Breaking News
light_mode
Beranda » News » Lahir Prematur, Bayi 900 Gram Dirawat di RSUD dr Soedirman. Bagaimana Kondisinya Sekarang?

Lahir Prematur, Bayi 900 Gram Dirawat di RSUD dr Soedirman. Bagaimana Kondisinya Sekarang?

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 12 Mei 2019
  • visibility 13.073
  • comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate) – Wajah Yanti (18) sumringah saat menggendong bayinya di Bangsal Persalinan Risiko Tinggi  (Peristi) RSUD dr Soedirman Kebumen, Sabtu (11/5/2019). Anak pertamanya yang diberi nama Silmi Hayi Jazila itu mendapatkan perawatan intensif selama dua bulan di rumah sakit tersebut lantaran lahir prematur.

Ya, bayi Silmi lahir prematur saat usia kandungan baru memasuki 25 minggu atau enam bulan. Bayi yang diperkirakan lahir pada bulan Juni mendatang itu sudah lahir pada 14 Maret 2019. Proses lahiran secara normal di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sruweng.

Karena berat badan lahir bayi ekstrim rendah yakni hanya 900 gram, bayi perempuan pasangan Yanti (18) dan Susanto (21 ) warga Dukuh Lemahrata, Desa Pandansari, Kecamatan Sruweng itu dirujuk ke RSUD dr Soedirman Kebumen. Rumah sakit milik Pemkab Kebumen itu karena memiliki peralatan yang lebih lengkap untuk perawatan bayi dengan risiko tinggi.

Menurut dokter Agus Tusino SpA yang merawat bayi tersebut menjelaskan, bayi dengan badan ekstrim rendah itu selama satu bulan 11 hari dirawat secara intensif di Ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dan Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Setelah itu baru dipindah ke bangsal Persalinan Risiko Tinggi (Peristi).

“Bayi tersebut masuk dalam kategori ekstrim rendah. Oleh karena itu perlu perawatan dan pengawasan yang benar-benar ekstra,” ujar dokter Agus Tusino kepada wartawan, Sabtu (11/5).

Dokter Agus menambahkan, perawatan ekstra tersebut dilakukan karena paru-paru bayi belum sempurna, sehingga perlu fentilator untuk membantu pernafasan bayi. Selain itu, alat pencernaan bayi juga belum bisa digunakan secara normal, layaknya bayi normal pada umumnya.

Masalah lain, suhu tubuh bayi mudah mengalami penurunan. Hal ini sangat berbahaya karena dapat merusak sistem di tubuh. Untuk itu bayi harus dimasukkan ke dalam inkubator untuk menjaga suhu badan tetap hangat dan stabil. Belum lagi, bayi juga mudah mengalami infeksi karena kekebalan tubuhnya rendah.

“Bayi prematur itu ketika lahir di bawah usia 37 minggu. Sedangkan untuk usia di bawah 32 minggu dengan berat lahir di bawah 1.800 gram perlu mendapatkan penanganan ekstra agar bayi bisa bertahan hidup,” ujar Agus Tusino menyebutkan berat bayi lahir ideal antara 2,5-4 kg.

Kontrol Rutin

Setelah mendapatkan perawat secara intensif selama dua bulan, berat bayi yang tadinya hanya 900 gram itu telah meningkat menjadi 1.070 gram.  Meskipun sudah diperbolehah pulang, bayi tersebut masih dalam monitoring dan harus kontrol secara rutin.

Sebelumnya, pihaknya juga telah memberikan pembinaan khusus kepada orangtua bayi terkait perawatan kepada kedua orangtuanya.

“Termasuk harus menyediakan penghangat untuk bayi di rumah. Jika belum ada, kami masih belum memperbolehkan untuk dibawa pulang,” ujarnya.

Direktur RSUD dr Seodirman  dokter Widodo Suprihantoro mengatakan pihaknya tidak membedakan pasien baik peserta JKN-KIS maupun tidak. Setiap pasien  yang dirawat di RSUD mendapatkan pelayanan terbaik.

“Salah satunya pasien bayi dengan berat lahir ekstrim rendah ini merupakan peserta JKN-KIS. Kami memberikan pelayanan maksimal,” ujar dokter Widodo Suprihantoro didampingi Kabid Pelayanan Medis dokter Sri Fatmawati dan Kepala Tata Usaha Rikamto SKep NS MM.

Sementara itu, Yanti sang ibu bayi  mengaku bahagia karena anaknya tumbuh sehat. Dia pun menyampaikan terima kasih kepada pihak RSUD dr Soedirman yang telah merawat bayinya dengan yang terbaik. “Semoga setelah dibawa pulang, anak saya tumbuhesar dan makin sehat,” ujar Yanti mengaku siap merawat buah hatinya di rumah. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perum Perhutani

    4.700 Penyadap Getah Pinus Terima Bingkisan Lebaran dari Perhutani

    • calendar_month Sen, 10 Mei 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.675
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Menjelang perayaan Idul Fitri, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan membagikan bingkisan lebaran kepada penyadap getah pinus. Sebanyak 4.700 penyadap getah pinus di Kabupaten Kebumen menerima bingkisan lebaran berupa paket sembako yang berisi  beras, minyak goreng, gula senilai Rp 60.000. 1. Bingkisan Lebaran Juga Diberikan kepada Blandong Pembagian paket sembako […]

  • Ini Persiapan Pemkab Kebumen untuk Raih Adipura Kedua Kalinya

    Ini Persiapan Pemkab Kebumen untuk Raih Adipura Kedua Kalinya

    • calendar_month Rab, 4 Des 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 611
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Setelah berhasil meraih Piala Adipura di tahun 2023, Pemkab Kebumen kembali mengajukan penilaian penghargaan piala adipura untuk tahun 2024. Adapun targetnya adalah bisa meraih tiga kali secara berturut-turut atau adipura Kencana. Kabid Penataan Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Persampahan DLHKP Kabupaten Kebumen, Winarti, mengatakan bahwa pihaknya terus meningkatkan koordinasi dengan stakeholder […]

  • Merdi Bumi Desa Tirtomoyo: Warga Poncowarno Bersorak, Jalan Rusak Segera Diperbaiki

    Merdi Bumi Desa Tirtomoyo: Warga Poncowarno Bersorak, Jalan Rusak Segera Diperbaiki

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 681
    • 0Komentar

    PONCOWARNO (KebumenUpdate.com) – Warga Desa Tirtomoyo Kecamatan Poncowarno merayakan Tasyakuran Merdi Bumi (Sadranan) sekaligus memperingati Hari Jadi Desa Tirtomoyo ke-168, Minggu 6 Juli 2025. Acara yang dipusatkan di area Wisata Alam Prabu Tirtomoyo ini menjadi momen spesial, bukan hanya untuk melestarikan tradisi, tapi juga membawa kabar gembira terkait rencana perbaikan sejumlah ruas jalan di Kecamatan […]

  • Kali Ketiga ke Kebumen, Gildcoustic Bikin Penonton Histeris di Alun-alun Pancasila

    Kali Ketiga ke Kebumen, Gildcoustic Bikin Penonton Histeris di Alun-alun Pancasila

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.337
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Malam pembukaan Kebumen Fest 2025 di Alun-alun Pancasila pada Sabtu, 23 Agustus 2025, ditutup dengan gemuruh riuh konser grup musik Gildcoustic. Penampilan mereka sukses memompa semangat ribuan penonton yang memadati area festival. Sebelum konser dimulai, panggung utama diisi oleh pertunjukan tari kolosal Suwardana Kabumian yang melibatkan 240 penari, sebuah pementasan yang menunjukkan […]

  • Bantuan Beras

    Kodim 0709 Kebumen Salurkan 6 Ton Beras

    • calendar_month Sen, 3 Mei 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.928
    • 0Komentar

    Bantuan Panitia Imlek Nasional dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kodim 0709 Kebumen menyalurkan 6 ton beras bantuan dan 10.000 masker dari Panitia Imlek Nasional dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Bantuan beras dan masker tersebut langsung disalurkan oleh Babinsa kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah teritorial Kodim 0709 Kebumen. Bantuan dilepas […]

  • Berburu Takjil? Datangi Street Food Kurma#1 di Jalan Ampera Kebumen

    Berburu Takjil? Datangi Street Food Kurma#1 di Jalan Ampera Kebumen

    • calendar_month Jum, 24 Mar 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.975
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Melibatkan pelaku usaha (UMKM) di sepanjang Jalan Ampera, Warga RW VI Kelurahan Kebumen bersama lurah setempat menggelar street food bertajuk Kuliner Ramadhan Ampera atau Kurma#1. Kegiatan positif di bulan Ramadhan 1444 H ini merupakan permulaan dengan konsep penjualan produk-produk kuliner takjil ramadhan. Berbagai makanan dan minuman khas bulan Ramadhan tersaji di event […]

expand_less