LPM UPB Gelar Pelatihan Penulisan Buku Referensi Bagi Dosen
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 28 Mar 2022
- visibility 1.098
- comment 0 komentar

Rektor UPB Dr Gunarso Wiwoho SE MM menyampaikan sambutan. (Foto: Istimewa)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Putra Bangsa (UPB) mengadakan Pelatihan Pembuatan Buku referensi secara online, Sabtu 26 Maret 2022. Pelatihan untuk meningkatkan kualitas tri dharma perguruan tinggi dosen khususnya dalam penulisan buku.
Pelatihan yang mengangkat tema “Peningkatan Kualitas Dosen Melalui Pembuatan Buku Referensi” ini menghadirkan Koordinator Bidang Penerbitan dari UGM Press Yogyakarta Didi Junaedi SS.
Hadir dalam kegiatan tersebut tersebut Rektor Universitas Putra Bangsa Dr Gunarso Wiwoho SE MM, Kepala LPM Hendrawan Prasetyo SSos MSi dan seluruh dosen UPB sebagai peserta pelatihan.
Baca Juga: Bekali Mahasiswa Tata Rias, UKM Seni Tari UPB Gelar Beauty Class
Rektor UPB Dr Gunarso Wiwoho SE MM menyampaikan acara ini merupakan salah satu terobosan untuk mendorong dosen melakukan penelitian dan menghasilkan karya ilmiah atau buku referensi.
“Kegiatan ini cukup berharga untuk mendapatkan informasi tentang pembuatan buku referensi. Harapan kami nanti akan lahir banyak buku referensi dari bapak/ibu dosen UPB yang dapat dikonsumsi oleh mahasiswa maupun masyarakat umum.” ujar Gunarso.
Mudah Dipahami
Narasumber Didi Junaedi menyampaikan bahwa sebuah buku referensi dapat dibuat berdasarkan hasil penelitian, namun perlu dikemas ke dalam bahasa yang menarik susuai kaidah buku referensi sehingga mudah dipahami dan dinikmati tidak hanya di lingkungan kampus bahkan lebih luas lagi adalah masyarakat.
Didi Junaedi menambahkan bahwa dalam prosesnya penerbitan sebuah buku referensi akan melalui berbagai tahapan sebelum buku siap untuk dicetak dan dipasarkan.
Baca Juga: Pesilat PSHT Borong Juara 1 Popda Tingkat SD/MI
“Sebelum buku referensi dicetak dan dipasarkan harus melalui berbagai tahapan, diantaranya ialah desk screening, review dimana di dalamnya memuat pengecekan plagiarisme,” papar Didi.
Kegiatan pelatihan akhiri dengan sesi tanya jawab. Antusiasme dosen/peserta dalam mengikuti kegiatan pelatihan cukup tinggi terlihat dari banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh peserta.







Saat ini belum ada komentar