Breaking News
light_mode
Beranda » News » Hukum & Kriminal » Ketegangan Warnai Penertiban PKL di Alun-alun Kebumen: Pedagang Menolak Relokasi

Ketegangan Warnai Penertiban PKL di Alun-alun Kebumen: Pedagang Menolak Relokasi

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
  • visibility 783
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Upaya Pemerintah Kabupaten Kebumen menata kawasan publik, khususnya Alun-alun Pancasila, kembali diwarnai ketegangan. Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Disperindag KUKM, Dinas Perhubungan, TNI, dan Polri harus berhadapan dengan para Pedagang Kaki Lima (PKL) dan penyedia jasa mainan anak saat melakukan penertiban Kamis sore, 19 Juni 2025.

Penertiban yang bertujuan menjaga ketertiban umum dan estetika kota ini, khususnya di area alun-alun, justru memicu insiden adu mulut dan saling dorong antara petugas dan para pedagang. Mereka bersikukuh mempertahankan lapak dagangan, meskipun pengawasan dan imbauan telah berulang kali diberikan.

“Kemarin-kemarin ke mana Disperindag? Baru sekarang muncul! Satpol PP yang jadi kambing hitam, ya kan? Mau bilang apa?” teriak seorang pedagang dengan nada tinggi, menunjuk ke arah perwakilan Disperindag yang hanya terdiam, menggambarkan frustrasi para pedagang yang merasa tidak mendapatkan solusi komprehensif.

Untuk meredakan suasana, petugas akhirnya memilih mengambil langkah persuasif dengan memberikan kelonggaran sementara. Namun, mereka menegaskan komitmen untuk kembali dengan tindakan lebih tegas jika pelanggaran terus berlanjut.

Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Kebumen, Zuni Sutopo, menegaskan bahwa penertiban ini bukan tanpa dasar hukum. Ia mengacu pada Pasal 7 Huruf B Perda Nomor 4 Tahun 2020 tentang Ketertiban Umum, yang secara jelas melarang penggunaan jalan, taman, dan fasilitas umum untuk aktivitas perdagangan.

“Kami sudah berulang kali melakukan pendekatan persuasif, tetapi mereka masih tetap berjualan di zona terlarang. Jika pelanggaran ini terus dilanggar, kami tidak akan segan menertibkan secara hukum, termasuk memproses barang dagangan melalui sidang Tipiring,” tegas Sutopo saat dikonfirmasi, Jumat 20 Juni 2025.

Sutopo menambahkan, landasan hukum penertiban juga diperkuat oleh Perda No. 2 Tahun 2018 tentang Pembinaan dan Penataan PKL serta Perbup No. 51 Tahun 2024 tentang Lokasi dan Jadwal Usaha PKL.

Pemerintah Kabupaten Kebumen sendiri, menurut Sutopo, telah menyiapkan lokasi relokasi alternatif bagi para pedagang. Hal ini bertujuan agar mereka tetap dapat menjalankan usahanya secara tertib dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Kami tidak pernah melarang masyarakat untuk berdagang, tapi semua harus sesuai koridor hukum. Kota ini milik bersama, harus kita jaga keindahan dan ketertibannya,” imbuhnya.

Sebelumnya, berbagai upaya sosialisasi dan pembinaan telah dilakukan secara berkala. Namun, sebagian PKL tetap membandel dan memilih berjualan di zona merah seperti trotoar dan area taman kota yang semestinya bebas dari aktivitas komersial.

Sutopo mengajak seluruh pedagang untuk kooperatif dan menaati aturan yang berlaku demi terciptanya suasana kota yang tertib, aman, dan nyaman.

Ia juga mengingatkan bahwa lokasi yang diizinkan untuk PKL berjualan saat ini hanya di Kapal Mendoan. Persoalan relokasi dan penataan PKL ini diperkirakan akan terus menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam mewujudkan tata kota yang ideal.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Digital Wellness

    Digital Wellness: Menjaga Kesehatan Mental di Dunia Maya

    • calendar_month Sen, 16 Des 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.373
    • 0Komentar

    Di era digital yang serba cepat ini, kita tidak bisa lepas dari perangkat elektronik. Smartphone, komputer, dan berbagai aplikasi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Namun, di balik kemudahan yang ditawarkan, penggunaan teknologi yang berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan mental. Oleh karena itu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Buntok https://idibuntok.org merekomendasikan untuk menerapkan […]

  • Haul Masyayikh ke-62 PP Salafiyah Wonoyoso, Bupati Kebumen Ajak Teladani Perjuangan KH Ahmad Nashoha

    Haul Masyayikh ke-62 PP Salafiyah Wonoyoso, Bupati Kebumen Ajak Teladani Perjuangan KH Ahmad Nashoha

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 418
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com)– Pondok Pesantren Salafiyah Wonoyoso, Bumirejo, Kebumen, menggelar peringatan Haul ke-62 Al-Maghfurlah KH Ahmad Nashoha pada Rabu 10 Juni 2026. Acara yang dipadukan dengan Silaturahmi Akbar Alumni ini juga memperingati haul para masyayikh terdahulu, yakni KH Fathurrohman ke-60, KH Sulton ke-50, KH Mahfudz Arief ke-39, dan Nyai Fatmah ke-11. Hadir Bupati Kebumen, Staf Ahli […]

  • Idul Fitri

    Salat Idul Fitri di Alun-alun Ditiadakan

    • calendar_month Sel, 11 Mei 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.094
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pelaksanaan salat Idul Fitri di Alun-alun Kebumen, Karanganyar dan Gombong ditiadakan. Adapun Salat Idul Fitri hanya dilaksanakan di masjid saja. Keputusan itu diambil dalam rapat koordinasi yang dipimpin Asisten 2 Sekda Kebumen Drs Nugroho Tri Waluyo didampingi Kasatlantas Polres Kebumen dan perwakilan dari Kodim 0709 serta perwakilan OPD dan Camat Kebumen, Karanganyar […]

  • Kunyit Hitam

    Warga Ambal Raup Cuan dari Budidayakan Kunyit Hitam

    • calendar_month Jum, 10 Des 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.913
    • 0Komentar

    AMBAL (KebumenUpdate.com) – Astajib warga Desa Sidomukti, Kecamatan Ambal, Kebumen, raup cuan puluhan juta rupiah dari hasil budidaya tanaman kunyit hitam. Jenis tanaman ini memiliki kandungan anti oksidan yang cukup tinggi. Menurut dirinya dalam sekali panen dalam satu polibag bisa menghasilkan 3 kilogram kunyit. Selain membudidayakannya Astajib juga melakukan penyemaian yang dia jual sebagai bibit […]

  • Ini Pesan Kamabigus dan Pembina saat Pelantikan Pramuka Penegak Bantara SMAN 2 Kebumen

    Ini Pesan Kamabigus dan Pembina saat Pelantikan Pramuka Penegak Bantara SMAN 2 Kebumen

    • calendar_month Ming, 14 Mei 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.053
    • 0Komentar

    BULUSPESANTREN (KebumenUpdate.com) – Hal yang menyita perhatian pada hari kedua pelaksanaan kegiatan Pelantikan Pramuka Penegak Bantara SMA N 2 Kebumen, Sabtu 13 Mei 2023 yakni pentas seni dan upacara api unggun. Tidak lain karena pada momen ini masing-masing sangga menampilkan performa terbaiknya melalui pementasan karya baik itu puisi, lagu, maupun tari tradisional yang ada di […]

  • Kebun Sayuran

    Pekarangan Rumah Dinas Bupati Kebumen Disulap Jadi Kebun Sayuran dan Kolam Ikan, Begini Penampakannya

    • calendar_month Sel, 20 Jul 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.378
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Lahan pekarangan di belakang rumah dinas Bupati Kebumen yang sebelumnya hanya penuh dengan perdu liar dan semak belukar saat ini sudah berubah menjadi kebun sayuran. Di area tersebut juga terdapat mina padi hingga kolam ikan. Ada puluhan jenis sayuran yang tumbuh subur di pekarangan yang semula kosong itu. Seperti bayam hijau, cesim, […]

expand_less