Bermain dan Belajar Konservasi di Sekolah Satwa GEP
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 25 Nov 2021
- visibility 3.642
- comment 0 komentar

Pengunjung berpose di depan papan nama Sekolah Satwa GEP. (Foto: Istimewa)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pilihan wisata edukasi di Kebumen bertambah lagi dengan hadirnya Sekolah Satwa GEP. Tempat yang fungsi awalnya sebagai penangkaran satwa ini sekarang menyediakan program edukasi konservasi untuk umum.
Di sini pengunjung tidak hanya mengamati dan berinteraksi dengan satwa koleksi, namun juga diajak memahami prinsip-prinsip konservasi yang berlaku di Indonesia. Keberadaan destinasi baru yang beralamat di Jalan Yos Sudarso Barat, Desa Selokerto, Kecamatan Sempor ini bisa menambah pilihan bagi wisatawan yang berkunjung di Kebumen.
Pimpinan Sekolah Satwa GEP, Kristian Ronald Ondy mengungkapkan bahwa awalnya lembaga yang dibentuknya ini merupakan wahana penangkaran satwa. Lembaga ini di bawah binaan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kementerian Lingkungan Hidup.
Baca Juga: Rebranding Wisata Alam, Direksi Perhutani Touring Singgah di Pantai Menganti
Dalam perkembangannya, seiring dengan bertambahnya koleksi, muncul gagasan untuk memanfaatkan penangkaran ini menjadi sarana belajar konservasi bagi masyarakat.
“Hingga saat ini di Jawa Tengah, khususnya di Kebumen, masih sulit ditemukan tempat untuk belajar konservasi alam khususnya satwa. Maraknya perburuan liar serta kegiatan perusakan lingkungan menunjukkan masih rendahnya kesadaran konservasi pada sebagian masyarakat. Sekolah Satwa GEP hadir dengan harapan ikut bersumbangsih membangun kesadaran konservasi di tengah masyarakat, khususnya generasi muda dan anak-anak,” jelas Kristian.







Saat ini belum ada komentar