Breaking News
light_mode
Beranda » News » Dua Warga Kalibeji Sempor Pukuli Remaja, Ternyata Ini Pemicunya

Dua Warga Kalibeji Sempor Pukuli Remaja, Ternyata Ini Pemicunya

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sel, 4 Feb 2020
  • visibility 29.354
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

SEMPOR (KebumenUpdate.com) – Lantaran menerima laporan bahwa anaknya telah diancam akan dipukuli, Sugiarto (38) warga Desa Kalibeji, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah naik pitam. Dia pun memukuli seorang remaja bernama Putra Desa Prajna (16)  warga desa setempat.

Peristiwa itu terjadi di depan rumah Wagimin warga desa setempat, Minggu 12 Januari 2020 sekira pukul 19.00 wib.

Aksi Penganiayaan Dilakukan Bersama Adiknya

Tak hanya sendirian, aksi penganiayaan terhadap anak di bawah umur itu dilakukan bersama adiknya Amirta Yogas Swara (32). Korban yang sudah menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah mengancam anaknya tetap dihadiahi bogem mentah beberapa kali ke arah wajahnya.

Akibat dipukuli dengan tangan kosong, korban yang masih satu desa mengalami luka lebam di wajah, kepala pusing dan pandangan mata tidak jelas. Karena merasa kesakitan, remaja itu pun melapor kejadian itu kepada orang tuanya Manisem yang saat ini tinggal di Yogyakarta.

Tak Terima Anaknya Dipukuli, Ibu Korban Lapor Polisi

Tak terima anaknya dianiaya, Sang Ibu pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Sempor. Sementara korban dibawa ke Rumah Sakit Palang Biru Gombong untuk pengobatan sekaligus keperluan visum. Saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh Polsek Sempor. Dua orang kakak beradik tersebut saat ini ditahan aparat kepolisian untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan didampingi Kapolsek Sempor AKP Sugito mengatakan, tersangka dikenakan dengan pasal 170 ayat (1) KUHP atau pasal 80 ayat (1) jo Pasal 76 c UU RI No 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi undang-undang.

“Korban diancam hukuman tiga tahun dan atau denda Rp 72 juta,” ujar AKP Rudy Cahya Kurniawan. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ir Soekarno

    Membangun Jiwa Bangsa: Manusia Indonesia Menurut Bung Karno

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.116
    • 0Komentar

    Oleh: Bung Kafi* Di bawah langit Indonesia yang membentang luas, dengan rimbun pepohonan yang menjulang tinggi dan ombak yang menyentuh pantai-pantai nusantara, terdapat sebuah gagasan besar yang telah menjadi bagian dari perjalanan bangsa ini. Gagasan yang memancar dari visi seorang lelaki yang ditakdirkan untuk memimpin bangsa Indonesia menuju kemerdekaan dan kejayaannya. Ir Sukarno atau Bung […]

  • Gebyar Ebleg Kebumen di Pantai Logending, Bupati Penasaran saat Sesi Janturan

    Gebyar Ebleg Kebumen di Pantai Logending, Bupati Penasaran saat Sesi Janturan

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 819
    • 0Komentar

    AYAH (KebumenUpdate.com) – Pantai Logending di Kecamatan Ayah diramaikan oleh gelaran seni tradisional bertajuk Gebyar Ebleg Kebumen, Minggu 7 Desember 2025. Acara ini diikuti setidaknya 400 peserta yang merupakan pelaku dan pegiat seni Ebeg/Ebleg dari tiga kabupaten di wilayah Banyumasan, yaitu Kebumen, Banyumas, dan Cilacap. Gebyar Ebleg dibuka secara resmi oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani […]

  • Pantai Heppii: Senja dan Kenangan di Pesisir Buluspesantren

    Pantai Heppii: Senja dan Kenangan di Pesisir Buluspesantren

    • calendar_month Sen, 9 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.307
    • 0Komentar

    BULUSPESANTREN (KebumenUpdate.com) – Selain Pantai Setrojenar, ada satu lagi destinasi wisata pantai yang ramah di kantong untuk menikmati sore bersama teman, kerabat, atau keluarga, yaitu Pantai Heppii di Desa Ayamputih, Kecamatan Buluspesantren. Tiket masuknya sangat terjangkau, hanya berupa biaya parkir kendaraan sebesar Rp3.000 untuk sepeda motor. Di lokasi ini juga banyak tersedia warung makan khas […]

  • Pembunuhan Siswi SMP

    Tersangka Peragakan 19 Adegan Pembunuhan Siswi SMP, Nomor 15 Paling Sadis

    • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.738
    • 0Komentar

    ALIAN (KebumenUpdate.com) – Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kebumen melakukan reka ulang kasus pembunuhan siswi SMP di Kebumen, Selasa 24 Mei 2022. Dua orang tersangka berinisial RK (17) dan HS (15) keduanya remaja asal Kecamatan Wadaslintang, Wonosobo memperagakan 19 adegan di depan penyidik. Selama menjalani rekonstruksi pembunuhan siswi SMP, dua tersangka mendapatkan pendampingan […]

  • Penggalian Drainase

    PDAM-DPUPR Kebumen Koordinasi Bersama, Lanjutkan Penggalian Drainase di Jalan Soekarno-Hatta

    • calendar_month Sab, 16 Jul 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.779
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pengerjaan galian jalan untuk saluran drainase di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta terus berlanjut. Agar kejadian pecahnya pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) milik Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa akibat terkena alat berat tak terulang, penggalian mendapatkan pengawasan dari PDAM. Dari pantauan lapangan tampak Direktur Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa Zein Musta’in bersama […]

  • Ledakan Petasan

    Ledakan Petasan, Kemeriahan Lebaran Jadi Banjir Tangisan

    • calendar_month Kam, 13 Mei 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.675
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Meledaknya petasan hingga menyebabkan tiga warga meninggal dunia di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Kebumen menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Tidak terkecuali dirasakan oleh Untung (55) pemilik rumah yang dijadikan tempat  membuat petasan. Kemeriahan Lebaran yang hanya tinggal menunggu jam, berubah menjadi banjir tangisan saat serbuk petasan meledak di rumahnya. Dari kejadian […]

expand_less