Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Kebumen Menipis
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Jum, 9 Jul 2021
- visibility 1.770
- comment 0 komentar

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto meninjau penanganan Covid-19 RSUD dr Soedirman. (Foto: Istimewa)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ketersediaan tempat tidur pada rumah sakit rujukan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Kebumen semakin menipis. Makin tingginya kasus positif Covid-19 di kabupaten berslogan Beriman menjadi sebab menipisnya tempat tidur bagi pasien Covid-19.
Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prembun misalnya terdapat 74 pasien Covid. Ruang perawatan sudah akan penuh, karena tempat tidur untuk pasien Covid-19 hanya tersisa dua.
“Jadi semakin menipis,” ujar Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH saat meninjau penanganan Covid-19 di RSUD Prembun dan RSUD dr Soedirman, Kebumen, Kamis 8 Juli 2021.
1. Tambah Tempat Tidur, Tenaga Kesehatan Terbatas
Pihak RSUD Prembun akan menambah ketersediaan tempat tidur untuk pasien Covid-19 sebanyak 20 kasur. Hanya saja kendalanya adalah terbatasanya tenaga kesehatan seiring bertambahnya pasien Covid-19.
“Apalagi 35 nakes kita sedang menjalankan isolasi mandiri,” tuturnya.
2. RSUD dr Soedirman Tersisa 14 Tempat Tidur
Setali tiga uang di RSUD dr Soedirman. Ketersedian tempat tidur untuk pasien Covid-19 juga kian menipis. Dari total 163 tempat tidur, saat ini sudah terpakai sebanyak 149. Hanya tersisa 14 tempat tidur.
“Jadi ini sudah sangat kecil,” jelas Arif Sugiyanto.
Bupati sudah meminta adanya penambahan tempat tidur minimal 36 tempat tidur dan juga penambahan ruang ICU. Sama halnya dengan RSUD Prembun, kendala yang dihadapi di RSUD Soedirman, yakni keterbatasan tenaga kesehatan.
3. Rumah Sakit Penuh, Banyak Pasien Digeser
Sementara itu, rumah sakit lain juga sama banyak yang hampir penuh. Seperti di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong, PKU Sruweng, Rumah Sakit Umum Purwogondo mereka menambah dengan tenda-tenda.
“Bahkan Rumah Sakit Permata Medika sudah menggeser 16 pasien ke rumah sakit lain karena sudah penuh,” ucapnya.
Baca Juga: Ini Cara Unik Menandai Warga Isolasi Mandiri di Desa Jeruk Agung dan Ambalresmi
Adapun untuk ketersedian oksigen, Bupati memastikan bahwa semua cukup.
Dia hanya meminta kepada masyarakat untuk pandai-pandai menjaga diri, dengan selalu menjaga prokes, tetap di rumah, jangan keluar kalau tidak ada sesuatu hal yang penting. (gita)







Saat ini belum ada komentar