Kebumen Tidak Tolerir Premanisme dan Narkoba
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Ming, 11 Mei 2025
- visibility 872
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Malam minggu di Kebumen berubah menjadi ajang penegakan ketertiban saat Polres Kebumen, bersinergi dengan Kodim 0709 dan Satpol PP, menggelar operasi pemberantasan premanisme, Sabtu 10 Mei 2025.
Langkah tegas ini diambil sebagai respons atas keresahan masyarakat yang meningkat menjelang libur panjang, terutama terkait potensi tawuran, balap liar, dan praktik premanisme lain yang mengganggu kenyamanan.
Operasi yang dipimpin Wakapolres Kompol Faris Budiman ini berhasil menindak 39 pelanggar lalu lintas, mengamankan 5 individu terkait praktik premanisme yang kemudian dibina, serta menyita ribuan butir obat-obatan terlarang dari sebuah kendaraan yang ditinggalkan.
Langkah tegas ini merupakan wujud komitmen Polres Kebumen dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif bagi masyarakat selama masa libur. Patroli dan penindakan serupa akan terus dilakukan secara berkala.
“Fokus utama kami adalah memberikan rasa aman kepada masyarakat Kebumen, terutama menjelang lonjakan aktivitas saat libur panjang. Sinergi dengan TNI dan Satpol PP menjadi kunci efektivitas operasi ini,” ujar Kompol Faris.
Hasil operasi menunjukkan respons cepat aparat terhadap berbagai pelanggaran. Sebanyak 39 tilang dikeluarkan sebagai bukti penindakan tegas terhadap pelanggar lalu lintas, termasuk mereka yang terlibat aksi kebut-kebutan dan penggunaan knalpot brong yang selama ini menjadi keluhan warga.
Lebih lanjut, tim gabungan mengamankan 5 individu yang terindikasi kuat melakukan praktik premanisme, mulai dari aksi mengamen secara memaksa hingga menjadi juru parkir liar.
Setelah didata dan diberikan pembinaan, kelimanya membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya, sebagai langkah awal memberikan efek jera.
Temuan mengejutkan juga didapatkan saat patroli skala besar menyisir titik-titik rawan. Aparat menemukan sejumlah besar obat-obatan terlarang yang diduga akan disalahgunakan, termasuk ribuan butir Trihexyphenidyl, Yaridon, Hexymer, dan Tramadol.
Obat-obatan tersebut ditemukan di sebuah sepeda motor matic yang ditinggalkan tergesa-gesa oleh pemiliknya saat razia berlangsung.
“Kami akan terus hadir untuk memberantas segala bentuk gangguan Kamtibmas. Kebersamaan dengan TNI dan instansi terkait adalah fondasi terciptanya Kebumen yang aman dan damai,” pungkas Kompol Faris.








Saat ini belum ada komentar