Breaking News
light_mode
Beranda » News » Lahir Prematur, Bayi 900 Gram Dirawat di RSUD dr Soedirman. Bagaimana Kondisinya Sekarang?

Lahir Prematur, Bayi 900 Gram Dirawat di RSUD dr Soedirman. Bagaimana Kondisinya Sekarang?

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 12 Mei 2019
  • visibility 13.209
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate) – Wajah Yanti (18) sumringah saat menggendong bayinya di Bangsal Persalinan Risiko Tinggi  (Peristi) RSUD dr Soedirman Kebumen, Sabtu (11/5/2019). Anak pertamanya yang diberi nama Silmi Hayi Jazila itu mendapatkan perawatan intensif selama dua bulan di rumah sakit tersebut lantaran lahir prematur.

Ya, bayi Silmi lahir prematur saat usia kandungan baru memasuki 25 minggu atau enam bulan. Bayi yang diperkirakan lahir pada bulan Juni mendatang itu sudah lahir pada 14 Maret 2019. Proses lahiran secara normal di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sruweng.

Karena berat badan lahir bayi ekstrim rendah yakni hanya 900 gram, bayi perempuan pasangan Yanti (18) dan Susanto (21 ) warga Dukuh Lemahrata, Desa Pandansari, Kecamatan Sruweng itu dirujuk ke RSUD dr Soedirman Kebumen. Rumah sakit milik Pemkab Kebumen itu karena memiliki peralatan yang lebih lengkap untuk perawatan bayi dengan risiko tinggi.

Menurut dokter Agus Tusino SpA yang merawat bayi tersebut menjelaskan, bayi dengan badan ekstrim rendah itu selama satu bulan 11 hari dirawat secara intensif di Ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dan Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Setelah itu baru dipindah ke bangsal Persalinan Risiko Tinggi (Peristi).

“Bayi tersebut masuk dalam kategori ekstrim rendah. Oleh karena itu perlu perawatan dan pengawasan yang benar-benar ekstra,” ujar dokter Agus Tusino kepada wartawan, Sabtu (11/5).

Dokter Agus menambahkan, perawatan ekstra tersebut dilakukan karena paru-paru bayi belum sempurna, sehingga perlu fentilator untuk membantu pernafasan bayi. Selain itu, alat pencernaan bayi juga belum bisa digunakan secara normal, layaknya bayi normal pada umumnya.

Masalah lain, suhu tubuh bayi mudah mengalami penurunan. Hal ini sangat berbahaya karena dapat merusak sistem di tubuh. Untuk itu bayi harus dimasukkan ke dalam inkubator untuk menjaga suhu badan tetap hangat dan stabil. Belum lagi, bayi juga mudah mengalami infeksi karena kekebalan tubuhnya rendah.

“Bayi prematur itu ketika lahir di bawah usia 37 minggu. Sedangkan untuk usia di bawah 32 minggu dengan berat lahir di bawah 1.800 gram perlu mendapatkan penanganan ekstra agar bayi bisa bertahan hidup,” ujar Agus Tusino menyebutkan berat bayi lahir ideal antara 2,5-4 kg.

Kontrol Rutin

Setelah mendapatkan perawat secara intensif selama dua bulan, berat bayi yang tadinya hanya 900 gram itu telah meningkat menjadi 1.070 gram.  Meskipun sudah diperbolehah pulang, bayi tersebut masih dalam monitoring dan harus kontrol secara rutin.

Sebelumnya, pihaknya juga telah memberikan pembinaan khusus kepada orangtua bayi terkait perawatan kepada kedua orangtuanya.

“Termasuk harus menyediakan penghangat untuk bayi di rumah. Jika belum ada, kami masih belum memperbolehkan untuk dibawa pulang,” ujarnya.

Direktur RSUD dr Seodirman  dokter Widodo Suprihantoro mengatakan pihaknya tidak membedakan pasien baik peserta JKN-KIS maupun tidak. Setiap pasien  yang dirawat di RSUD mendapatkan pelayanan terbaik.

“Salah satunya pasien bayi dengan berat lahir ekstrim rendah ini merupakan peserta JKN-KIS. Kami memberikan pelayanan maksimal,” ujar dokter Widodo Suprihantoro didampingi Kabid Pelayanan Medis dokter Sri Fatmawati dan Kepala Tata Usaha Rikamto SKep NS MM.

Sementara itu, Yanti sang ibu bayi  mengaku bahagia karena anaknya tumbuh sehat. Dia pun menyampaikan terima kasih kepada pihak RSUD dr Soedirman yang telah merawat bayinya dengan yang terbaik. “Semoga setelah dibawa pulang, anak saya tumbuhesar dan makin sehat,” ujar Yanti mengaku siap merawat buah hatinya di rumah. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paguyuban SRC

    Paguyuban SRC Kebumen Berbagi Berkah Ramadan di Dua Pondok Pesantren

    • calendar_month Kam, 20 Mar 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.493
    • 0Komentar

    KEBUMEN – Paguyuban SRC Kebumen Kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menggelar kegiatan berbagi berkah Ramadan, Selasa dan Rabu, 18-19 Maret 2025. Kegiatan ini menyasar para santri di dua pondok pesantren, yaitu Pondok Pesantren Yanbu’ul Rohmah di Desa Prigi, Kecamatan Pejagoan, dan Pondok Pesantren Tahfidz Hidayatul Qur’an di Desa Banjarsari, Kecamatan Gombong. Dalam kegiatan ini, Paguyuban SRC […]

  • Penghujung 2023, PMI Kebumen Bangun Musholla, Resmikan Cafetaria, dan Terima 1 Unit Ambulans

    Penghujung 2023, PMI Kebumen Bangun Musholla, Resmikan Cafetaria, dan Terima 1 Unit Ambulans

    • calendar_month Sen, 11 Des 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.855
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di penghujung 2023, PMI Kabupaten Kebumen menerima bantuan 1 unit ambulans dari salah satu bank pemerintah. Tidak hanya itu, lembaga yang terjun di bidang sosial kemanusiaan ini juga memulai pembangunan musholla dan meresmikan cafetaria. Pembangunan musholla yang diberi nama Al Insaniyah ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Senin […]

  • Dua Warga Kalibeji Sempor Pukuli Remaja, Ternyata Ini Pemicunya

    Dua Warga Kalibeji Sempor Pukuli Remaja, Ternyata Ini Pemicunya

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 29.269
    • 0Komentar

    SEMPOR (KebumenUpdate.com) – Lantaran menerima laporan bahwa anaknya telah diancam akan dipukuli, Sugiarto (38) warga Desa Kalibeji, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah naik pitam. Dia pun memukuli seorang remaja bernama Putra Desa Prajna (16)  warga desa setempat. Peristiwa itu terjadi di depan rumah Wagimin warga desa setempat, Minggu 12 Januari 2020 sekira pukul 19.00 […]

  • Meski Hujan, Warga Kebumen Tetap Nobar Timnas Indonesia vs Australia

    Meski Hujan, Warga Kebumen Tetap Nobar Timnas Indonesia vs Australia

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.843
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sepak bola yang menjadi olahraga populer di Indonesia selalu menarik perhatian masyarakat. Tidak hanya di dalam stadion, tapi juga di luar. Seperti di Kebumen, warganya memenuhi area nonton bareng (nobar) ketika timnas Indonesia bertanding melawan Australia dalam babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup C. Salah satunya area yang menyediakan […]

  • Ketegangan Warnai Penertiban PKL di Alun-alun Kebumen: Pedagang Menolak Relokasi

    Ketegangan Warnai Penertiban PKL di Alun-alun Kebumen: Pedagang Menolak Relokasi

    • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 750
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Upaya Pemerintah Kabupaten Kebumen menata kawasan publik, khususnya Alun-alun Pancasila, kembali diwarnai ketegangan. Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Disperindag KUKM, Dinas Perhubungan, TNI, dan Polri harus berhadapan dengan para Pedagang Kaki Lima (PKL) dan penyedia jasa mainan anak saat melakukan penertiban Kamis sore, 19 Juni 2025. Penertiban yang bertujuan menjaga […]

  • Nikmati Suasana Pedesaan dengan Hamparan Sawah Terasering di Saung Maron Banyu

    Nikmati Suasana Pedesaan dengan Hamparan Sawah Terasering di Saung Maron Banyu

    • calendar_month Rab, 7 Des 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.449
    • 0Komentar

    ROWOKELE (KebumenUpdate.com) – Mencari tempat untuk sekadar menikmati suasana pedesaan dengan hamparan sawah terasering dapat dilakukan dengan mengunjungi Saung Maron Banyu di Desa Kretek Kecamatan Rowokele. Untuk menuju ke lokasi, rute yang disarankan yaitu dari Balai Desa Wonoharjo Kecamatan Rowokele, lalu ke arah timur melewati jalan desa yang belum cukup memadai. Sebaiknya menggunakan kendaraan roda […]

expand_less