memimpin langsung […]

expand_less