Breaking News
light_mode
Beranda » News » Dua Warga Kalibeji Sempor Pukuli Remaja, Ternyata Ini Pemicunya

Dua Warga Kalibeji Sempor Pukuli Remaja, Ternyata Ini Pemicunya

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sel, 4 Feb 2020
  • visibility 29.302
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

SEMPOR (KebumenUpdate.com) – Lantaran menerima laporan bahwa anaknya telah diancam akan dipukuli, Sugiarto (38) warga Desa Kalibeji, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah naik pitam. Dia pun memukuli seorang remaja bernama Putra Desa Prajna (16)  warga desa setempat.

Peristiwa itu terjadi di depan rumah Wagimin warga desa setempat, Minggu 12 Januari 2020 sekira pukul 19.00 wib.

Aksi Penganiayaan Dilakukan Bersama Adiknya

Tak hanya sendirian, aksi penganiayaan terhadap anak di bawah umur itu dilakukan bersama adiknya Amirta Yogas Swara (32). Korban yang sudah menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah mengancam anaknya tetap dihadiahi bogem mentah beberapa kali ke arah wajahnya.

Akibat dipukuli dengan tangan kosong, korban yang masih satu desa mengalami luka lebam di wajah, kepala pusing dan pandangan mata tidak jelas. Karena merasa kesakitan, remaja itu pun melapor kejadian itu kepada orang tuanya Manisem yang saat ini tinggal di Yogyakarta.

Tak Terima Anaknya Dipukuli, Ibu Korban Lapor Polisi

Tak terima anaknya dianiaya, Sang Ibu pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Sempor. Sementara korban dibawa ke Rumah Sakit Palang Biru Gombong untuk pengobatan sekaligus keperluan visum. Saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh Polsek Sempor. Dua orang kakak beradik tersebut saat ini ditahan aparat kepolisian untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan didampingi Kapolsek Sempor AKP Sugito mengatakan, tersangka dikenakan dengan pasal 170 ayat (1) KUHP atau pasal 80 ayat (1) jo Pasal 76 c UU RI No 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi undang-undang.

“Korban diancam hukuman tiga tahun dan atau denda Rp 72 juta,” ujar AKP Rudy Cahya Kurniawan. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujud Guyub Rukun, Lontong Cap Go Meh Jadi Menu Berbuka Warga Kebumen

    Wujud Guyub Rukun, Lontong Cap Go Meh Jadi Menu Berbuka Warga Kebumen

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 642
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Suara tabuhan simbal dan gong yang energik memecah keriuhan sore di Jalan Pramuka. Bukan sekadar pertunjukan seni, atraksi tiga barongsai ini menjadi pengiring aksi sosial berupa pembagian takjil di halaman Klenteng Kong Hwie Kiong, Kebumen, Selasa 3 Maret 2026. Dalam kegiatan ini, Polres Kebumen bergandengan tangan dengan pengurus klenteng untuk menyapa warga […]

  • UNIMUGO

    Tujuh Mahasiswa UNIMUGO Ikuti Summer Program 2022 di Asia University Taiwan

    • calendar_month Kam, 17 Feb 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.102
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Sebanyak tujuh mahasiswa dari Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) terpilih mengikuti Virtual Exchange Program di Asia University of Taiwan. Tujuh mahasiswa terdiri atas dua mahasiswa Prodi Profesi Ners, dua mahasiswa Prodi S1 Farmasi, satu mahasiswa D3 Keperawatan dan dua mahasiswa S1 Keperawatan. Mereka akan mengikuti kegiatan “Summer Program 2022″ mulai […]

  • Kapolda Cup

    Atlet Taekwondo Dragon King Borong Medali di Kapolda Jateng Cup, Ini Daftar Lengkapnya

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.833
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Atlet taekwondo Dragon King Kebumen menorehkan prestasi gemilang di ajang bergengsi Kapolda Cup, Taekwondo Open Turnament. Para atlet muda Kebumen sukses memborong medali dalam event yang digelar atas kerjasama dengan Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jateng di GOR Satria Purwokerto, 12-14 Juli 2024. Turnamen diikuti oleh sekitar 1000 atlet Taekwondo berbagai kelas usia […]

  • Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun, Pemkab Kebumen Gencarkan Akses Pendidikan Usia Dini

    Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun, Pemkab Kebumen Gencarkan Akses Pendidikan Usia Dini

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 371
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Pemerintah Kabupaten Kebumen terus memperkuat akses dan kualitas pendidikan anak usia dini melalui percepatan implementasi wajib belajar 1 tahun prasekolah. Kebijakan ini merupakan bagian dari program nasional wajib belajar 13 tahun—yang mencakup 1 tahun prasekolah, 9 tahun pendidikan dasar, dan 3 tahun pendidikan menengah—sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun […]

  • Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II, Warga Desa Jembangan Gelar Kenduri di Jalan

    Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II, Warga Desa Jembangan Gelar Kenduri di Jalan

    • calendar_month Jum, 7 Jun 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.589
    • 0Komentar

    PONCOWARNO (KebumenUpdate.com) – Usai diresmikannya jalan baru hasil program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2024, puluhan warga di Dukuh Pucung Desa Jembangan Kecamatan Poncowarno menggelar kenduri di jalan tersebut, Jumat 7 Juni 2024. Jalan yang merupakan akses utama menghubungkan tiga desa yaitu Desa Jembangan, Desa Karangtengah, dan Desa Tegalreja sebelumnya […]

  • Gelombang Pasang Terjang Pantai Selatan, Bagaimana Nasib Pengunjung dan Pedagang?

    Gelombang Pasang Terjang Pantai Selatan, Bagaimana Nasib Pengunjung dan Pedagang?

    • calendar_month Sen, 10 Jun 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 8.744
    • 0Komentar

    AMBAL (KebumenUpdate) Gelombang pasang melanda pantai selatan Kebumen, Senin (10/6/2019). Gelombang pasang yang terjadi sejak pagi hingga membuat para pengunjung dan pedagang di sejumlah objek wisata di pesisir selatan Kebumen kalang kabut. Bagaimana tidak, gelombang pantai selatan sampai menerjang tempat para pedagang berjualan. Tidak hanya itu, para pengunjung pantai yang relatif masih cukup ramai berlarian […]

expand_less