9.231 Bayi di Kebumen Alami Stunting, Istri Bupati Jadi Duta Penurunan Stunting
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Jum, 24 Des 2021
- visibility 1.799
- comment 0 komentar

Ketua TPP PKK Kebumen Iin Windarti Sugiyanto bersama Kepala BKKBN dr Hasto Wardoyo. (Foto: Istimewa)
SURAKARTA (KebumenUpdate.com) – Angka kasus stunting di Kabupaten Kebumen dalam beberapa tahun terakhir ini mengalami penurunan. Tahun 2020 kasus stunting di kisaran 15,34 persen. Angka tersebut menurun ketimbang 2019, yakni 19,6 persen.
Data pada Februari 2021, dari jumlah balita di Kebumen sebanyak 71.220 terdapat 9.231 kasus stunting atau sekitar 12,96 persen. Ditargetkan di tahun 2022, angka kasus stunting menurun hingga 11,50 persen.
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kebumen Iin Windarti Sugiyanto mengatakan perlu adanya kolaborasi dan sinergitas bersama antara TP PKK dengan pemerintah daerah dalam menciptakan program pemberdayaan perempuan untuk ketahanan keluarga. TP PKK Kebumen sudah berupaya melakukan itu dengan menghadirkan sejumlah program unggulan.
Baca Juga: Angka Stunting 15,34 %, Ini Kata Bupati Kebumen
“Kami sudah beberapa kali menggerakan ibu-ibu PKK dari seluruh kecamatan di Kebumen untuk ikut dalam pameran produk UMKM. Kami ingin terus menggali kemampuan ibu-ibu rumah tangga dalam menciptakan sebuah karya baru yang unik, bagus, dan bernilai tinggi,” terang Iin yang dinobatkan sebagai Duta Penurunan Stunting Kabupaten Kebumen oleh Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia (BKKBN RI).







Saat ini belum ada komentar