Cegah Penimbunan, Polisi Cek Bapokting di Pasar Tradisional dan Pasar Modern
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 25 Des 2025
- visibility 663
- comment 0 komentar

Personel Polres Kebumen saat mengecek ke pedagang beras di Pasar Tumenggungan. (Foto: Dok. Polres Kebumen)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Satreskrim Polres Kebumen melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) melakukan pengecekan Bahan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) di sejumlah lokasi retail tradisional dan modern, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kegiatan tersebut menyasar di Pasar Tradisional Tumenggungan dan Pasar Modern Jadi Baru, Kebumen, Kamis 25 Desember 2025.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok, stabilitas harga, serta mencegah adanya praktik penimbunan atau permainan harga yang berpotensi merugikan masyarakat selama momentum meningkatnya kebutuhan pangan.
Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjaga stabilitas ekonomi dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Pengecekan ini bertujuan memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok tetap stabil saat Natal dan menjelang Tahun Baru 2026. Kami ingin memastikan tidak ada lonjakan harga yang tidak wajar maupun kelangkaan barang,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan langsung terhadap sejumlah komoditas strategis.
Harga Bapokting Relatif Stabil
Sementara itu, berdasarkan data Sistem Informasi Bahan Pokok Kebumen (SIMBOK), harga bapokting di Kebumen terpantau relatif stabil. Di antaranya, beras IR64 premium Rp14.400 per kilogram dan beras IR64 medium Rp12.400 per kilogram. Harga gula pasir kristal putih medium tercatat Rp17.000 per kilogram.
Untuk komoditas minyak goreng, minyak curah berada di angka Rp18.500 per kilogram, minyak goreng kemasan sederhana Rp17.000 per liter, dan kemasan premium Rp21.000 per liter. Sementara itu, harga daging sapi kualitas satu (has dalam) Rp125.000 per kilogram dan kualitas dua Rp120.000 per kilogram.
Harga daging ayam ras tercatat Rp36.500 per kilogram, ayam kampung Rp68.000 per kilogram, serta telur ayam negeri Rp30.000 per kilogram. Telur ayam kampung berada di kisaran Rp52.500 per 21 butir.
Komoditas cabai juga terpantau stabil, dengan cabai merah besar dan cabai merah keriting masing-masing Rp50.000 per kilogram. Cabai rawit merah Rp58.000 per kilogram dan rawit hijau Rp55.000 per kilogram. Harga bawang merah Rp36.000 per kilogram dan bawang putih kating Rp35.000 per kilogram.
Selain itu, petugas juga memantau harga ikan dan kebutuhan lainnya, seperti ikan bandeng Rp30.000 per kilogram, ikan lele segar Rp22.000 per kilogram, mi instan Rp2.900 per bungkus, serta garam halus Rp12.000 per kilogram. Seluruh komoditas tercatat tidak mengalami kenaikan harga.
Imbau Pedagang Tetap Jual Sesuai Ketentuan
AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata mengimbau para pedagang agar tetap menjual barang sesuai ketentuan dan tidak melakukan penimbunan. Ia juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Kami mengajak pedagang untuk jujur dan taat aturan, serta masyarakat agar berbelanja secara bijak. Polres Kebumen akan terus melakukan pengawasan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan,” tegasnya.
Polres Kebumen memastikan pemantauan bapokting akan terus dilakukan secara berkala selama periode Nataru, sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga ketertiban, stabilitas harga, dan perlindungan konsumen.








Saat ini belum ada komentar