Breaking News
light_mode
Beranda » Kuliner » Nikmatnya Menu Ndeso di “Kopi Kebon” Prembun

Nikmatnya Menu Ndeso di “Kopi Kebon” Prembun

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sel, 5 Jan 2021
  • visibility 17.200
  • comment 0 komentar

DALAM perjalanan pulang takziah dari Banyuurip, Purworejo menuju Kebumen, Senin 4 Januari 2020 saya bersama Mas Suk dan Nwh bingung mencari tempat untuk sekadar ngopi atau sekalian makan siang. Maklum saja, jam di tangan sudah menujuk pukul 11.20.

Menyusuri lingkar utara Purworejo hingga Kutoarjo, tak satu pun tempat makan atau warung kopi yang bikin kami sepakat untuk menepi.

Warung di Tengah Kebun Jadi Pilihan
Kopi Kebon

Pintu masuk sisi barat. (Foto: Padmo/KebumenUpdate)

Ya, sudahlah di Kebumen saja. Satai kambing Amad Khusni di depan Stasiun Prembun dan Warung Asli Kutowinangun awalnya jadi pilihan. Tetapi Mas Suk mengusulkan berhenti di warung di tengah kebun yang berada sebelah barat Polsek Prembun lama (sekarang Pos Lantas Prembun). Setuju!!!

Sampai perbatasan Purworejo-Kebumen, mobil yang dikemudian Mas Suk melambat. Lama tak melintasi jalur ini, ternyata sisi timur Kebumen mengalami perubahan. Alih fungsi lahan terjadi dengan berdirinya SPBU Candisari Grup. Tak jauh dari situ bangunan MTs Negeri 7 berdiri megah layaknya kampus perguruan tinggi Islam.

Sejak beroperasinya Jalan Lintas Selatan-selatan (JLSS), saya lebih sering melewati jalur selatan-selatan (Pansela) saat akan pergi ke Yogyakarta. Sehingga jarang melintas jalur utama Kebumen-Kutoarjo-Purworejo.

Bangunan  Sekilas Mirip Rumah Banjar
Kopi Kebon

Arsitektur ini mengingatkan rumah banjar di Kalsel. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Saat mobil menepi dan berhenti seorang lelaki paruh baya menyambut dengan memberi aba-aba untuk parkir. Tampak dari jalan raya, sebuah rumah panggung yang desainnya cukup unik, mengingatkan pada rumah Bumbungan Tinggi (Rumah Banjar) khas Kalimantan Selatan.

Genteng metal ditabrakkan dengan anyaman bambu pada atap tak mengurangi keunikan arsitektur bangunan yang berada di tengah kebun tanaman hias itu.

Desain Interior Memikat, Surga Bagi Penyuka Selfie
Kopi Kebon

Menikmati kopi di tempat istimewa. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Hendak memasuki bangunan, selain tulisan gantung Coffee Kebon’s, sejumlah peralatan pertanian tradisional tergantung menjadi ornamen yang menyambut tetamu. Kami memang tidak langsung masuk  melainkan keliling terlebih dahulu menikmati susana khas pedesaan. Di belakang bangunan tampak seperti pembibitan beragam tanaman.

Tak hanya terlihat dari luarnya tempat ini istimewa, desain interiornya juga sungguh memikat. Apalagi koleksi barang jadulnya yang dipajang melengkapi suasana tempoe doeloe. Bagi penggemar fotografi atau penyuka swafoto alias selfie, tempat ini seperti surga kecil yang bikin betah.

Lodeh Lumbu, Oseng Genjer dan Kembang Turi
Kopi Kebon

Sayur lodeh, oseng dan tempet tahu bacem siap disantap. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Oke, lanjut ke inti tulisan ini. Meskipun namanya Kopi Kebun, ternyata tempat ini tidak hanya menyediakan kopi. Tetapi juga menawarkan menu  camilan dan makanan khas pedesaan seperti sayur lodeh (lumbu dan jantung pisang), oseng (genjer, kembang kates, godhong kates, kembang turi). Sedangkan lauk ikan lunjar, tahun dan tempe bacem.

Konon menu spesial di tempat ini adalah ingkung bakar. Sedangkan camilan ada pilihan pisang tepung, pisang keju, singkong goreng dan mendoan. Untuk minuman ada kopi klotok, kelapa muda, teh campion,  kopi susu, squash bunga telang, minuman kebon, teh, susu dan wedang rempah.

Jujur, Pengin Nambah Tapi Malu
Kopi Kebon

Sayuran dan bumbu pun ditata dengan rapi. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Yang menarik, menu makan disajikan secara prasmanan dengan wadah gerabah  yang unik. Saya cukup ambil nasi putih, sayur lodeh, dan sambel. Bahkan sebelum pesanan tempe mendoan dan pisang goreng datang nasi saya sudah ludes. Jujur, pengin nambah tapi malu.

“Maknyus,” kata almarhum Bondan Winarno. “Endul, endol,” kata pembawa acara program kuliner kekinian. Karena di dalam daftar menu tanpa mencantumkan harga, saya penasaran saat kasir mulai berhitung. Ternyata, seluruh menu makanan yang kami pesan hanya membayar sebanyak Rp 62.000.

“Hati senang, pikiran terang, perut kenyang, dompet aman. Nikmat mana lagi yang kau dustakan?” Dalam hati saya bergumam, “Sepertinya kapan-kapan saya kudu mampir ke sini lagi mengajak anak-anak KebumenUpdate.”

Baca Juga: Buka di Jalan Gereja, Kopi Nostalgia Hadirkan Wajah Baru

Oh, iya nama Kopi Kebon menurut saya lebih cocok dipakai ketimbang Coffee Kebon’s yang hybrid Englonesia. Selain itu, karena berada di jalur cepat, ada baiknya 300-100 meter sebelum lokasi diberi tanda. Tentu akan semakin banyak pengendara yang akan menepi, sekadar untuk menikmati kopi  atau ngaso sembari menyantap menu makanan ndeso. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Keselamatan Candi 2025 Dimulai, Siapkan Dokumen Kelengkapan Kendaraan Anda

    Operasi Keselamatan Candi 2025 Dimulai, Siapkan Dokumen Kelengkapan Kendaraan Anda

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.056
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Operasi Keselamatan Candi 2025 resmi digelar Polres Kebumen. Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari dari tanggal 10 hingga 23 Februari 2025. Adapun tema yang diangkat dalam operasi kali ini adalah “Tertib Berlalu Lintas Guna Terwujudnya Asta Cita.” Kapolres Kebumen, AKBP Eka Baasith, saat apel gelar pasukan mengungkapkan bahwa Operasi Keselamatan Candi […]

  • Polisi di Kebumen

    Inspiratif, Anggota Polisi di Kebumen Sukses Bertani dan Beternak Sapi

    • calendar_month Sel, 25 Okt 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.991
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di tengah sorotan kasus dan gaya hedon pejabat tinggi di institusi kepolisian, masih banyak polisi di negeri ini yang hidup sederhana dan membumi. Di Kebumen, seorang polisi sekaligus menekuni profesi sebagai seorang petani dan peternak sapi. Seperti apa kisahnya, berikut liputannya. Adalah Aipda Rahmat Basuki, anggota Polri yang berdinas di Unit Lakalantas […]

  • Menyisir Wilayah Utara, Bupati Lilis Pastikan Proyek Jalan dan Drainase Segera Dieksekusi

    Menyisir Wilayah Utara, Bupati Lilis Pastikan Proyek Jalan dan Drainase Segera Dieksekusi

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 421
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen terus menggenjot perbaikan infrastruktur jalan di wilayah utara guna meningkatkan konektivitas antar-kecamatan. Pada Senin 6 April 2026, Bupati Kebumen Lilis Nuryani meninjau langsung sejumlah ruas jalan strategis yang menghubungkan wilayah utara seperti Kecamatan Pejagoan, Karanggayam, hingga Sempor yang saat ini tengah memasuki tahap persiapan pengadaan. Monitoring dimulai dari ruas […]

  • Belajar dari Gua Petruk: Sebuah Perjalanan yang Terhalang Kebijakan Sekolah

    Belajar dari Gua Petruk: Sebuah Perjalanan yang Terhalang Kebijakan Sekolah

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 4.396
    • 0Komentar

    “Sebuah bangsa tidak akan kekurangan sosok pemimpin selama pemudanya sering berpetualang di hutan, gunung, dan lautan.” (Henry Dunant) BARU tiga minggu yang lalu, tepatnya Minggu 24 Agustus 2025, saya bersama 12 pengurus ekstrakurikuler pecinta alam Gaspala melakukan survei ke Gua Petruk. Satu dari sekian banyak objek wisata yang masuk ke dalam kawasan Kebumen UNESCO Global […]

  • Narkoba

    Gaji TKI Habis untuk Beli Sabu, Kini Ditangkap Polisi

    • calendar_month Ming, 9 Mei 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.110
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com)  – Pulang bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia bukannya membawa uang untuk masa depan. Pemuda berinisial AH (22) warga Desa Bocor Kecamatan Buluspesantren, Kebumen ini justru membawa kebiasaan buruk yakni mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Penuturan AH, dia sudah kecanduan sabu-sabu sejak lama ketika dia bekerja menjadi TKI di Malaysia. Tragisnya gajinya […]

  • Polres Kebumen Amankan Lima Penjudi Ceki dan Pengolah Bahan Mercon Selama Operasi Pekat

    Polres Kebumen Amankan Lima Penjudi Ceki dan Pengolah Bahan Mercon Selama Operasi Pekat

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 608
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Perjudian jenis ceki di Desa Kedungwringin, Kecamatan Sempor, menjadi salah satu kasus yang berhasil dibongkar Polres Kebumen dalam rangkaian Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) 2026. Dalam penggerebekan pada 26 Februari lalu, polisi meringkus lima orang yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka beserta barang bukti kartu ceki dan uang tunai Rp665.000. Pengungkapan kasus perjudian […]

expand_less