Update
light_mode
Beranda » News » Ascendia Berdayakan Disabilitas Produksi Ribuan APD dan Masker

Ascendia Berdayakan Disabilitas Produksi Ribuan APD dan Masker

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2020
  • visibility 3.967
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Facebook Twitter Whatsapp Threads Threads

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Pandemi Covid-19 berdampak luar biasa di seluruh lini kehidupan. Tak hanya di bidang kesehatan, wabah akibat virus Corona ini juga berdampak pada sektor ekonomi, sosial, budaya bahkan agama.

Mereka yang terpapar Covid-19, berjuang menjadi penyintas. Sedangkan tenaga medis harus berjibaku menangani para pasien di tengah terbatasnya alat pelindung diri (APD). Bahkan tidak sedikit dokter maupun perawat yang gugur dalam tugas akibat turut terpapar virus Corona.

Mampu Jual dan Produksi 1.000 APD dan 500 Masker
Dokter Reza melihat produksi APD. (Foto: Istimewa)

Dokter Reza melihat produksi APD. (Foto: Istimewa)

Melihat sangat dibutuhkannya APD dalam penanganan Covid-19, Ascendia Disabilitas Centre yang fokus pada pemberdayaan penyandang disabilitas turut mengambil peran. Lembaga nirlaba yang berada di bawah Yayasan Trada Rajasa Negara itu memberdayakan para penyandang disabilitas maupun keluarga yang memiliki disabilitas untuk memproduksi APD dan masker.

Hasilnya sungguh membanggakan. Menurut Founder Ascendia Disabilitas Centre dokter Faiz Alaudien Reza Mardhika dalam sebulan terakhir, para penyandang disabilitas binaanya mampu menjual dan memproduksi 1.000 APD dan 500 masker. Istimewanya, APD produksi para disabilitas tersebut telah memiliki izin edar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

“Selain berperan mengatasi pandemi Covid-19, kegiatan ini sekaligus sebagai upaya penguatan ekonomi, kapasitas disabilitas dan keluarganya,” ujar dokter Reza, Senin 11 Mei 2020.

Berdayakan Disabilitas Produksi Sabun Cair Merk Flash

Selain memproduksi APD dan masker, Ascendia terlebih dulu memberdayakan para disabilitas untuk memproduksi sabun cair dengan merk dagang Flash. Dalam usaha yang hampir berjalan selama tiga tahun ini, seluruh pekerjanya adalah para disabilitas.

“Di Kebumen ada 13.000 disabilitas, di mana sebagian besar berada dalam garis kemiskinan,” ujarnya menyebutkan Ascendia melakukan pendampingan dan pelatihan bagi disabilitas secara berkelanjutan.

Sementara, selama pandemi Corona, di tengah kesibukannya sebagai CEO Tradha Group, jiwa dokternya terpanggil. Putra sulung mantan Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad itu terjun langsung mensosialisasikan pentingnya penanggulangan Covid-19 kepada masyarakat.

Gencar Sosialisasi Gugah Kesadaran Masyarakat
Dokter Reza sosialisasikan pentingnya penanggulangan Covid-19. (Foto: Istimewa)

Dokter Reza sosialisasikan pentingnya penanggulangan Covid-19. (Foto: Istimewa)

Sosialisasi diberikan kepada bidan, para relawan Covid-19 di tingkat desa hingga masyarakat umum. Sejumlah desa telah disambangi mulai dari Kecamatan Gombong hingga Kutowinangun. Selain itu, dokter Reza rutin memberikan sosialisasi melalui medis sosial (medsos). Selain sendiri, dia juga menggandeng sejumlah dokter untuk live streaming di platform Facebook maupun Instagram.

“Saya ingin menggugah kesadaran masyarakat terhadap bahaya virus ini dan bagaimana cara menghadapinya,” ujar Reza Mardhika yang juga blusukan memberikan bantuan ribuan paket sembako, CSR dari Tradha Group.

Dokter sekaligus pengusaha muda yang dinobatkan sebagai Alumni Muda Berprestasi Fakultas Kedokteran UGM Tahun 2020 tersebut menambahkan, apa yang dia lakukan semata-mata misi kemanusiaan dan sosial. Sebagai warga negara, apalagi masih usia muda, dirinya terpanggil turut membantu menyelesaikan persoalan di masyarakat.

“Di tengah pandemi Corona saat ini peran serta masyarakat apapun bentuknya sangat dibutuhkan,” tandasnya. (ndo)

Ikuti Kebumen Update agar tak ketinggalan berita

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kredit Bermasalah

    BPR Milik Pemda se-Jateng DIY Bahas Penanganan Kredit Bermasalah, Lanjut Jelajahi Geopark Kebumen

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 483
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 90 karyawan dan direksi BPR milik pemerintah daerah se-Jawa Tengah dan DIY mengikuti pelatihan penanganan kredit bermasalah di Kebumen, Rabu 18 Juni 2025. Kegiatan ini digelar oleh Asosiasi Eks Bank Pasar (Bapas) melalui Yayasan Pendidikan Mitra Amanah Solidaritas (YPMAS) guna merespons tren kenaikan rasio pinjaman bermasalah  atau Non-Performing Loan (NPL) yang […]

  • Sejumlah 10.000 Dosis Ditargetkan oleh Binda Jateng

    Sejumlah 10.000 Dosis Ditargetkan oleh Binda Jateng

    • calendar_month Rabu, 8 Jun 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.687
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sejumlah 10.000 dosis vaksin ditargetkan oleh Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah pada pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang digelar Rabu, 8 Juni 2022. Adapun target vaksinasi adalah masyarakat umum, anak usia 6-11 tahun, serta booster yang berada di 24 (dua puluh empat) titik sentra vaksinasi yaitu, Kota Semarang, Kabupaten Banyumas, Banjarnegara, Purbalingga, […]

  • Kelompok Ini Selamatkan Ratusan Telur Penyu dari Tangan Pemburu

    Kelompok Ini Selamatkan Ratusan Telur Penyu dari Tangan Pemburu

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.621
    • 0Komentar

    KLIRONG  (KebumenUpdate) – Bulan Mei hingga Juni adalah musim bertelur bagi habitat penyu di pesisir selatan.  Di saat cuaca dingin seperti saat ini induk penyu mendarat ke pesisir dan menggali pasir untuk kemudian menyimpan telur-telurnya. Setelah menimbun kembali telur-telurnya, sang induk penyu kembali ke laut meninggalkan telur-telurnya. Seringkali telur-telur itu tidak pernah sampai menetas dan […]

  • Rencana Rute Prameks Hingga Kebumen, Jadwal Keberangkatan Pagi dan Malam Beredar di Media Sosial

    Rencana Rute Prameks Hingga Kebumen, Jadwal Keberangkatan Pagi dan Malam Beredar di Media Sosial

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.390
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Rencana perpanjangan rute kereta api Commuter Line Prameks hingga Stasiun Kebumen menjadi perbincangan hangat di media sosial. Informasi ini mencuat setelah Farid Fauzi, seorang teknisi kereta api, membagikan bocoran rencana jadwal perjalanan terbaru Prameks melalui unggahannya. Dalam unggahan yang memperlihatkan foto rangkaian kereta Prameks tersebut, Farid menegaskan bahwa jadwal yang beredar masih […]

  • Imbas Proyek Nasional Jembatan Karanganyar: Jalan Kabupaten di Jalur Selokerto-Buayan Butuh Perhatian Khusus

    Imbas Proyek Nasional Jembatan Karanganyar: Jalan Kabupaten di Jalur Selokerto-Buayan Butuh Perhatian Khusus

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 674
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Penutupan total Jembatan Karanganyar sejak 10 April hingga rencana pembukaan kembali pada 10 Mei 2026 mendatang, membawa dampak signifikan bagi infrastruktur wilayah sekitarnya. Jalur alternatif Selokerto – Buayan – Jladri kini berada dalam kondisi memprihatinkan setelah dipaksa menanggung beban ribuan kendaraan besar setiap harinya. Sebagai jalur utama pengalihan arus proyek nasional, jalan […]

  • Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Kopda (Anumerta) Amin Nurohman, Prajurit TNI Asal Kebumen yang Gugur di Papua

    Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Kopda (Anumerta) Amin Nurohman, Prajurit TNI Asal Kebumen yang Gugur di Papua

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 742
    • 0Komentar

    BULUSPESANTREN (KebumenUpdate.com) – Suasana duka menyelimuti Desa Banjurpasar Kecamatan Buluspesantren saat prosesi pemakaman almarhum Kopda (Anumerta) Amin Nurohman, Selasa 14 Oktober 2025. Prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) tersebut gugur setelah diserang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Papua Barat. Kedatangan dan Prosesi Pemakaman Militer Jenazah almarhum tiba di […]

expand_less